Sep 102018
 

Jet tempur F-16 Angkatan Udara Taiwan lepas landas dari Pangkalan Udara Chiayi, Taiwan Selatan © Al Jazeera Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Kementerian Pertahanan Taiwan bermaksud untuk meningkatkan anggaran pertahanan untuk memodernisasi armada jet tempur F-16 Angkatan Udara dari NT $ 129,6 miliar menjadi NT $ 140,2 miliar (US $ 4,21 miliar menjadi US $ 4,56 miliar), tutur seorang pejabat pertahanan tingkat tinggi kemarin.

Menurut artikel yang ditulis Taipei Times, sebagian besar rencana peningkatan anggaran ditujukan untuk meningkatkan jumlah dan jenis rudal udara-ke-udara yang bisa dibawa oleh pesawat, kata pejabat itu, yang menolak disebutkan namanya.

Rudal yang lebih baik diperlukan untuk menjaga paritas antara jet tempur F-16 Angkatan Udara Taiwan dan jet tempur taktis Angkatan Udara PLA China, kata pejabat itu.

Rincian tentang berapa besar porsi untuk rudal dari anggaran akan diungkapkan kepada anggota Komite Luar Negeri dan Pertahanan Nasional di parlemen pada saat meninjau anggaran pertahanan nasional untuk tahun fiskal 2019.

Setelah kecelakaan fatal jet tempur F-16 Taiwan yang dipiloti oleh Wu Yen-ting dalam latihan militer tahunan Han Kuang pada bulan Juni, militer telah memutuskan untuk menginstal versi terbaru dari Automated Ground Collision Avoidance Software (AGCAS atau Auto-GCAS) yakni sistem penghindaran tabrakan darat otomatis, yang juga akan ditalangi oleh dana tambahan tersebut.

Sistem Auto-GCAS yang dipasang pada armada jet tempur F-16 Angkatan Udara AS, telah memungkinkan pesawat untuk terhindar dari tabrakan, yang menguntungkan dalam kasus di mana pilotnya tidak mampu, pingsan atau kegagalan lain dan mencegah kendali penerbangan dari menabrak tanah.

 

 

Masalah peralatan standar Angkatan Udara Taiwan untuk tujuan itu adalah setara dengan enhanced ground proximity warning system yang digunakan oleh pesawat terbang sipil, kata pejabat itu menjelaskan.

Proximity Warning System ini dirancang untuk memancarkan peringatan audio kepada pilot ketika sebuah pesawat terbang sangat dekat dengan daratan, tetapi pilotnya tidak mampu mengambil tindakan secara independen.

Pemerintah AS kabarnya telah setuju untuk memasok persenjataan dan peralatan yang diidentifikasi dalam anggaran, sementara skema sebelumnya untuk paket upgrade F-16V akan selesai pada tahun 2023, harus diikuti seperti yang direncanakan, kata pejabat itu.

Berbagi

  One Response to “Armada F-16V Taiwan Akan Dipasang Auto-GCAS”

  1.  

    F-16V – The Multi Role Jet Fighter

    https://www.youtube.com/watch?v=z3XY6nC-KP8&t=5s

 Leave a Reply