Jan 202018
 

Formasi jet tempur siluman F-35A Angkatan Udara AS. © US Air Force via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Departemen Luar Negeri AS, telah mengambil keputusan untuk menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing ke Belgia atas 34 pesawat tempur F-35 Joint Strike Fighter (JSF) dengan estimasi biaya sebesar US $ 6,53 miliar. Sebagaimana dilansir dari laman DSCA. (18/1/2018)

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan atau Defense Security Cooperation Agency (DSCA) telah menyampaikan sertifikasi yang diperlukan dan memberitahukan Kongres tentang kemungkinan penjualan tersebut hari ini.

Pemerintah Belgia telah meminta untuk membeli:

  • 34 jet tempur F-35 varian Conventional Take Off and Landing (CTOL)
  • 38 mesin Pratt & Whitney F-135 (34 terpasang, 4 suku cadang)
  • Sistem Peperangan Elektronika (Pernika)
  • Komando, Kontrol, Komunikasi, Komputer dan Intelijen/Komunikasi, Navigasi dan Identifikasi (C4I/CNI)
  • Sistem Autonomic Logistics Global Support (ALGS)
  • Sistem Informasi Logistik Otonom (ALIS)
  • Full Mission Trainer
  • Kemampuan Penyebaran Senjata, Fitur dan Subsistem lainnya
  • Flare unik infra merah untuk F-35
  • Pusat pemrograman ulang
  • Logistik Berbasis Kinerja F-35
  • Pengembangan perangkat lunak/integrasi
  • Peralatan pendukung
  • Peralatan komunikasi
  • Termasuk dokumentasi dan pelatihan personil serta peralatan pelatihan

Penjualan yang diusulkan akan berkontribusi pada kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan membantu meningkatkan keamanan sekutu dan juga negara mitra yang telah dan terus menjadi kekuatan penting bagi stabilitas politik dan ekonomi di Eropa Barat.

Penjualan F-35 yang diusulkan ini akan memberi Belgia kemampuan pertahanan yang kredibel untuk mencegah agresi di wilayah ini dan memastikan interoperabilitas dengan pasukan AS. Penjualan yang diusulkan tersebut akan menambah persediaan pesawat operasional Belgia dan meningkatkan kemampuan pertahanan udara ke udara dan udara ke darat.

Kontraktor utama adalah Lockheed Martin Aeronautics Company dan Pratt & Whitney Military Engines. Semua offset tersebut didefinisikan dalam negosiasi antara pembeli dan kontraktor.

Lampiran – DSCA

Bagikan :

  61 Responses to “AS Setujui Penjualan 34 Jet Tempur F-35 ke Belgia”

  1.  

    Nenen

  2.  

    kalo dipikir belgia nii pesawat untuk mengadapi sapa kira kira…perancis,,,jerman,,,apa belanda kali yaa…xixixizzZ…!!!

    •  

      Efek desakan AS agar NATO menaikkan anggaran militer anggota2nya secara tidak lgsg memaksa sekutu borong made in USA dgn skenario bahwa Rusia menjadi pihak antagonis alias musuh berbahaya!he3

      •  

        makanya engak akan pernah tenang dunia selama masih ada yang jual senjata….kalo tenang dikit sengaja dibuat ribut…xixixizzzZ

        •  

          makanya ketika Korsel dan Korut melakuka pembicaraan damai… justru USA malah mengirim alutistanya merapat biar Korut kembali panas… kalau disitu adem nanti penjualan senjatanya bisa2 seret…
          Di artikel sebelah tentang Afganistan juga kurang lebih sama, sebenarnya Taliban itu juga ingin tenang dan kembali pulang, tetapi tentu saja tidak diijinkan oleh USA… perang terus saja tidak berujung, di Suriah juga USA lagi yang tetap ngotot bercokol dan bikin masalah baru…

        •  

          Bahasnya ttg USA jual F-35 ke Belgia ini malah bahasnya Afganistan. Gitu bilang orang lain suka ngepot. Lah ente sendiri yg ngepot banget gitu.
          Pasal 1.) Russian Fanboys tak pernah salah.
          Pasal 2.) Bila Russian Fanboys salah, ingat pasal 1. Hhhhhhhhhh, Hipokrit.

          •  

            Kan semuanya berhubungan… tujuanya biar senjatanya laku… kan USA pernah menyindir NATO yang tidak mau berbuat lebih banyak di Afganistan…

          •  

            Lah apa hubungannya Ama F-35??? Ancamannya Rusia, yg dibahas Afghanistan. Ngepot ya ngepot aja. Ngeles aja kayak bajaj.

          •  

            Hlo dimana ada USA disitu ada NATO dan Belgia salah satu anggota didalamnya, bahkan kantor Pusatnya di Belgia…
            Operasi militer yg dilakukan USA secara umum melibatkan NATO, termasuk di Afganistan, apa hubunganya??? Coba baca komentar bung Andre Syamsuddin…

  3.  

    Rata-rata seharga $192 juta dolar per unit

  4.  

    Hahaha. Lho Kok Pernyataan Saudara Agato Berbeda Dgn Data Di Atas?. Lha disitu Aja 1 Unit Sekitaran 200Jt USD. 😆

    •  

      xixixizzZ….!!!

    •  

      hihihihi..biasanya bilang sapi mana sapi…

    •  

      Bukankah versi F-35A alias CTOL mestinya gak sampe USD 100 juta, yakni di kisaran USD 80-an juta. Atau mungkin yg saya dengar adalah harga utk AS, bukan harga untuk rekan atau pelanggan lainnya 😛

    •  

      Gak bisa bahasa Inggris ya. Baca lagi alinea 2,6&7. Harga USD 86 juta itu kalo kopongan. Baca tulisan Sirilik aja belum tentu tuh Sales bisa. Hhhhhhhhhh

      •  

        $86 juta x 34 = $2,924 miliar… dari estimasi harga total $6,53 miliar…. bahkan belum ada separonya estimasi… masak alat penunjang harganya lebih mahal…

      •  

        Mana Ada Kalimat Di Artikel Tsb Yg Menyatakan Bahwa Harga F-35C (Cacat) Harganya 86Jt USD. Bahkan Di Brosurnya Tertulis Bahwa Ini F-35C Harganya Di Sekitaran 150Jt USD Ke Atas. Dan Ini Apa Ya?. Masa Sales Lupa Ama Harga Barangnya.

        Sugimura Agatosays:

        January 20, 2018 at 12:50 pm

        USD 170 juta?? Yang benar aja !!!! “F-35 takkan sampai semahal itu bahkan dg senjata lengkap dan aftersales”. Itu juga dah lebih kalo mau beli F-15E/SE. 170*11 berarti USD 1,87 billions. Itu lebih mahal dari harga kontrak yg sudah diumumkan kepada publik. Kok bisa naik semahal itu ya?? Wah, Kickbacknya besar juga tuh. Harga dasar Su-35 aja 70an juta dollar. USD 100 milions itu buat apa??

        https://jakartagreater.com/pembangunan-tni-au-diarahkan-untuk-mencapai-air-supremacy/

        •  

          https://www.reuters.com/article/us-airshow-paris-f35/exclusive-lockheed-nears-37-billion-plus-deal-to-sell-f-35-jet-to-11-countries-idUSKBN1990S8

          Itu USD 37 billions untuk 440 F-35 untuk 11 negara. Harganya akan terus turun menjadi USD 80 milions pada 2020. Kok bisa turun, ya semakin banyak yg beli maka harga akan semakin turun. Itulah Skala Ekonomi. Orang Rusia mana paham skala ekonomi, tau kenapa?? Coba lihat sampai tahun ini berapa total deal penjualan seluruh Su-35 (hitung aja dg yg mau dibeli oleh TNI). Ente bakal tau kenapa semakin kesini semakin mahal harganya. Karena Sukhoi Flanker yg beli dikit dan ketengan, padahal inflasi juga semakin naik, makanya besaran jumlah produksi takkan bisa mengimbangi naiknya biaya produksi dan bahan baku.

          •  

            Jelas Sukhoi Nambah Mahal Bukan Karena Itu. Memang Jumlah Dlm Pesanan Itu Mempengaruhi. Tapi Status Battle Proven Dan Penyempurnaan jg Menjadi Faktor.

          •  

            Seriously?? Battle Proven??? Sukhoi Flanker mana yg udah Battle proven?? Bahkan Su-27/30/33/34 masih kalah Battle proven sama F-14/15/16/18. Bahkan bila Su-35 dibandingkan dg F-22/35. Kalo ada alutsista yg semakin mahal karena battle proven itu yg jualan gak tau prinsip ekonomi dan militer-strategis sama sekali.

            Ane kasih tau ya Sales sebelah, yg namanya Battle proven itu semakin Battle proven semakin banyak yg ngelirik. Tapi untuk menekan fix cost dan khususnya variable cost maka penjualan harus digenjot melewati BEP. BEPnya itu biaya research, development and engineering. Termasuk biaya yg dipake buat produksi. Coba Sukhoi Flanker sama Rafale, lebih Battle proven Rafale walopun Sukhoi dah terjun waktu perang Ethiopia-Eritrea (Su-27 vs Mig 29). Tapi tau kenapa pespur seperti Rafale susah dijual dan harganya mahal?? Karena belum BEP. Apalagi ditambah produk sendiri semua komponennya. Kalo yg beli Rafale ada 500 biji ya sekarang harga jualnya bisa 80-90an juta dollar. Coba kalo China Ama India gak beli borongan tuh Sukhoi, harganya bisa 60-80an untuk Su-27/30.

            Mau penyempurnaan sekalipun kalo yg beli dikit ya harganya ttp mahal orang belum BEP. Paham BEP kagak?? Makanya jangan ngaku Sales kalo gak tau BEP !!!

          •  

            Dikira Sebelum Ngomong Saya Gk Memikirkan Konsekuensinya Kali Ya?. Lha Pada Kenyataannya Su-35 Itu Tambah Mahal Karena Setelah Terjun Di Suriah. Bahkan Alutsista Lain Seperti Kalibr Jg Naik Harganya Gegara Setelah Battle Proven Di Suriah. Toh Nyatanya Pasti Semua Produsen Jg Akan Menaikan Harganya Jika Alutsista Tsb Sudah Battle Proven.

            Off Dlu.

          •  

            Tuh kan, malah tambah aneh. Mana ada didunia ini alutsista udah Battle proven terus harganya dinaikkan. Yang ada malah sedikit yg beli. Seluruh alutsista mau dari barat atau China sekalipun mikirin gimana caranya harga bisa turun, laku, banyak yg beli dan jelas Battle proven. Bukan Battle proven lalu harga dinaikkan. Kalo harga berubah karena inflasi ya wajar, tapi kalo liat dari Purchase Power Parity/kemampuan daya beli ya jelas harga barang secara intrinsik harusnya turun, apalagi kalo banyak yg beli.

          •  

            Wakakakaka…
            melibatkan BEP tetapi prinsip ilmu bisnis nya malah kebalik…
            Lagian bisnis penjualan senjata itu berbeda dengan jualan industri biasa… dalam militer itu bahkan ada yang tidak di jual karena untuk mendapatkan kerahasiaan…
            Dalam dunia industri harga akan naik ketika barang tersebut banyak dicari atau bisa dibilang laku… itulah mengapa product ber merk pasti akan memiliki harga mahal jika dibandingkan yang merknya kurang mentereng untuk jenis dan kualitasp orduct yang sama…
            Penjualan alat militer itu tidak hanya meliputi bisnis dan keuntungan tetapi juga meliputi kondisi politik dan keuntungan strategis yang bisa didaptkan dari kerjasama tersebut… USA dan sekutunya jelas sudah sedemikian rupa menekan supaya pasar yang tersedia mutlak untuk alutista mereka… termasuk dalam hubungan dengan mitra mereka di timur tengah yang terkenal loyal dalam pembelian senjata…
            Alutista juga selalu ditingkatkan kemampuanya bahkan untuk jenis yang sama dalam beberapa tahun berbeda secara kemampuan, karena itu lah ada opsi untuk upgrade…
            BEP… Break even point, hanya pihak negara pembuat saja yang memahami ini, bahkan untuk industri militer karena selalu berkembang, justru Brake Event Point bisa saja sudah didapatkan dari era Su-27/Su-30 versi awal… karena semakin kesini pengembangan bukan lagi dari sesuatu yang baru tetapi upgrade dari kondisi yang sudah ada dan di kembangkan… project terbesar adalah diawal model Su-27, sedangkan berikutnya baik Su-27/Su-30/Su-35 berasal dari platform yang sama…

          •  

            Coba kasih bukti seperti yg ente omongin kalo harga semakin naik jika sudah Battle proven.

          •  

            Dan lagi, prinsip ilmu bisnis mana yg kebalik. Coba ente jelaskan.

          •  

            Memang saya menulis kalau harga makin naik kalau battle proven???
            Makin laku ya harga semakin naik… sudah saya jelaskan diatas… masalah harga harus rendah itu sudah dibuat perhitunganya saat harga di keluarkan… tetapi kalau sudah battle proven maka produk secara berbanding lurus akan semakin laku dan otomatis harga akan naik… justru aneh kalau harga menjadi turun, karena akan sangat membingungkan ketika pembeli pertama membeli sangat mahal tetapi pembeli yang berjarak 2-3 tahun kemudian membeli barang lebih bagus dan lebih teruji dengan harga yang lebih murah… seperti di permainkan oleh penjual…

        •  

          Lagian F-35 C itu buat varian kapal induk atau kapal induk sedang/ringan macam LHD/LHA. Ya jelas mahal lah, kan yg punya tuh kapal cuma sedikit, Oneng. Emangnya Rusia, cuma punya 1 aja kapal induk yg suka ngebul. Hhhhhhhhhh

          •  

            Lah Disini Yg Membingungkan Kenapa Belgia Belinya Yg Tipe C Bukan Tipe A. Padahal Jelas Mereka Tk Punya CV Ataupun Sejenis. Dan Lagian Kenapa Ada Yg Murah Lalu Mereka Pilih Yg Mahal. Toh Perbedaan Antara Tipe A Dan Tipe C Itu Sedikit. Dan Separah-Parahnya Kuznetsov Ngebul Lebih Parah Lagi Freedom Class Punya AS.

          •  

            Barusan saya juga memikirkan hal yang sama… Sebenarnya siapa yg oneng??? Belgia kan tidak punya platform kapalnya???

          •  

            Lagian “F-35 C itu buat varian kapal induk atau kapal induk sedang/ringan macam LHD/LHA.” Ini Lebih Membingungkan Lagi lho Bung. Memang F-35C Bisa Untuk Kapal Induk. Tapi Kapal Induk Itu Minimum Harus Di Lengkapin Dlu Ama Ski Jump/Catapult Dan Arresting Gear Agar F-35C Bisa Take Off Dan Landing Dgn Sempurna Dan Nyatanya Tak Ada LHD Atau LHA Yg Memiliki Fasilitas Tsb . Setau Saya F-35B Yg Di Rancang Untuk LHD/LHA Soalnya F-35B Tk Memerlukan Ski Jump Atapun Arresting Gear Karena Bisa Melakukan VTOL.

          •  

            @ Jimmy & Yuli: Ente bisa bahasa Inggris kagak sih?? CTOL: Conventional Take Off and Landing. Itu artinya ya terbang dan mendarat seperti biasa. Jadi serinya ya F-35 A bukan F-35 C.

          •  

            LHD dan LHA memang tak memiliki sky jump dan memang lebih dikhususkan untuk F-35 B.

          •  

            Bung Jimmy, sepertinya Belgia emang beli varian A alias Conventional Take Off and Landing

          •  

            Bung Sugi, untuk varian C tidak cocok di LHD, karena C bukan dirancang untuk itu, yg cocok di LHD/LHA adalah varian B dengan kemampuan VTOL 😀

            Nah, ini kenapa Jepang dan Korsel ingin F-35B dan bukan varian C, salam

          •  

            Ya Walaupun Seperti Itu Tetap Saja F-35C Membutuhkan Setidaknya Ski Jump Ataupun Arrestor Gear.

          •  

            @ Bung Lingkar: Ya udah Ane koreksi. Kalo 2 Russian fanboys tadi emang belum lancar bahasa Inggrisnya. F-35 CTOL dikira F-35 C, gak tau kok bisa mereka mikir gitu. TOLnya hilang kali.

          •  

            Hehehe, maklum bung Agato, kan sales blok timur, jd mungkin belum familiar mainan blok barat 😀 hehehe

            Peace bung Jimmy

          •  

            Ya kan Sales harus tau barang dagangan saingan/kompetitor. Itu biar bisa bandingin Produk si Sales Ama Produk kompetitor. Kalo salesnya buta persaingan gitu gimana mau merebut pasar?? Pantesan aja yg laku dikit, parahnya lagi gak paham bahasa Inggris, lah gimana mau nawarin ke pelanggan internasional. Kan gak semua pelanggan bisa bahasa Rusia dan baca tulisan Sirilik. Hhhhhhhhhh

          •  

            Ehhh Sialan Slh Baca. Aduh Malu Dah. 😆 Ya Udah Deh Saya Ngaku Slh Topik Dan OOT. Tapi Tetep Aja Harga F-35 Lebih Mahal Dari Su-35.

            #Sorry Tadi Slh Baca.

          •  

            Halah kamu saja sempat kepancing… baru setelahnya kemudian ngeh… saya sih cuek saja memang dari tadi saya juga ga nemu varian C… saya manasin doang… kalau sudah ngeh ya sudah…
            tetapi justru malah tambah aneg dong, komentar anda di atas ada yang bilang karena varian C makanya lebih mahal, hla terus bagaimana??? semakin mahal dong berarti untuk Varian A…

  5.  

    Komen diatas seru, beruang merah Siberia Rusia vs Beruang kutub Alaska USA.he3

  6.  

    xixixizzZ…anda mulai jenuh,,,lelah,,,bosan,,,atau kehabisan bahan bakar segera beralih lah ke iii…nova…!!! dijamin akan memicu semangat dan gairah anda dalam dunia perkomenan….!!!

  7.  

    f35 baguuuss, su35buaguuusss

    tergantung siapa yg komentar, kakau saya sih suka su35, karena eneg dg politik dan birokrasi penjualan alutsistanya yg ada syarat ketentuan berlaku hihihi

 Leave a Reply