Mei 312018
 

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo © Gage Skidmore via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Amerika Serikat pada hari Rabu telah mengutuk keputusan Suriah mengakui dua wilayah yang memisahkan diri dari Georgia serta menciptakan hubungan diplomatik. Dikatakan juga bahwa AS sepenuhnya mendukung kemerdekaan Georgia dan menegaskan kembali seruannya agar Rusia menarik diri dari daerah itu, seperti dilansir dari laman Reuters.

“Amerika Serikat sangat mengutuk niat rezim Suriah untuk membangun hubungan diplomatik dengan wilayah Georgia yang diduduki oleh Rusia di Abkhazia dan Ossetia Selatan”, tutur juru bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert.

Sengketa ini adalah ketegangan terbaru dalam hubungan AS-Rusia, khususnya atas Suriah. Moskow telah memberikan dukungan militer untuk pasukan Presiden Bashar Al-Assad dalam perang saudara selama tujuh tahun Suriah yang telah menewaskan setengah juta orang.

Pada Selasa, 29 Mei, Georgia mengatakan akan memutus hubungan diplomatik dengan Suriah setelah Damaskus mengakui kedua wilayah itu sebagai negara merdeka.

Rusia, Nikaragua, Venezuela dan Nauru sebelumnya mengakui kemerdekaan Abkhazia dan Ossetia Selatan, keduanya telah memisahkan diri dari Georgia setelah runtuhnya Uni Soviet.

Sementara Amerika Serikat dan Uni Eropa telah mendukung Georgia dan menyebutkan Rusia sebagai perampasan lahan tanpa busana. Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menjanjikan keamanan dan dukungan ekonomi yang lebih kuat bagi Georgia.

Pompeo juga meminta Rusia agar menarik pasukannya dari Abkhazia dan Ossetia Selatan di bawah perjanjian gencatan senjata tahun 2008.

Bagikan: