Mar 052018
 

Rudal anti tank FGM-148 Javelin. © Gary L. Kieffer (US Army) via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Departemen Luar Negeri AS telah memutuskan untuk menyetujui penjualan ratusan rudal anti-tank Javelin beserta unit peluncur rudalnya ke pemerintah Ukraina pada hari Kamis, 1/3/2018, menurut pengumuman badan pengekspor senjata Pentagon.

Kesepakatan tersebut bernilai sekitar $ 47 juta, menurut Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA).

“Rudal ini disediakan dari cadangan Angkatan Darat AS dan kemudian [unit peluncur] akan diperoleh dari cadangan Dana Akuisisi Pertahanan Khusus yang dibeli”, sebut pengumuman tersebut.

DSCA mengklaim bahwa kesepakatan tersebut berkontribusi terhadap keamanan nasional AS dengan meningkatkan keamanan Ukraina.

“Sistem Javelin ini akan membantu Ukraina membangun kapasitas pertahanan jangka panjangnya untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorialnya agar bisa memenuhi persyaratan pertahanan nasionalnya”, menurut catatan badan tersebut.

Alexander Zakharchenko, pimpinan Republik Rakyat Donetsk yang memproklamirkan sendiri, mengkonfirmasi pada bulan Agustus 2017 bahwa pasokan senjata mematikan AS hampir pasti akan menghasilkan eskalasi konflik.

“Begitu Ukraina menerima senjata mematikan, sebuah konflik bersenjata akan otomatis dilepaskan”, Zakharchenko memperingatkan.

Sementara Kiev telah lama melirik senjata tersebut untuk kemungkinan meningkatkan kemampuan militernya, Badan Pertahanan AS mengatakan bahwa rencana penjualan peralatan dan dukungannya tidak akan mengubah keseimbangan militer disana.

Menteri Pertahanan AS James Mattis mengunjungi Kiev pada Agustus lalu, dimana dia mengatakan bahwa AS secara aktif meninjau pasokan senjata pertahanan mematikan kepada angkatan bersenjata Ukraina, yang menurut pejabat Rusia pada saat itu tidak tepat.

Pejabat AS membahas rudal Javelin serta senjata anti-pesawat terbang sebagai bentuk bantuan mematikan kepada Kiev.

Bagikan Artikel :

  16 Responses to “AS Setuju Jual 210 Javelin ke Ukraina”

  1.  

    JAVelin pny jepun kan bung pragotta

  2.  

    FGM-148 Javelin – Anti Tank Guided Missile

  3.  

    Itu yg jadi salesnya siapa sih?? Harusnya Ukraina ditawarin PAC-3 dan ratusan AMRAAM C-7, Hellfire Ampe Abrams biar gak bisa gerak tuh yg di Donbass sekalian dihajar aja biar mereka balik ke induk mereka di Rusia. Hhhhhhhhhh

  4.  

    boikot

  5.  

    Paslah bs saling adu sakti dgn Kornet!

  6.  

    ukraina & Indonesia nozzle RX 550 gimana kabarnya?

  7.  

    ga ada yang komen mantan sekutu russia beli barang AS wkwkwk

    •  

      kan mantan…trendnya skrg sekutu aktif AS (NATO) tp beli barang Rusky. mungkin karna kurang pede wkwkwk

    •  

      Ya masih mending mantan beli sama saingan, ini jelas2 masih sekutu tpi belinya sama Rusia apa gak makin dongkol!he3 gak ada sekutu abadi yg ada kepentingan diatas segala2nya!pusing2 dah!

      •  

        Masih mending mempunyai 1 sekutu tetapi beli senjata dari blok lain daripada nggak punya sekutu alias “bubar” lalu negara2 mantan2 aliansinya kabur ke aliansi saingannya.

        Jika kita meributkan satu negara di NATO yg membeli barang dari sang kompetitor abadi. Lalu apakah kita lupa segambreng negara mantan blok timur saat ini menggunakan alutsista barat dan parahnya lagi NATO meletakan perisai rudalnya di negara2 tsb yg notabene adalah halaman rumah russia

 Leave a Reply