Des 122018
 

Peluncuran rudal permukaan-ke-permukaan Shahab-3 dalam latihan perang Garda Revolusi Iran Β© Fars News Agency

Iran telah mengonfirmasi uji coba rudal balistik baru-baru ini yang dikutuk oleh Amerika Serikat (AS).

Kantor berita semi resmi, Fars, pada hari Selasa mengutip Jenderal Amir Ali Hajizadeh mengatakan bahwa tes itu adalah “important one.” Hajizadeh, yang memimpin divisi kedirgantaraan Garda Revolusi, menjelaskan bahwa kecaman Amerika Serikat “menunjukkan bahwa tes itu sangat penting bagi mereka.”

Amerika Serikat mengisyaratkan negara-negara Eropa untuk mengikuti langkahnya dalam memulihkan sanksi keras terhadap Iran terkait uji coba rudal.

Berdasarkan perjanjian nuklir 2015, Iran didesak untuk menghentikan pengujian rudal balistik, tetapi perjanjian itu tidak melarang tes semacam itu.

Presiden Donald Trump menarik AS dari perjanjian itu pada bulan Mei, meskipun Iran tetap patuh. Negara-negara Eropa berusaha menyelamatkan perjanjian guna mengekang pengayaan uranium Iran.

Sumber: AP News

jakartagreater.com

  25 Responses to “AS Marah, Iran Konfirmasi Uji Coba Rudal Balistik”

  1.  

    Kenapa mesti marah?
    Setiap negara berhak mengembangkan alat pertahanan negaranya.Kalau memang dilarang harusnya semua negara dilarang untuk mengembangkan alat pertahanan negara,termasuk yang suka marah marah dan selalu menerapkan sanksi kepada negara lain.

    •  

      harus marah, kan adeknya bermusuhan dengan Iran

    •  

      Hak itu (MTCR) dibuat oleh pemenang perang dunia ke kedua. Peraturan itu dibuat agar tidak ada orang sembrono yg kalo punya masalah dg negara lain gak asal pencet tombol peluncuran. Bisa memicu perang dunia ketiga itu. Makanya USA marah sama Iran.

      Tau kan kenapa polisi bisa dipersenjai dg senjata api?? Itu bukan buat bangga banggaan. Tapi senjata yg kuat juga dituntut tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban. Orang yg kuat harus menjaga yg lemah. Iran itu ibarat preman yg mau punya senjata api. Pasti akan bakal mengancam lingkungan sekitar kan. Nah, sekarang coba ente bayangkan kalo semua orang juga bisa mengakses senjata api. Kalo ntar ada yg berantem dan saling tembak lalu kebetulan disana lagi ada keluarga atau anak ente kena tembak salah sasaran gimana perasaan ente, marah kan??

      Nah gitu kalo tiap negara mau ngembangin senjata rudal, roket dan nuklir. Pasti bakal dicurigai dan bahkan dipersulit beli spareparts nya. Paham kan??

      •  

        bkal ora paham bung klo hubungan internasional tuh anarkis tidak ada otoritas hukum yg membawahi semua negara, masing2 mengamankan kepentingannya sendiri2.

        yg paham disini S-400 akan menjamin keamanan Indonesia sewu windu lawase.

        •  

          Kalo gak ada penengah, kalo semua gak mau berkompromi ya bakal terjadi perang dunia lagi. Itulah kenapa dunia butuh negara Superpower. Karena dg adanya mereka perang besar antar negara jadi terhindarkan.

          •  

            itukan teori unipolar utk realisme ofensif namun sampeyan juga harus ingat polisi juga butuh rokok.
            kekuatan yg terlalu terpusat cenderung akan di-abusif-kan.

            jgn terlalu terpaku pada suatu teori akan terjadi anomali pada saat pengaplikasiannya.
            akn menciptakan

          •  

            itukan teori unipolar utk realisme ofensif namun sampeyan juga harus ingat polisi juga butuh rokok.
            kekuatan yg terlalu terpusat cenderung akan di-abusif-kan.

            jgn terlalu terpaku pada suatu teori akan terjadi anomali pada saat pengaplikasiannya.

        •  

          Kita tidak bicara mengarah pada teori Unipolar, Bipolar ataupun Multipolar. Kita hanya membahas pengendalian senjata oleh negara negara Superpower agar tidak terjadi saling perang besar antar negara.

          •  

            tapi masuk loh komentar sampeyan.

            namun tentu pengendalian senjata seperti mtcr tak bisa mencegah munculnya pemikiran bahwa pengendalian senjata = kicking of the ladder oleh para superpower.

            tergantung rasionalitas politik aktor negara pengembang dan kemauan bertransparansi.

  2.  

    ini mana jubir amerika nggak muncul sprti agato sugihwaras
    ini andai kata indonesia uji balistikmissile apa as marah nggak karna dpt menjangkau ostrali.la kalau benar marah apakah agato tn.phd dll bisa meyakinkan “amerikanya” bahwa indonesia tidak bermaksut mengancam.
    kalau tidak ada jwban dr agato yaudahlah tanya huha atau amingli yg mungkin masih merahasiakan sesuatu

    •  

      FPDA yang marah bung πŸ˜›

    •  

      Ya sebenernya Indonesia udah dipersulit dalam mendapatkan spareparts buat pengujian Rhan 550 dan RX 750, secara kedua rudal tsb memiliki jarak tembak antara 500-1000 km. Itu jelas udah masuk SRBM-MRBM. Makanya ati ati ya buat pengembangan. Bisa bisa kena embargo lagi dg dalih HAM. Nembakin rakyat tak bersalah di Papua pake helikopter bisa dijadikan sebagai alasan misalnya. Ingat kan dulu embargo tahun 90an diterapkan dengan dalih TNI nembakin orang Timor Leste waktu kejadian Santa Cruz.

      •  

        Kamu kalau diskusi kayak gini keliatan enak dan dewasa to agato … πŸ™‚

        •  

          Yg bikin ane komen alay kan anak baru bau bawang yg muncul ngerecokin diskusi, apalagi orang tua juga ada yg ikutan. Makanya ane lebih banyak ngetroll dimari. Kalo yg ngajak diskusinya waras ya ane ikuti aja. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

      •  

        jelas dipersulit toh wong tak masuk anggota MTCR

        kebijakan no undercut jika satu negara anggota menolak menjual teknologi2 rudal maka yg lain harus ngikut.

        tapi toh tak menghentikan bebrapa anggota utk mengembangkan dan menjual teknologi rudal balistik diam-diam dgn transparansi yg samar2,
        India,pakistan,Isreal mana sanksinya coba.

        International Code of Conduct against Ballistic Missile Proliferation atau disebut juga Hague Code of Conduct (HCOC) juga patut diperhatikan karena Indo juga tak masuk.

  3.  

    geopolitik kawasan dan transparansi informasi

    dua faktor utama yg lolos oleh netijen ketika membicarakan sanksi

  4.  

    nama gw kgk dipanggilkan ? πŸ˜€
    ah nunggu aja lha dipojokan, nanti klo dipanggil baru nonggol sambil kasih isyarat jari tangan …. kicik-kicik …. money-money πŸ˜†

  5.  

    udah laku berapa anteknya bung? πŸ˜€ hihihi

  6.  

    Indonesia harus pura2 tidak bikin rudal balistik dan menengah, sebut aja uji roket untuk peluncuran satelit selamanya biar aman kena sanksi

    😎