Apr 022018
 

Pasukan marinir Jerman latihan gabungan bersama pasukan NATO dalam “Operation Northern Light ’99”. © US DoD via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Jika Eropa terlibat konflik dengan Rusia, diantara lebih dari 1 juta pasukan NATO hanya ada beberapa ribu tentara yang siap untuk penyebaran cepat, seperti yang ditakutkan para perencana militer, seperti dilansir dari laman Wall Street Journal.

AS sekarang ingin meningkatkan kesiapan dan memastikan bahwa setidaknya 30.000 pasukan, ditambah pesawat tempur dan kapal perang, dapat mencapai titik masalah dalam 30 hari, para komandan NATO dapat menyiagakan pasukan, menurut pejabat dan mantan pejabat NATO.

Siap, Atur, Mulai!

Sekutu Eropa mempertahankan lebih dari 1 juta personel dalam pasukan mereka, tapi hanya beberapa formasi tempur yang dapat mereka kerahkan dalam 30 hari. AS telah mendorong Eropa untuk memiliki lebih banyak batalyon tempur yang siap bergerak cepat.

Pasukan infanteri AS berlatih bersama pasukan NATO di Lithuania. © Sgt. Jarred Woods via Wikimedia Commons

Rusia telah membantah berperan dalam serangan agen-saraf ataupun ikut campur di pemilihan umum AS. Kremlin menggambarkan gerakan itu sebagai kampanye bersama melawan Rusia saat berhasil merebut kembali tempatnya di antara kekuatan-kekuatan besar dunia, dan telah bersumpah untuk menanggapi dengan kekuatan.

Meningkatkan kesiapan sekutu NATO dalam menghadapi smua ancaman yang bangkit kembali dari Rusia telah menjadi prioritas Menteri Pertahanan AS Jim Mattis. Dia telah mengatakan kepada Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) bahwa mereka harus mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan kemampuannya menggerakkan pasukan dan memastikannya memiliki unit yang siap dikerahkan dengan sedikit info, menurut para pejabat aliansi.

Namun para pejabat NATO memperdebatkan masalah tersebut. Mereka mengatakan ada penerimaan umum terhadap posisi AS dan sekutu berharap untuk bisa mencapai kesepakatan sebelum pertemuan puncak para pemimpin pada bulan Juli.

Usulan AS agar aliansi NATO berkomitmen untuk memiliki 30 batalyon, 30 skuadron tempur dan 30 kapal perang angkatan laut yang siap untuk disebarkan. Maka, semua itu akan diterjemahkan bahwa NATO harus menyiapkan 30.000 pasukan serta lebih dari 360 pesawat tempur, berarti menambah anggaran pertahanan untuk memperkaya AS.

Bagikan Artikel :

  89 Responses to “AS Takut Pasukan NATO Tak Siap Hadapi Rusia”

  1. Koq jadi AS yang takut?

  2. seharusnya sekutu NATO diminta bersiap bikin lebih banyak tameng pelindung dari serbuan nuklir …

  3. Uni eropa memang beda institusi dengan Nato

    namun tak ayal anggaran alutsista baik berupa penelitian awal,pengadaan alutsista,training dan perawatan sering terganggu dgn birokrasi politisi2 sipil Uni eropa sendiri.

    bisa dilihat dgn kualitas bundeswehr sekrang.

  4. ngapin as ragu” perang sama rusia,bukannya teknologi rusia itu ketinggalann?? atau pasukan as cuma berani sama negara lemah??

  5. Ujung2nya amerika mau nipu Eropa dan NATO agar beli produk amerika, keliatan banget b*suknya, teman sendiri aja mau dimakan…… Kwokwokwok

    😎

  6. Sebenarnya biang masalahya sendiri itu eropa dan usa yg selalu ikut campur masalah dalam negri negara lain jadi bukan dari rusianya… Terutama amerika itu udah muak liat tingkahnya

  7. yang bikin rusuh dia yang ketakutan dia. good job nato. good job

  8. asu takut ngadepin rusia nato cuma jadi bampernya mamarika

  9. propaganda datang bertubi2 dari segala sisi

    hindarilah standar janda

  10. Saya rasa, judul artikelnya sangat menipu. Ketika Ane liat link sumbernya dari Wall Street Journal, judul aslinya adalah NATO fears its forces not ready to confront Russian Threat. Jelas beda.

    • Dan bahkan bila peningkatan anggaran dilakukan, tidak otomatis memperkaya USA dg pembelian alutsista dari sana, tapi kenyataannya senjata NATO dibuat oleh konsorsium bersama. Tak ada yg dirugikan sama sekali.

  11. Amunisinya jgn kelupaan bang

  12. Tes UNBK

  13. sok-sok an pada usir diplomat Rusia. giliran gini pada ketakutan sendiri….
    hmmm bangga kok dengan keroyokan. N D E S O ! ! !

  14. Selama NATO dan AS ada, selama itu pula Rusia terus berupaya mematahkan dokma aliansi barat dan sekutu

  15. yah kirain berita apaan, ternyata cuma kecepatan militer sebuah negara dalam memobilisasi batalion tempurnya….

    media bias, dan mendeklarasi netralitasnya…

    cuma org ghoblock yg percaya, yg pintare malah ngacir….xixi

    • media tidak pernah netral bung mereka punya kepentingan masing2

      baca2 literaturnya pakde Julian Assange
      slah satu pakem forum2 anonim di negara2 barat yg media slah kaprah menyebut mereka “Hacker Anonymous on steroid” adalah kebebasan berpendapat serta melawan monopoli arus informasi.

      • enak media yg saya buat dong bung, jujur apa adanya, condong ke barat kgk ke timur…no tipu tipu…..xixi

        #sekali promosi
        #eh…..

  16. Ooooo… pantesan banyak bener yang merasa emosi baca artikelnya…

  17. selama AS dan Nato tdk mengganggu rusia , ane yakin rusia gk bakalan nyerang AS & Nato , tpi kalau AS cs ttp saja mengganggu rusia ya jangan salahkan putin kalau as cs di hajar ama rusia.

  18. pada dasar nya semua umat manusia waras pasti ingin suasana damai, bisa kerja dg baik, punya nafkah, punya keluarga, punya anak keturunan, bisa makan, bisa punya rumah.
    pada sisi lain, dlm pekerjaan dan bisnis, ada sebagian yg bekerja dlm bidang teknologi pertahanan baik lethal maupun non lethal secara langsung atau tdk langsung, byk pabrikan yg tergantung dg kemajuan (order) mesin perang.
    industri logam sbg bahan dasar senjata, hasil pabrik baja, aluminium, titanium dll, diperlukan utk kaprang, tank, senapan, pswt dsb., ditambah keperluan kabel, kaca, ban, cat, mesiu, bbm, elektronika, tekstil dan ribuan item lainnya, menunjukkan kepentingan yg terkait dg industri pertahanan.
    manusia cinta damai pun, secara manusiawi perlu nafkah dari pekerjaan yg dijalani, kesadaran individual seringkali hrs kalah dg kebutuhan nafkah dg tetap menjalani pekerjaan walaupun hrs membuat senjata pembunuh manusia lain.
    jadi pabrikan raksasa pasti perlu terus ber produksi dg skala ekonomi spy tdk bangkrut terhindar dari PHK ribuan karyawan per setiap pabrik, cara yg paling mudah tentu berharap byk negara belanja militer, kalo damai terus maka akan sedikit negara mau beli senjata, biar belanja militer naik signifikan ya caranya tinggal ngomporin seluruh negara² menjadi panas, saling curiga, saling benci, saling timpuk.
    sogok dan suap menjadi cara lain spy senjata bisa laku, sogok dan suap bisa jg diberikan kpd militan, teroris, pemberontak spy melawan pihak pemerintahan negara yg berdaulat … bikin perang skala kecil dg harapan menjadi perang skala besar, ini yg akhirnya membuat pihak berperang membeli senjata dari pabrikan.

    • Ci Vis Pacem Parabellum, dalam sejarah umat Manusia tak pernah ada waktu damai dalam waktu yg lama. Setiap 10 tahun sekali ada perang antar kerajaan/negara. Setiap 100 tahun sekali ada perang besar yg melibatkan banyak bangsa dan negara. Ente akan merasa damai kalo ente sudah meninggal dunia. Hhhhhhhhhh

    • benar bung, saya berpaham dovish dan pacifisme….kgk suka perang tapi suka update berita militer.

      tapi saya tidak setuju kalau ada negara/kelompok yg menggompori atau memberi suap seperti yg anda sebut…scandal yg seperti ini jika bocor akan melemahkan pemerintah dan jadi hotlist buruan agen dan intel negara lain.

      jadi klaim anda ttg praktek korupsi & kolusi tidak terbukti dan lemah klaim.

  19. https://theaviationist.com/2018/03/29/heres-why-the-claim-that-two-israeli-f-35-stealth-jets-entered-iranian-airspace-does-not-make-any-sense/

    https://www.jejaktapak.com/2018/03/31/ada-sejumlah-kejanggalan-terkait-laporan-f-35-israel-menyusup-ke-iran/

    “Dunia Arab paham benar bahwa sebenarnya Al-Jarida adalah media milik Israel yang digunakan sebagai platform menyampaikan pesan ke negara-negara lain di Timur Tengah. Dengan demikian media semacam ini tidak bisa dipercaya sepenuhnya karena misi utamanya adalah menyebarkan propaganda.”

  20. Cuma china doang yang pada gak berani, nato ko us ko aussie gertak mencret asean muntah darah hhhh hebat dah ini negri yakjuj makjuj hahahah

  21. “Usulan AS agar aliansi NATO berkomitmen untuk memiliki 30 batalyon, 30 skuadron tempur dan 30 kapal perang angkatan laut yang siap untuk disebarkan. Maka, semua itu akan diterjemahkan bahwa NATO harus menyiapkan 30.000 pasukan serta lebih dari 360 pesawat tempur, berarti menambah anggaran pertahanan untuk memperkaya AS.”

    perang adalah bisnis,,maka bisnis adalah uang
    dengan perang roda perekonomian amerika berjalan
    karena dengan menimbulkan ancaman perang akan membuat sekutu berbondong bondong membeli “mesin” perang dari amerika
    sebuah strategi dagang yang manjur, mendapat kan uang dengan menjual ancaman

 Leave a Reply