Jun 022018
 

Sistem peluncur rudal THAAD Amerika Serikat. © U.S. Army via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Militer AS telah mengadakan diskusi awal tentang memindahkan sistem pertahanan rudal terkuatnya ke Jerman untuk meningkatkan pertahanan Eropa, menurut dua sumber yang akrab dengan masalah itu, langkah yang menurut para ahli dapat memicu ketegangan baru dengan Moskow.

Seperti dilansir dari laman Reuters, bahwa proposal sementara untuk mengirim sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) ke Eropa itu mendahului keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mundur dari perjanjian nuklir Iran tahun 2015, dan datang di tengah dorongan yang lebih luas untuk memperkuat pertahanan udara dan rudal Eropa.

Sementara Eropa dan AS sedang berselisih mengenai nasib perjanjian nuklir, mereka berbagi keprihatinan tentang perkembangan lanjutan atas rudal balistik Iran.

Rudal Shahab 3 buatan Iran sudah dapat melakukan perjalanan sejauh 2.000 km, cukup untuk mencapai Eropa Selatan, dan Garda Revolusioner Iran mengatakan mereka akan meningkatkan jangkauan rudal jika terancam, Iran beralasan bahwa jangkauan bukan dibatasi oleh doktrin strategis, melainkan karena kendala teknologi.

Komando Eropa AS telah mendorong sistem THAAD di Eropa selama bertahun-tahun, tetapi mundurnya AS dari perjanjian nuklir Iran itu telah menambah urgensi terhadap masalah ini, kata Riki Ellison, kepala Aliansi Advokasi Rudal Pertahanan.

Seorang pejabat militer senior dari Jerman mengatakan perlunya menambahkan lebih banyak radar di seluruh Eropa untuk melacak dan memantau potensi ancaman dengan lebih baik serta memberi isyarat kepada pencegat jika diperlukan.

Pentagon belum memutuskan tindakan yang akan diambil

“Saat ini tidak ada rencana untuk membangun sistem THAAD di Jerman. Kami tidak membahas potensi rencana militer di masa depan, sebab kami tidak ingin memberikan sinyal niat kami kepada musuh potensial. Jerman tetap berada diantara mitra terdekat dan sekutu terkuat kami”, kata juru bicara Pentagon Eric Pahon.

Menyebarkan sistem pertahanan AS lainnya ke Eropa dapat meyakinkan sekutu NATO di Eropa selatan yang sudah berada dalam jangkauan tembak rudal Iran, kata seorang pejabat militer dari wilayah itu.

Berbicara tentang penggelaran sistem THAAD buatan Amerika Serikat di Eropa juga datang dengan latar belakang meningkatnya ketegangan antara Barat dan Rusia.

NATO telah lama mendesak bahwa program pertahanan rudal tersebut tidak diarahkan ke Rusia, tapi aliansi telah mengadopsi “nada yang lebih keras” terhadap Moskow pada kasus keracunan mantan mata-mata Rusia di Inggris.

Moskow membantah terlibat dalam keracunan itu, dan menyalahkan ketegangan pada ekspansi militer NATO ke arah timur dan perakitan perisai rudal balistik dengan situs utama di Rumania yang dinyatakan siap tempur pada tahun 2016.

Pindahnya THAAD ke Jerman bisa menyambungkan celah radar yang disebabkan oleh penundaan dua tahun dalam penyelesaian situs pertahanan misil Aegis Ashore kedua di Polandia yang awalnya akan dibuka tahun ini.

 

Berbagi

  13 Responses to “AS Ingin Kerahkan Sistem THAAD ke Jerman”

  1.  

    padahal jermannya sendiri memiliki pendekatan kebijakan yang berbeda terkait nuklir iran/iran.

  2.  

    padahal jermannya sendiri memiliki pendekatan kebijakan yang berbeda terkait nuklir iran/iran. sepertinya sedang lomba promo thaad v s400 dan nampaknya s400 sedang diatas angin. banyak mitra amerika yang minat.???

  3.  

    Gak penting negara nato mau pasang thaad ato thood..

    Yg penting tu iran bisa menjadi ancaman militer negara negara eropa..
    Itu yg penting dr ni punya berita..

    Dan akan penting lagi kl ada berita indo bisa meratakan eropa dg sekali pencet…
    Karena nusantara pernah di gilir belanda portugal spanyol belanda ingriss perancis…

    Ha ha ha

  4.  

    Spti jepang, jerman ini sangat berhati hati dg penguatan militernya sebelum benar benar merasa mampu jg selama usa masih full power..

    Sprti di jepang jg kaum ultranasionalis berkalmufalse dulu sambil menunggu situasi terbaik..
    Bermain cantik dulu..
    Sbnere ada banyak kebijakan kebijakan jerman utk jangka panjang berpotensi bisa melemahkan usa…
    Di bentuknya uni eropa salah satunya tp ini kan bisa..

    Jerman lebih aktif kl jepang wait n see yg terpenting teknologi bisa unggul..
    Lg pula nape jg jepang dulu gak ada angin gak ada badai nyerang usa.. Ya mgkn gak ada yg berani kritis pada raja jepang kale..

    Kl Indo mgkn geopolitiknya jg wait n see sampai akhir..

    Ha ha ha

  5.  

    Cuma strategi politik amrik utk ngetes jerman apakah masih sehati atau masih ada dendam dgn amrik apa tidak, disamping ada strategi militer lainnya

  6.  

    Waduh amerika ndak cerdas, musuh nyata semua bangsa didunia itu china, bukan Rusia!

    😎

    •  

      Omong doang ya..

      Kl berani coba sono ngomong gitu di depan pabrik mie atau rokok..
      Kl gak di gangbang sama karyawannya…

      Ha ha ha

    •  

      Kl rakyat amerika itu cerdas cerdas..
      Kl pengambil kebijakannya itu yg selama ini tak cerdas..

      Kl mereka cerdas gak mungkin stlh pd 2 mereka berantem dg rusia sampai skrg..
      Kl mereka cerdas mereka akur membagi dunia ini menjadi 3 wil jajahan..
      eropa di wakili inggriss lalu rusia dan usa…

      Aman dah gak ada perang besar
      Paling pergolakan dg negara jajahan yg memakai bambu runcing…

      Yg cerdas itu baru israel..
      Kecil di keroyok negara besar sekelilng bisa menang..
      Dan punya kendali kuat di rusia jg usa..

      Kl soal strategi dagang dan perang china jagonya..
      Kl soal ngasih ngasih THR china jg jagonya..

      Udah trima blm..

      Ha ha ha

      •  

        Aku tidak kerja sama china dek, apa maksud mu WNA keturunan china? Kalau mereka loyal sama NKRI akan kami pandang sebagai warga Indonesia, apa cara berpikir china berbeda dgn kami? Pengen menguasai Indonesia kah dek? Syukurlah perusahaan ku memperkerjakan WNI keturunan china juga dan diperlakukan dengan adil, Orang Indonesia kan orang baik-baik

        😎 huehuehue

  7.  

    Heran jg Jerman embahnya teknologi dgn EU jd sebegitu tergantungnya dgn teknologi USA sehingga bs diintervensi kebijakan2 dlm negri anggota2nya!he3

 Leave a Reply