Sep 202018
 

Promobot, robot canggih buatan Rusia © PROMOBOT

JakartaGreater.com – Sebuah sekolah di Cleveland, Ohio sedang mempertimbangkan untuk membeli robot buatan Rusia untuk melindungi murid-muridnya. Sang pengembang robot mengatakan bahwa itu dapat mengidentifikasi jika seseorang memiliki senjata.

Namun, bisakah Promobot benar-benar membantu membendung gelombang kekerasan yang saat ini sedang tumbuh di sekolah-sekolah di Amerika Serikat?

Seperti dilansir dari Russia Beyond, hingga saat ini, Promobot, yang dikembangkan oleh perusahaan perintis dari kota Perm di Rusia, telah banyak digunakan di supermarket. Ia dapat bergerak secara mandiri, membantu orang dengan navigasi, serta berinteraksi dan menjawab pertanyaan.

Promobot V.4, robot canggih buatan Rusia © PROMOBOT

Musim panas ini, robot tersebut mulai diincar pasar Amerika. Lebih dari 2,800 unit akan dikirim ke AS dalam lima tahun ke depan dan sekolah adalah salah satu konsumen utama dari robot tersebut.

Senjata adalah masalah terbesar di sekolah-sekolah yang ada di AS. Menurut data CNN, penembakan terjadi setidaknya satu kali seminggu. Promobot dianggap sebagai cara yang tepat memerangi kekerasan karena dapat membantu mengidentifikasi senjata. Menurut perusahaan pembuatnya, negosiasi dengan sekolah-sekolah yang berasal dari AS saat ini sedang berlangsung.

“Satu sekolah di Cleveland tertarik dan kami sedang mendiskusikan masalah ini”, kata perwakilan Promobot.

Jika robot tersebut melihat senjata, ia akan mengirimkan peringatan dan notifikasi pada polisi dan orang tua. Untuk saat ini robot tersebut masih kesulitan mengenali senjata yang tersembunyi, namun akhir tahun ini perusahaan telah berencana menggunakan kamera infra-merah untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas pengenalannya.

Perusahaan tersebut mengatakan komponen elektronik Promobot sudah diproduksi di AS.

Selain mengidentifikasi ancaman, Promobot ini juga dapat digunakan untuk tujuan lain seperti pendidikan, karena ia juga mampu berkomunikasi serta melakukan percakapan.

Teknologi robot juga sudah banyak dimanfaatkan untuk keperluan militer Rusia, salah satunya untuk menyapu bersih ranjau-ranjau di Suriah.

  30 Responses to “AS Pertimbangkan Beli Robot Buatan Rusia”

  1.  

    Nah looh…

  2.  

    Konon menurut prediksi pewayangan. Hukum karma akan berlaku diseluruh dunia. Utang pati nyaur pati. Utang wirang nyaur wirang. Negara yang membuat penderitaan umat manusia diberbagai tempat, suatu saat akan meradakan sendiri seperti apa rasanya merasakan penderiraan seperti yang telah dia perbuat.
    Sebaiknya jadilah orang yang banyak menolong sebab nanti akan mendapat balasan banyaknya orang menolong disaat keadaan dunia sedang gonjang ganjing.

    •  

      Wayang ngaur loe
      😀 😆

      •  

        Kebaikan nanti balasannya kebaikan, menyakitkan nanti balasannya menyakitkan. Saya hanya menyampaikan prediksi.

        •  

          tetep cemungutt kang heri..si huha itu sebetulnya ngefans
          pngen denger cerita subali dan sugriwa di gua kiskenda..hoho

          •  

            Tak lama lagi insyaallah terjadi perlombaan idiologi. Ketika dunia terbagi dalam dua golongan besar yaitu golongan mayoritas islam dan golongan pro zionis barulah keadaan dunia bisa dilihat mirip cerita ramaya. Golongan kanan dipimpin oleh SBY, SBY inilah dalam pewayangan diceritan sebagai srinrama. Orang islam yang sangat mendukung SBY disebut subali (sing dadi bolo). Sedangkan orang islam yang omongannya radikal, vokal, keras, kaku dll disebut sugriwo (cangkeme grawak).

          •  

            Oh tidak begitu cakra nanggala, lebih baik gue dgn cemilan menonton heri s & agato jadi wayang yg dimainkan lingkar
            😀 😆

      •  

        rapopo..daripada wayang nganggur ??
        malah muring muring kyak si anu..?..xixixiixi

    •  

      Hehe..Menarik jg prediksi pewayangannya…mungkin klo di Al Qur’an ..di surat Al Zalzalah ayat 7-8..“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.“

      Salam bung@Heri siswanto

      •  

        Petunjuk pewayangan, hukum yang adil adalah hukum pembalasan. Konon hanya hukum ini yang mampu menuntaskan permasalahan global. Ilmu pewayangan ini sudah says pelajari selama 16 tahun, tapi mau menyampaikannya terbayang banyaknya jumlah korban. Sebab penerapan hukum pembalasan secara global itu hukumnya sama dengan nabi Musa mendapat perintah menjalankum hukuman mati terhadap penyembah sapi emas. Disini ada kesamaan bilangan angka tujuh. Ummat nabi musa jumlahnya kurang lebih 70000. Ummat manusia sekarang jumlahnya 7miliar. Yang jadi kekawatiran jumlah korban nanti enam per tujupuluh dari tujuh miliar sama dengan 600 juta. 600 juta nyawa melayang selama penerapan hukum pembalasan. Seandainya hukum pembalasan berlsku selama satu tahun, jumlah korban kurang lebih 20 nyawa melayang per detik.

  3.  

    gue rada minder komen dimari…
    banyak orang hebat…nya…!!!

    numpang tanya nih kapan bagi bagi sembako gratisan yaa..??? kalo ada ngajak ngajak yaa dek…maklum jaman susah…jadi abah nunggu bantuan dan orang dermawan…walau keduanya sama sama langka…xaxaxaxa….

    •  

      Sudahlah aming lee, mengapa pria trsebut msh loe rahasiakan, atut apa siih, apakah atut istri sipria, atut keluarganya atau atut lainnya, atau apakah loe mash menunggu keluarga & istrinya tdk ada lg

      😀 😆

    •  

      awal saya mau perkenalkan bung aming sama asisten rumah tangga saya.dan saya sempat berpikiran bung aming orang hebat dg wajah yg tampan seperti boy band korea …ternyata bung aming sudah aki aki..ah g jadi ..hihihihihi

      •  

        udah banyak orang kayak situ dek…yang mau jodohin abah sama pembokatnya…abah engak perlu modal kawin…malahan siap dikasih modal dan jadi salah satu ahli waris…nya…!!!
        yang jadi pertanyaanya…kok bisa segitunya,,,abah jadi curiga dek…jangan jangan tu pembokat anak engak sah dari majikan atau mungkin saudara satu bapak yang tidak sah…!!!
        kalou pembokat situ dek…???

 Leave a Reply