AS Pertimbangkan Beli Robot Buatan Rusia

30
3
Promobot, robot canggih buatan Rusia Β© PROMOBOT

JakartaGreater.com – Sebuah sekolah di Cleveland, Ohio sedang mempertimbangkan untuk membeli robot buatan Rusia untuk melindungi murid-muridnya. Sang pengembang robot mengatakan bahwa itu dapat mengidentifikasi jika seseorang memiliki senjata.

Namun, bisakah Promobot benar-benar membantu membendung gelombang kekerasan yang saat ini sedang tumbuh di sekolah-sekolah di Amerika Serikat?

Seperti dilansir dari Russia Beyond, hingga saat ini, Promobot, yang dikembangkan oleh perusahaan perintis dari kota Perm di Rusia, telah banyak digunakan di supermarket. Ia dapat bergerak secara mandiri, membantu orang dengan navigasi, serta berinteraksi dan menjawab pertanyaan.

Promobot V.4, robot canggih buatan Rusia Β© PROMOBOT

Musim panas ini, robot tersebut mulai diincar pasar Amerika. Lebih dari 2,800 unit akan dikirim ke AS dalam lima tahun ke depan dan sekolah adalah salah satu konsumen utama dari robot tersebut.

Senjata adalah masalah terbesar di sekolah-sekolah yang ada di AS. Menurut data CNN, penembakan terjadi setidaknya satu kali seminggu. Promobot dianggap sebagai cara yang tepat memerangi kekerasan karena dapat membantu mengidentifikasi senjata. Menurut perusahaan pembuatnya, negosiasi dengan sekolah-sekolah yang berasal dari AS saat ini sedang berlangsung.

β€œSatu sekolah di Cleveland tertarik dan kami sedang mendiskusikan masalah ini”, kata perwakilan Promobot.

Jika robot tersebut melihat senjata, ia akan mengirimkan peringatan dan notifikasi pada polisi dan orang tua. Untuk saat ini robot tersebut masih kesulitan mengenali senjata yang tersembunyi, namun akhir tahun ini perusahaan telah berencana menggunakan kamera infra-merah untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas pengenalannya.

Perusahaan tersebut mengatakan komponen elektronik Promobot sudah diproduksi di AS.

Selain mengidentifikasi ancaman, Promobot ini juga dapat digunakan untuk tujuan lain seperti pendidikan, karena ia juga mampu berkomunikasi serta melakukan percakapan.

Teknologi robot juga sudah banyak dimanfaatkan untuk keperluan militer Rusia, salah satunya untuk menyapu bersih ranjau-ranjau di Suriah.

30 KOMENTAR

  1. Konon menurut prediksi pewayangan. Hukum karma akan berlaku diseluruh dunia. Utang pati nyaur pati. Utang wirang nyaur wirang. Negara yang membuat penderitaan umat manusia diberbagai tempat, suatu saat akan meradakan sendiri seperti apa rasanya merasakan penderiraan seperti yang telah dia perbuat.
    Sebaiknya jadilah orang yang banyak menolong sebab nanti akan mendapat balasan banyaknya orang menolong disaat keadaan dunia sedang gonjang ganjing.

    • Hehe..Menarik jg prediksi pewayangannya…mungkin klo di Al Qur’an ..di surat Al Zalzalah ayat 7-8..β€œBarangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.β€œ

      Salam bung@Heri siswanto

      • Petunjuk pewayangan, hukum yang adil adalah hukum pembalasan. Konon hanya hukum ini yang mampu menuntaskan permasalahan global. Ilmu pewayangan ini sudah says pelajari selama 16 tahun, tapi mau menyampaikannya terbayang banyaknya jumlah korban. Sebab penerapan hukum pembalasan secara global itu hukumnya sama dengan nabi Musa mendapat perintah menjalankum hukuman mati terhadap penyembah sapi emas. Disini ada kesamaan bilangan angka tujuh. Ummat nabi musa jumlahnya kurang lebih 70000. Ummat manusia sekarang jumlahnya 7miliar. Yang jadi kekawatiran jumlah korban nanti enam per tujupuluh dari tujuh miliar sama dengan 600 juta. 600 juta nyawa melayang selama penerapan hukum pembalasan. Seandainya hukum pembalasan berlsku selama satu tahun, jumlah korban kurang lebih 20 nyawa melayang per detik.

  2. gue rada minder komen dimari…
    banyak orang hebat…nya…!!!

    numpang tanya nih kapan bagi bagi sembako gratisan yaa..??? kalo ada ngajak ngajak yaa dek…maklum jaman susah…jadi abah nunggu bantuan dan orang dermawan…walau keduanya sama sama langka…xaxaxaxa….