Jun 082019
 

Angkatan Laut AS merilis video dan laporan yang menyatakan sebuah kapal destroyer Rusia melakukan tindakan yang berbahaya terhadap kapal perang AS di laut internasional.

Kapal perusak Rusia datang dalam jarak 30 meter dari sebuah kapal penjelajah AS yang beroperasi di Pasifik Barat dalam sebuah insiden yang Angkatan Laut AS sebut “tidak aman dan tidak profesional.”

USS Chancellorsville (CG-62) sedang berusaha mendaratkan helikopter ketika didekati oleh kapal perusak Udaloy class sekitar pukul 11:45 waktu setempat, bunyi pernyataan dari Armada ke-7 Amerika Serikat.

“Sementara Chancellorsville berusaha mendaratkan helikopternya di jalur dan kecepatan stabil ketika kapal Rusia DD572 bermanuver dari belakang dan ke kanan Chancellorsville dipercepat dan menutup hingga jarak yang tidak aman ~ 50-100 kaki. Tindakan tidak aman ini memaksa Chancellorsville untuk menghidupkan semua mesin kembali penuh dan bermanuver untuk menghindari tabrakan, ”bunyi pernyataan itu.

“Kami menganggap tindakan Rusia selama interaksi ini sebagai tidak aman dan tidak profesional dan tidak sesuai dengan peraturan internasional untuk mencegah tabrakan di laut (International Regulations for Preventing Collisions at Sea – COLREGS),” ‘Rules of the Road, “dan maritime customs yang diakui secara internasional.”

Pernyataan dari Armada ke-7 ini seakan membantah laporan-laporan di media Rusia yang dikontrol Pemerintah Rusia bahwa Chancellorsville telah memotong jalur di depan kapal yang mereka identifikasi sebagai Laksamana Vinogradov.

“Penjelajah AS Chancellorsville tiba-tiba mengubah arahnya dan melintasi jalur perusak Laksamana Vinogradov sekitar 50 meter dari kapal,” bunyi pernyataan dari militer Rusia. “Untuk mencegah tabrakan, kru Laksamana Vinogradov terpaksa melakukan manuver darurat.”

Peristiwa itu terjadi sekitar 350 mil sebelah timur Taiwan dan 200 mil barat daya Okinawa, Jepang di Laut Filipina, menurut informasi yang diberikan oleh Angkatan Laut AS.

Pejabat Rusia di saluran media sosial mengatakan insiden itu terjadi di Laut Cina Selatan.

Insiden Jumat bukan yang pertama kalinya terjadi antara Washington dan Moskow dalam insiden di laut.

Pada 2016, pejabat Rusia dan AS mengeluarkan pernyataan yang saling bertentangan mengenai insiden antara fregat Angkatan Laut Rusia Yaroslav Mudry (FF-777) dan kapal penjelajah rudal USS San Jacinto (CG-56).Terjadi insiden manuver tak menentu dari kapal perang Rusia saat datang dalam jarak 90 meter dari kapal induk USS Dwight D. Eisenhower (CVN-69) selama operasi penerbangan. Beberapa hari sebelumnya, fregat Rusia yang sama telah menerbitkan video yang diedit yang tampaknya menunjukkan kapal perusak rudal USS Gravely (DDG-107) di depannya.

Insiden Jumat di Pasifik terjadi setelah interaksi pesawat yang tidak aman antara pesawat maritim P-8A Poseidon AS dengan pesawat tempur Su-35 Rusia.

News.Usni

 Posted by on Juni 8, 2019