Okt 132015
 
Jenis rudal TOW yang diam-diam dipasok AS secara melimpah ke pemberontak Suriah. | (Wikipedia)

Jenis rudal TOW yang diam-diam dipasok AS secara melimpah ke pemberontak Suriah. | (Wikipedia)

Amerika Serikat (AS) dan Rusia sudah di ambang perang proxy habis-habisan di Suriah, setelah Pentagon memasok senjata secara berlimpah kepada pemberontak Suriah. Sedangkan Rusia menegaskan agresi militernya di Suriah memang untuk mendukung rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Kelompok pemberontak Suriah untuk pertama kalinya mengakui bahwa mereka menerima pasokan senjata yang melimpah dari AS, termasuk di antaranya rudal anti-tank. Media AS, New York Times, dalam laporannya menyatakan pasokan rudal AS itu membuat konflik di Suriah merayap mendekati perang proxy habis-habisan antara AS dan Rusia.

Kebijakan AS dan Rusia dengan saling mendukung kedua kubu yang saling bermusuhan itu membuat penyelesaian krisis Suriah secara diplomatik hampir mustahil.

Media AS itu juga melaporkan bahwa, rudal anti-tank TOW buatan AS sejatinya mulai dipasok ke pemberontak Suriah sejak 2013 melalui program rahasia yang dijalankan AS, Arab Saudi dan para sekutu AS lainnya. Sedangkan CIA bertugas memantau penggunaan senjata AS oleh pemberontak Suriah untuk melawan pasukan rezim Suriah.

”Kami mendapatkan apa yang kita minta dalam waktu yang sangat singkat,” kata salah satu komandan pemberontak Suriah, Ahmad al-Saud, dalam sebuah wawancara yang dilansir semalam (12/10/2015).

Menurutnya, hanya dalam dua hari kelompoknya dari Divisi 13 telah menghancurkan tujuh kendaraan lapis baja dan tank rezim Suriah dengan tujuh rudal TOW. ”Tujuh dari tujuh,” lanjut dia mengacu pada tujuh sasaran dengan tembakan tujuh rudal TOW.

Sementara itu, pejabat militer AS seperti dikutip Reuters, Selasa (13/10/2015), juga mengkonfirmasi bahwa selama hampir dua minggu AS memasok amunisi ke pemberontak Suriah setelah serangan Rusia untuk mendukung rezim Assad semakin ganas.

Amunisi itu didrop oleh Angkatan Udara AS menggunakan pesawat kargo C-17 di Suriah utara. Kebijakan AS ini aneh, sebab pekan lalu Pentagon menyatakan telah menangguhkan program latihan untuk pemberontak Suriah karena pasukan pemberontak menolak melawan ISIS, tapi hanya bersedia melawan tentara rezim Suriah.

Sindonews.com

Dikirim oleh : Didiet Trian Hendrata

  16 Responses to “AS dan Rusia di Ambang Perang Proxy Habis-habisan di Suriah”

  1.  

    1

  2.  

    Semakin Seru, Siapakah Yang Bakal Jadi Pecundangnya ?

  3.  

    Hambuh

  4.  

    Bakalan ramee….

  5.  

    Terus ke depan…. apakah kami layak percaya omonganmu?

  6.  

    Hihihihi…moncer ini komen yonhap…hehehhe…saya pilih negara ini saja dengan Bhinneka Tunggal Eka nya…semua pemeluk agama bebas menjalankan agamanya dan bisa saling toleransi bantu membantu dalam hal urusan duniawi Timur tengah harus belajar dengan negara ini…yang penting mari kita jaga agar jangan sampai negara ini seperti rusuh huru hara di timteng yang akhirnya ujung2nya rakyat yang menderita dan hancurnya infrastruktur yang telah di bangun dengan susah payah.

  7.  

    Rusia bukan lagi negara komunis yaaa,,,,

  8.  

    Ayo…ayo…mumpung masih buka lapak komen nih…hihihi…

  9.  

    Ngga ada yg ane pilih…ane tetep pada aqidah yg ane anut ISLAM yg rahmatan lil alamin…agama bukan untuk berperang doang kecuali jelas” ngelarang ane beribadah & memerangi ane baru ane jihad ngelawanye..Agama kalo dah dicampur aduk dgn NAFSU DUNIAWI (politik & kepentingan ) dah kaga bener walaupun dibungkus dgn seribu kebenaran..Pintar-pintarlah bung YONHAP dlm menyikapi konflik yg bawa” agama…terlebih- lebih pemahaman tentang Alqur’an & hadits yg masih minim sangat mudah sekali terprovokasi….

  10.  

    perang dunia ke3 pecah di negara syam.

  11.  

    @yonhap,,,,,
    saya curiga dgn anda,,, jgn2 anda salah satu penebar teror di Negara ini,,,, satu lg,, sya tdk pernh dengar bassar assaad mengaku bahwa drinya tuhan,,, ,, seandainya anda berani berkomentar spt itu di muka umum bukan di forum ini, mungkin anda sudah jd mayat,,,, klo berkomentar itu jgn menyesatkan bung,,, memangnya anda ini di gaji berapa sih oleh tuanmu agar pembaca di forum ini termakan hasutan anda? dan memangnya agama anda mengajarkn spt itu,,,,

  12.  

    Kutipan dari artikel diatas :

    “Media AS itu juga melaporkan bahwa, rudal anti-tank TOW buatan AS sejatinya mulai dipasok ke pemberontak Suriah sejak 2013 melalui program rahasia yang dijalankan AS, Arab Saudi dan para sekutu AS lainnya. ”

    Seharusnya Arab Saudi tdk menjadi sekutu Amerika.

    Kita tdk boleh menggantungkan harapan bantuan dari Amerika, krn kebijakannya seringkali merugikan umat muslim.

  13.  

    Saya pilih orang keblinger macam kamu saja. Moga moga dunia ini cepat cepat kiamat kalau orang keblinger macam kamu jadi raja.