Aug 172019
 

F-16 Viper (U.S. Air Force photo by Tech Sgt. Aaron Thomasson)

Lima bulan setelah Taiwan mengirimkan permintaan untuk membeli jet tempur F-16V, Amerika Serikat masih belum menyetujui penjualan yang diusulkan.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen kemarin menyatakan harapan bahwa Washington akan mencapai keputusan atas penjualan tersebut, lansir Defenseworld.

Berbicara di pembukaan Pameran Taipei Aerospace and Defense Technology Exhibition, Tsai mengatakan, “Saya juga berharap pemerintah AS dapat membuat keputusan setelah mereka menyelesaikan proses internal mereka.”

Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan mengajukan permintaan kepada AS pada kuartal pertama tahun ini untuk membeli armada jet F-16V canggih untuk meningkatkan kemampuan pertahanan udara Taiwan di tengah meningkatnya provokasi dari China.

Namun, kemajuan tampaknya terhenti, karena pemerintahan Presiden AS Donald Trump belum memberi tahu Kongres AS tentang penjualan senjata yang diusulkan sebelum reses pada 26 Juli, lima bulan setelah Taiwan mengajukan permintaan, lapor Taipei Times.

AS baru-baru ini membuat beberapa pengumuman penjualan perangkat militer besar ke Taiwan termasuk tank dan rudal. Namun, Taipei kesal atas keterlambatan izin penjualan jet tempur F-16 karena China memiliki keunggulan udara yang jelas atas Taiwan.

Menurut beberapa laporan, penahanan itu disebabkan oleh perang perdagangan yang sedang berlangsung antara AS dan Cina.

 Posted by on August 17, 2019