Aug 312018
 

Helikopter CH-47 US Army akan mengangkut senjata artileri © US Army via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Turki telah mulai menerima batch kedua helikopter angkut berat CH-47 Chinook dari Amerika Serikat, meskipun krisis yang sedang berlangsung dengan negara tersebut mengenai pengiriman jet tempur generasi kelima F-35, seperti dilansir dari Daily Sabah.

Pimpinan Industri Pertahanan mengumumkan bahwa helikopter pertama dari lima helikopter, bagian dari batch kedua Chinook, telah memasuki inventaris militer Turki pada hari Sabtu. Dari kesepakatan awal dengan Boeing pada pembelian 11 helikopter CH-47 pada tahun 2011, pertama kali dikirimkan 6 unit helikopter pada tahun 2016.

Langkah itu dilakukan ditengah upaya AS untuk menunda pengiriman F-35 ke Turki. Pada awal Agustus, Presiden AS Donald Trump telah menyetujui :undang-undang anggaran pertahanan” yang menunda pengiriman jet tempur Joint Strike Fighter F-35 ke Turki. Amandemen terhadap Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA), yang segera disetujui oleh Kongres AS, melarang penjualan jet tempur siluman F-35 ke Turki hingga Pentagon mengeluarkan laporan tentang hubungan Turki-Amerika dalam 90 hari ke depan.

Joint Strike Fighter (JSF) F-35 © Lockheed Martin

Namun, Kantor Program Bersama F-35 mengumumkan pada tanggal 16 Agustus bahwa mereka akan terus mengeksekusi rencana program saat ini dengan semua mitra, termasuk Turki, dan mematuhi pedoman kebijakan mendatang.

Turki telah berada di program F-35 sejak 1999, dan industri pertahanan Turki telah mengambil peran aktif dalam produksi jet tempur generasi kelima itu dan menginvestasikan US $ 1,25 miliar dalam pengembangannya. Alp Aviation, AYESAS, Kale Aviation, Kale Pratt & Whitney, Turkish Aerospace Industries (TAI) telah memproduksi komponen untuk jet tempur F-35 sejak awal.

Turki berencana untuk membeli 100 unit jet tempur F-35 di tahun-tahun mendatang. Dari 100 pesawat yang direncanakan, 30 unit telah disetujui untuk pembelian tahap awal.

Setiap helikopter CH-47 memiliki dua rotor dan dua motor, masing-masing memiliki 4.800 daya kuda. Dengan jangkauan yang dapat meningkat hingga 1.100 kilometer dengan bantuan tangki bahan bakar eksternal, helikopter itu dapat terbang dengan aman bahkan pada kondisi jarak pandang nol.

Helikopter CH-47 Chinook ini dapat membawa beban hingga 10 ton, dapat dipergunakan dalam operasi perang dan operasi kemanusiaan maupun sipil.

  2 Responses to “AS Kirimkan Chinook Turki, Meskipun Ada Masalah F-35”

  1.  

    NEGARA AMER MENCLA MENCLE…BIKIN UUD SEENAK SUASANA HATI SANG PENGUASA.

    KALAU BEGINI CARANYA NANTI LAMA LAMA AKAN PADA BERPINDAH HALUAN.
    TINGGAL WAIT AND SEE

    •  

      sudah kok bung… Arab Saudi saja sudah membeli S-400 setelah Iran mendapatkan S-300… Tutki dulunya sohib saja bisa tiba2 tegang… Irak juga mulai menggantikan autista buatan USA…
      USA berusaha mengambil pasar India, tetapi keinginan India membeli S-400 akan menjadi masalah baru bagi USA…

 Leave a Reply