Sep 192018
 

Ilustrasi: Kapal selam meluncurkan torpedo © Daily Mail

JakartaGreater.com – Pakar pertempuran bawah laut di Angkatan Laut AS meminta Leidos Inc. agar mengembangkan sistem penanggulangan akustik (akustik countermeasure) aktif untuk membantu mempertahankan pasukan AS dan sekutu melawan torpedo modern berkemampuan “fire and forget”, seperti dilansir dari Military & Aerospace.

Pejabat di Komando Sistem Laut Angkatan Laut atau Naval Sea Systems Command (NAVSEA) yang ada di Washington mengumumkan kontrak senilai US $ 13,9 juta untuk Leidos Inc. pada hari Kamis, 13 September, untuk merancang, membangun serta menguji perangkat penanggulangan akustik yang disebut dengan ADC MK5.

Sistem penanggulangan torpedo ini akan menghasilkan suara untuk menipu sistem bimbingan sonar dari torpedo yang diarahkan sesuai dengan suara yang dibuat oleh kapal selam target, serta kembalinya ping akustik aktif dari sonar.

Kontrak ini menyerukan Leidos untuk merancang dan mengembangkan perangkat pertahanan torpedo ADC MK5, serta menyediakan layanan rekayasa teknis dan non-rutin, Ini termasuk pula pengembangan perangkat lunak dan perangkat keras. Kontrak tersebut memiliki opsi yang dapat meningkatkan nilainya menjadi US $ 36,1 juta.

Proyek ADC MK5 adalah bagian dari program Next-Generation Counter-Measure (NGCM) dari Angkatan Laut AS (US Navy) untuk mengganti sistem penanggulangan akustik bawah laut ADC MK 3 yang ada saat ini.

ADC MK5 akan menjadi perangkat sekali pakai berdiameter 3-inci yang diluncurkan melalui kapal selam dari peluncur eksternal, dengan fitur canggih yang dapat menggunakan kapal selam sebagai perangkat statis atau mobile dengan teknologi Adaptive Counter-Measure (ACM).

Kontrak untuk Leidos adalah lanjutan dari kontrak penelitian yang diberikan pada akhir 2010 ke Ultra Electronics Ocean Systems di Braintree, Mass., dan anak perusahaan Argon ST dari Boeing Co. untuk mengembangkan sistem NGCM pertahanan anti-torpedo kapal selam.

NGCM ADC MK5 ini akan memiliki tautan komunikasi akustik untuk menghubungkan perangkat penanggulangan yang terpisah untuk memungkinkan perilaku kelompok mengalahkan torpedo yang masuk. Jammer tersebut akan diluncurkan dalam kelompok sebanyak enam unit – beberapa di antaranya akan bertindak sebagai pengacau siaran stasioner, sementara lainnya akan bergerak dan berfungsi sebagai umpan canggih.

Penanggulangan ADC MK5 akan memiliki penerima yang dapat beroperasi dalam mode dupleks penuh dan tautan komunikasi akustik akan menyampaikan informasi taktis serta pembaruan di antara penanggulangan yang dikerahkan, kapal selam dan kapal permukaan.

ADC MK5 akan dapat diprogram ulang untuk beroperasi bersama dengan sistem torpedo AS dan sekutu atau anti-torpedo dan akan dapat mengubah taktik sebagai tanggapan terhadap perubahan kondisi taktis atau lingkungan melalui tautan komunikasi akustik.

  9 Responses to “AS Kembangkan Sistem Pernika Bawah Laut Canggih”

  1.  

    ceritanya ngejar orang berlari nih..xxixi

  2.  

    Biarpun serba canggih, dalam pewayangan tetap diprediksikan kalah perang. Tambahan wacana.
    https://jakapingit.blogspot.com/2018/09/pengertian-baroto-yudho-joyo-binangun.html
    Insyaallah bermanfaat. Aaammiiiiinnn.

  3.  

    em ge- tujuh empat mah lewat…..
    lebih canggih ini….

  4.  

    Hhhhhhhhhh hancurkan Sugimura Agato dan Israel. hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh aaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhh

  5.  

    Hhhhhhhhhh hancurkan Apaluh Petantang Petenteng Belum Liat Apa dan Israel. hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh aaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhh

  6.  

    Insyaallah tak lama lagi negara Israel tinggal nama, yang ada negara Syam.
    https://jakapingit.blogspot.com/2018/09/punokawan.html

  7.  

    Byk troll kemakan sama omongan pemuka agama ga jelas neee… dikit2 isroil n palentinun… pdhl situ sndiri pengetahuannya kopipaste ulama rasis ?

 Leave a Reply