Argus, “Raksasa dengan Seratus Mata” Andalan AU Swedia

20211020 155701 e1634744509733

JakartaGreater – Angkatan Udara (AU) Swedia bersama dengan Finlandia terlibat dalam operasi mitra NATO yang diperluas, menerbangkan pesawat peringatan dini dan kontrol udara khusus, ASC890/S100D untuk melakukan operasi pengawasan dan pengendalian.

Baru-baru ini, dalam latihan Ruska 21 yang dilakukan Angkatan Udara Finlandia (Ilmavoimat – Flygvapnet), Angkatan bersenjata Swedia (Flygvapnet) mengerahkan pesawat peringatan dini dan kontrol khusus itu dari Pangkalan Udara Lulea, Swedia Utara, yang menjadi basis dari pasukan Wing Norrbotten Swedia, ungkap NATO Allied Air Command, 19/10/2011.

Pesawat peringatan dini dan kontrol udara ASC890 S100D

Pesawat peringatan dini dan kontrol udara ASC890/S100D. (@Swedish Air Force)

Adanya radar besar di bagian luar pesawat ASC890/S100D memungkinkan kru untuk mendeteksi pesawat, kapal, atau target lain pada jarak yang jauh dan berbagi informasi radar dengan unit lain atau mengarahkan pesawat ramah ke target mereka.

Pesawat yang disebut juga S100D/ASC890 ini, dapat berbagi informasi radar dengan unit lain dan juga mengarahkan penerbangan mereka sendiri menuju target untuk memriksa lokasi dari ketinggian 6.000 meter.

20211020 155715 e1634744522458

Pesawat peringatan dini dan kontrol udara ASC890/S100D. (@Swedish Air Force)

Angkatan Udara (AU) Swedia memiliki dua pesawat pengintai dan kontrol radar S100D. Sistem ini didasarkan pada Saab 340 dan kemudian banyak dimodifikasi dengan, antara lain, antena radar besar yang dipasang di bagian atas lambung pesawat.

Dengan bantuan radar dan sensor pesawat lainnya, gambar posisi dapat dibuat, yang nantinya dapat dibagikan dengan unit lain seperti pesawat, kapal, pusat komando pertempuran, pertahanan udara, atau staf.

Argus “raksasa dengan seratus mata”

Pesawat ini sering disebut ASC890 setelah dipasang sistem radar, tetapi di angkatan udara Swedia dinamai dengan Argus yang berarti raksasa dengan seratus mata dari mitologi Yunani.

Biasanya ada dua pilot di dalam pesawat, seorang mekanik penerbangan dan, tergantung pada tugasnya, akan ada 1 sampai 4 operator yang memiliki sensor di tangan dan bagian lain dari sistem misi.

Ilmavoimat Flygvapnet 1

Pesawat peringatan dini dan kontrol udara ASC890/S100D. (@Swedish Air Force)

Sensor utama pesawat adalah radar, yang terdiri dari antena phase-controlled electronically yang bersifat tetap (tidak bergerak). Berkat teknologi itu, radar dapat digunakan dengan cara yang berbeda tergantung pada apa tugasnya.

Dengan radar ini, target dapat dideteksi pada jarak yang jauh lebih jauh daripada yang bisa dilakukan stasiun berbasis darat. Selain itu, radar dapat mendeteksi target yang sangat sulit seperti helikopter yang melayang, robot jelajah, dan kapal kecil.

*Foto: Pesawat peringatan dini dan kontrol udara ASC890/S100D. (@Swedish Air Force)

Leave a Reply