Armenia Ancam Kerahkan Flanker Su-30 dan Rudal Iskander

Jakartagreater.com – Kementerian Pertahanan Armenia sebelumnya memperingatkan bahwa apabila terpaksa akan menggunakan sistem senjata dengan jangkauan yang lebih besar dan kekuatan destruktif setelah Azerbaijan menggunakan berbagai sistem roket dan senjata api di Nagorno-Karabakh yang disengketakan, lansir Sputnik.

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan telah mengungkapkan pihaknya bisa mengerahkan sistem rudal balistik jarak pendek Iskander dan pesawat tempur Sukhoi Su-30 melawan Azerbaijan setelah Baku menggunakan sistem roket dan senjata api di Nagorno-Karabakh.

Menjawab pertanyaan pers, Pashinyan menegaskan bahwa keamanan Armenia dan warganya menjadi prioritas negara.

“Pada saat yang sama, tugas kami adalah mencegah memburuknya situasi … dan menangani masalah yang berkaitan dengan stabilitas jangka panjang,” kata kepala pemerintahan kepada wartawan.

Ketegangan antara Armenia dan Azerbaijan mencapai titik puncaknya setelah kedua negara saling tuduh melakukan provokasi militer dan baku tembak dengan korban sipil di Republik Nagorno-Karabakh.

Armenia dan republik yang tidak diakui secara internasional memberlakukan darurat militer dan mobilisasi umum, sementara Azerbaijan mengumumkan darurat militer parsial dan mobilisasi parsial.

Republik Nagorno-Karabakh, juga dikenal sebagai Republik Artsakh, adalah wilayah yang memisahkan diri dengan sebagian besar penduduk Armenia yang memproklamasikan kemerdekaannya dari Azerbaijan pada tahun 1991 dalam sebuah tindakan yang ditentang oleh Baku. Hal ini menyebabkan konflik bersenjata yang diakhiri dengan perjanjian gencatan senjata pada tahun 1994.

Sharing

7 pemikiran pada “Armenia Ancam Kerahkan Flanker Su-30 dan Rudal Iskander”

  1. Gk tau kenapa tiap ada pesawat tempur rusia ketembak kok gk pernah yg ketembak seri SU-27 kok selalu pesawat kargo, serang darat, pesawat radar, kok gk pake seri sukhoi buat air superiority gitu loh..jadi punya 2 pertanyaan antara
    1. Sistem senjatanya gagal
    2. Strateginya gagal
    Sejak dari dulu senjata buatan rusia memang keliatan inferior dibanding barat ya.

Tinggalkan komentar