Feb 212018
 

Sistem rudal anti-tank Kornet-E buatan Rusia. © Armenia MoD/Youtube

JakartaGreater.com – Armenia telah mengkonfirmasi akuisisi sistem peluru kendali anti-tank 9K129 Kornet-E dari Rusia dalam jumlah besar, seperti yang terlihat dalam video Pemerintah Armenia.

Kementerian Pertahanan Republik Armenia, telah merilis sebuah rekaman video yang menunjukkan sistem rudal anti-tank 9K129 Kornet-E, yang diduga diterima dari Rusia sebagai bagian pinjaman ekspor senilai $ 200 juta kepada Armenia untuk mendapat perangkat keras militer, dirilis Defence-blog.com, 18/2/2018.

Jumlah Kornet-E yang tak diketahui tersebut telah diterima Angkatan Darat Armenia di bawah program modernisasi militer yang sedang berlangsung di negara tersebut.

Ironisnya dari situasi ini adalah bahwa Rusia juga memberikan kendaraan lapis baja dan tank kepada Azerbaijan, sebuah negara yang saat ini berada dalam konflik teritorial dan etnis dengan Armenia.

Kornet-E merupakan varian ekspor dari sistem peluncur rudal anti-tank Kornet buatan Rusia. Rudal tersebut membawa penanda GRAU 9M133 dan NATO menyebut sebagai AT-14 Spriggan.

Kornet adalah sistem rudal anti-tank generasi ketiga Rusia, yang dikembangkan untuk menggantikan sistem rudal Fagot dan Konkurs. Konet dirancang menghancurkan tank, termasuk yang dilengkapi dengan perisai reaktif peledak (ERA), benteng pertahanan, pasukan yang bercokol serta sasaran berskala kecil.

@ MrBurjuin / Youtube

Bagikan :

  17 Responses to “Armenia Akusisi Sistem Anti-Tank Buatan Rusia”

  1.  

    Walau indonesia bukan/belum menjadi negara agresor, wajar kah beli sistem rudal anti tank ini..???..ane sih pengen nya boronggggggg.,, 1 miliar unit,,,

  2.  

    1 milyar unit? situ panas?

  3.  

    wah indonesia mesti beli ini…….tapi salesnya kemana nihhh………xixi

  4.  

    Mungkin belarussia, armenia, ajarbaizan, kazakstan, untuk datang ke russia menggelar latihan perang untuk persiapan

    Hahhaahaaaa

  5.  

    9K129 Kornet E – Anti Tank Guided Missile (ATGM

    https://www.youtube.com/watch?v=tQjc9zLkCOE&feature=youtu.be

  6.  

    Untungnya militan dikawasan Indonesia tidak segahar di timur tengah… ga kebayang kalau sampai ATGM beterbaran, apa ngga babak belur menghadapinya… Leopard Turki saja pada rontok…

 Leave a Reply