AS Akan Menderita Kalah yang Tak Pernah Terjadi Sebelumnya – Khamenei

31
Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Sayyid Ali Khamenei berpidato di depan sekelompok orang dari kota suci Qom Iran, 9 Januari 2019 © IRNA

JakartaGreater.com – Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei telah memperingatkan Amerika Serikat (AS) mengenai “kekalahan yang belum pernah terjadi sebelumnya” dalam kampanye sanksi dan tekanan terhadap negara Iran, seperti dilansir dari laman Press TV pada hari Rabu.

Berbicara dihadapan sekelompok orang dari kota suci Qom pada hari Rabu, 9 Januari  2019, ia mengatakan bahwa orang Amerika berbicara dengan gembira mengenai sanksi terkuat AS dalam sejarah terhadap Iran, tapi bangsa Iran akan, insya Allah, membuat mereka menderita kekalahan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah.

“Negara dan pihak berwenang harus bekerja dengan penuh perhatian untuk mengubah sanksi Amerika menjadi kekalahan Setan Terbesar (AS) yang belum pernah terjadi sebelumnya, seperti yang dilakukan selama era Pertahanan Suci [perang 8 tahun dengan Irak]”, kata Pemimpin itu.

Amerika Serikat pertama kali membawa Iran di bawah sanksi setelah Revolusi Islam tahun 1979. Negara itu menampar dengan larangan terbaru terhadap negara itu pada tahun 1987 pada puncak peperangan melawan Irak yang di dukungan oleh Barat terhadap Iran.

Peluncuran rudal permukaan-ke-permukaan Shahab-3 dalam latihan perang Garda Revolusi Iran © Fars News Agency

Perang 8 tahun dikenal di Iran sebagai “Era Pertahanan Suci” karena pengorbanan dan juga perlawanan ekstrem yang dilakukan oleh Iran dalam menghadapi penjajah yang dilindungi Barat.

Washington mencabut beberapa sanksinya setelah penerapan perjanjian nuklir multilateral 2015 dengan Republik Islam Iran dan negara-negara lainnya. Namun, telah meninggalkan kesepakatan itu secara sepihak tahun lalu – meskipun kesepakatan telah diratifikasi dalam bentuk resolusi Dewan Keamanan PBB – dan menerapkan kembali sanksi terhadap Iran.

Pemimpin itu lebih lanjut mendesak ketabahan dalam menghadapi “militerisme, kekacauan, dan pembicaraan basa-basi dengan AS dan Eropa” dan mengatakan “Ancaman mereka, kata-kata dan janji-janji mereka, dan bahkan tanda tangan mereka tidak layak dipercaya”.

Ayatollah Khamenei juga merujuk pada prediksi “perubahan rezim” di Iran oleh pejabat AS tertentu pada akhir 2018 silam.

“Beberapa waktu yang lalu, seorang politisi AS mengatakan, di antara pertemuan teroris dan penjahat, bahwa ia berharap untuk merayakan Natal ini di Teheran”, kata Ayatollah Khamenei.

Khamenei merujuk kepada komentar dari Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton, seorang penasihat perubahan rezim lama, yang sering berbicara di pertemuan-pertemuan kelompok teroris anti-Iran, MKO.

“Sebelum 2019, kami di sini akan merayakannya di Teheran”, kata Bolton pada pertemuan MKO bulan Juli 2017.

Ayatollah Khamenei berkata, “Natal telah lewat beberapa hari yang lalu. Dan beginilah cara penghitungan Amerika Serikat bekerja”. “Beberapa pejabat AS berpura-pura marah. Tentu saja saya tidak setuju dengan itu. Sebaliknya, mereka adalah idiot kelas satu”, katanya.

Selama Era Pertahanan Suci, “musuh bahkan tidak akan membiarkan kita memiliki kawat berduri”, kenang Khamenei, menambahkan, “Tapi negara dan otoritas Iran menggunakan sanksi sebagai sarana ketergantungan pada kemampuan domestik dan mengembangkan bakat. dengan cara yang mengubah Iran menjadi kekuatan tak tertandingi di kawasan saat ini”.

5 KOMENTAR

  1. Jadi ingat hadis Rasulullah Saw dan sampai sekarang orang2 WAHABI tidak berani mempercayainya.

    Saat turunnya Surat Al Jumu’ah ayat 3, Nabi Saw meletakkan tangannya di atas kepala Salman Al-Farisi seraya berkata: “Demi Tuhan yang jiwaku dalam genggaman kekuasaan-Nya, seandaikan iman itu terletak di bintang Tsurayya, niscaya akan diraih oleh orang-orang dari Persia.” Hadist riwayat Bukhari, Muslim, Al-Turmudzi, Al-Nasa’i, Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Jarir dari Abu Hurairah.

    • Hadits palsu …Dan menyesatkan…
      Hadits ini dibawakan oleh orang Syiah …
      Hadits itu …tidak pernah Ada dalam kitab2 habits Diatas . …
      Kecuali …hadits itu hanya ada di Kitab nya orang syiah Biharul anwar ..
      Tolong yang Hati hati kalau membawa hadits palsu …