Jan 152019
 

doc. Nord Stream pipes. (commons wikipedia)

JakartaGreater.com – Amerika Serikat (AS) telah mengancam perusahaan-perusahaan energi Jerman dengan sanksi atas transaksi mereka dengan Rusia. Sebelumnya Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa ketergantungan pada energi Rusia membuat Berlin menjadi “tawanan” Moskow, seperti dilansir dari laman Press TV.

Washington telah lama mempermasalahkan rencana Jerman untuk mengimpor gas dari Rusia melalui jalur pipa “Nord Stream 2”, proyek senilai $ 11 miliar yang akan membawa gas Rusia langsung ke bawah Laut Baltik.

Pipa tersebut juga dikritik karena merampas pemasukan Ukraina, sekutu setia AS, dari biaya transit gas yang menguntungkan.

Duta Besar AS untuk Jerman Richard Grenell memperingatkan beberapa perusahaan Jerman dalam sebuah surat bahwa mereka dapat terkena sanksi untuk proyek pipa dibawah Undang-Undang Penentang Lawan Amerika melalui Sanksi Sanksi (CAATSA), menurut kedutaan AS pada hari Minggu.

“Surat itu mengingatkan bahwa setiap perusahaan yang beroperasi disektor pipa ekspor energi Rusia dalam bahaya terkena sanksi CAATSA dari AS”, tutur juru bicara kedutaan, mengklaim ada negara Eropa lain yang juga menentang pipa.

Jerman dan beberapa negara lain, menuduh Washington menggunakan CATSAA untuk ikut campur dalam kebijakan luar negeri dan urusan energi mereka.

Ditandatangani oleh Trump pada tahun 2017, CAATSA menjatuhkan sanksi terhadap target utama Iran, Rusia dan Korea Utara dan membuka jalan terhadap sanksi sekunder kepada mereka yang berdagang dengan negara-negara tersebut.

President Trump has lashed out at Germany over a gas pipeline deal, calling Berlin Moscow’s “captive.”

Kedutaan Besar AS membantah tuduhan oleh surat kabar Jerman Bild am Sonntag, yang pertama kali menyampaikan berita tentang surat itu, bahwa Grenell ini berusaha memeras perusahaan Jerman.

“Satu-satunya hal yang dapat dianggap sebagai pemerasan dalam situasi ini adalah Kremlin memiliki pengaruh atas pasokan gas di masa depan”, kata jubir kedutaan AS, menyebut surat itu “pesan yang jelas” daripada “ancaman”.

Surat Grenell mengejutkan beberapa orang di pemerintahan Kanselir Angela Merkel.

Seorang diplomat Jerman mengatakan Grenell, yang baru-baru ini ditunjuk oleh Trump, tidak mengikuti praktik-praktik diplomatik umum dan bahwa Berlin akan mengangkat masalah itu dalam pembicaraan langsung di masa depan dengan para pejabat AS.

Juergen Hardt, juru bicara kebijakan luar negeri untuk partai konservatif yang berkuasa di parlemen, mengatakan langkah itu “tidak dapat diterima”. Dia menggesek Trump, dengan alasan bahwa kepala negara Amerika ingin terlihat “tangguh” untuk menghindari pertanyaan tentang dugaan hubungannya dengan Moskow.

“Jika presiden AS berpikir dia harus menunjukkan kepada publik bahwa dirinya bersikap keras terhadap Rusia mengingat banyaknya tanda tanya tentang adanya hubungan dengan Moskow, dia pun seharusnya tidak merusak hubungan dengan sekutu terpentingnya”, jelas Hardt.

Raksasa gas Rusia, Gazprom bersama-sama menerapkan Nord Stream dengan mitra Barat Uniper, Wintershall, Engie, OMV dan Shell.

Meskipun berselisih mengenai reintegrasi Semenanjung Krimea ke Rusia pada tahun 2014, dan telah menunjukkan minat yang kuat pada proyek Nord Stream 2, yang nantinya ini akan menggandakan kapasitas rute Nord Stream 1 yang ada.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas pada hari Kamis, mengatakan perselisihan tentang Nord Stream 2 tak bisa diselesaikan melalui sanksi dan bahwa bukan Washington yang harus memutuskan kebijakan energi Eropa.

  14 Responses to “AS Ancam Beri Sanksi ke Perusahaan Jerman”

  1.  

    Amerika semakin paranoid dengan Rusia … padahal rusia sama seki tidak berusaha membalas sankso atau apapun kepada amerika .. PAYAH

  2.  

    Adikuasa sekaligus Adiparanoid 😆 wkwkwkwk

  3.  

    inilah contoh arogansi si amer teehasap partnet nya.
    dgn menghalalkn segala cara.dan semua partner hrs tunduk di bawah kaki si amer.
    inget ameeer ini bin jaman orba.heeeeer

  4.  

    ralat bin:bukan.

  5.  

    Kasihan jerman sampai diancam begitu

  6.  

    Indonesia jg karna msh d anggap nurut….coba lo bandel dkit…embargoooo…dan semua lini industri strategis kita akan keok….mkanya kita harus meniru kmandirian iran d bidang alutsista…maaf skedar ide

  7.  

    as ancam beri sanksi ke perusahaan jerman

    jerman : *jambak wig nya trump*

  8.  

    arogansi megalomania

  9.  

    Anggota2 EU di tekan terus ya China ma Rusia yang seneng…