AS Menyetujui Penjualan 12 Jet F-35B ke Singapura

Washington, Jakartagreater.com  – Departemen Luar Negeri AS menyetujui penjualan 12 Jet tempur F-35B ke Singapura dalam kesepakatan senilai lebih dari 2,7 miliar dolar AS, kata Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS dalam sebuah pernyataan, dirilis Sputniknews.com,  Jumat 10-1-2020.

“Departemen Luar Negeri telah membuat keputusan untuk menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing ke Singapura 12 pesawat F-35B Short Take-Off and Vertical Landing (STOVL) dan peralatan terkait dengan perkiraan biaya $ 2,750 miliar.

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan menyampaikan sertifikasi yang diperlukan untuk memberi tahu Kongres tentang kemungkinan penjualan hari ini “, rilis tersebut mengatakan pada hari Kamis 9-1-2020.

Awal bulan ini, Badan Manajemen Kontrak Pertahanan (DMCA) Pentagon mengatakan bahwa Lockheed mengirim 134 Jet tempur pada tahun 2019. Sejak tahun 2016, 458 Jet telah dikerahkan dari sekitar 3.500 pembelian yang direncanakan oleh AS dan sekutunya, dari Australia ke Polandia.

Pesawat F-35 Lockheed Martin adalah pesawat tempur multirole generasi kelima. Ini dianggap sebagai program senjata paling mahal dalam sejarah, dengan biaya siklus hidup yang diproyeksikan antara $ 1 triliun dan $ 1,5 triliun.

17 pemikiran pada “AS Menyetujui Penjualan 12 Jet F-35B ke Singapura”

  1. F-35 udah banyak yg pesen dah keluar pabrik terus Su-35 pesenan Indonesia gimana kabarnya ya??? Udahlah ganti aja Ama F-35 daripada kelamaan, harganya pun hampir sama kalo full armament juga.

    Lagian masak mau ngadepin Su-35 China di LCS pake Su-35 juga??? Ya jelas China paham luar dalam buat ngatasin Su-35 Indonesia dong. Harusnya Indonesia ganti pesenan aja ke F-35 biar lebih pas buat ngadepin Su-35 China. Hhhhhhhhhh Hhhhhhhhhh Hhhhhhhhhh

    • masak mau ngadepin F-35 singa sama ausie pake F-35 juga??? Ya jelas singa dan ausie paham luar dalam buat ngatasin F-35 Indonesia dong. Memang bener Indonesia pesenan ke SU-35 biar lebih pas buat ngadepin F-35 singa dan ausie?

  2. F-35 yg d beli yg varian F-35B… jd fix d letakkan d negaranya… untuk menghadapi siapa…? Masak menghadapi chinten… kemungkinannya kecil lah untuk negara yg nyelempit d antara Indonesia & ML-sia… yaaaa… paling untuk mengahadapi Indonesia ato ML-sia… tp masa iya singaporn akan bersitegang dg anaknya inggris…?

  3. Itulah konsekuensi memilih menjadi “negara non blok” di gudang persenjataan harus ter isi senjata buatan blok barat dan rusia, untuk menghadapi ausis dan singapor pesawat yg di gunakan sukhoi family sedangkan menghadapi china dan mungkin vietnam pesawat yg di gunakan buatan barat f-35 ,f-16 viper, rafale, typhoon, gripen ng.

  4. sudah sudah sudah, cukup… kita akan beli yang kita butuhkan bukan yang diinginkan, saat ini kita butuh Sukoi-35 bukan yang lain tapi dahulukan viper f-16 ya, maklum mana mungkin kita berani ama preman dunia…jadi sabar sajalah, toh beli pesawat banyak macam seperti Singapura juga buat apa, ndak punya ruang udara dan nyimpen pun kesulitan kecuali buat bandara buat pespurnya sampai lantai 5, lagian Singapura ndak ada musuh dengan Malay pun ibarat laki bini kadang emosian biasa, apalagi dgn Indonesia dekat dimata dekat dihati pulak misal kita perang dengan cina dijamin pesawat2 tempurnya ni Tumasik langsung diposisikan di Natuna, Pontianak, Riau dan Makasar full armory jadi tenang sajalah

Tinggalkan komentar