Dec 132015
 
jet-reuters

Menteri Pertahanan AS Ash Carter (Reuters)

Washington – Amerika Serikat telah memperbarui kebijakannya untuk melakukan transfer teknologi mesin gas-turbin ke India. Tindakan ini sebagai sebuah langkah yang kerjasama diperluas antara AS dan India dalam produksi dan desain komponen mesin pesawat jet, yang disampaikan dalam pernyataan bersama 10 Desember 2015.

Menteri Pertahanan AS Ash Carter memberitahu Menteri Pertahanan India Manohar Parrikar, saat melakukan kunjungan ke Washington dan mengatakan hal itu dimungkinkan oleh karena adanya penguatan hubungan antara dua negara.

“Sebagai hasil dari pembaruan kebijakan ini, Menteri Pertahanan yakin bahwa Amerika Serikat akan dapat memperluas kerjasama dalam produksi dan desain komponen mesin jet,” kata pernyataan bersama.

Dikatakan kedua pihak memandang ke depan agar perusahaan-perusahaan AS bekerja sama dengan rekan-rekan mereka di India “untuk mengirimkan permintaan transfer teknologi yang keduanya akan mendapatkan keuntungan dari kebijakan yang diperbarui ini.”

Reuters

  22 Responses to “AS Transfer Teknologi Mesin Jet ke India”

  1.  

    pertamax

  2.  

    dualisme usa, dukung india dan pakistan

  3.  

    ke indonesia kapan nih

  4.  

    duwit nya udah abis bang buat jajan” hee.. .

  5.  

    Padahal ekonomi india tidak hebat2 banget loo..

    Tp belanjanya waw utk bidang pertahanan
    Masak indonesia tidak mampu.. Vietnam saja waw jew.. Tp aq percaya dengan negeri ini salam NKRI

  6.  

    Ada apa ini?
    Dimana sebagian besar pesawat india bikinan papa Bear.

  7.  

    cantiknya india bermain, dpt dr ruski dpt jg dr si sam,,,,,,,Indonesia kemana ajah

  8.  

    Ada udang dibalik batu nih…

    ASU transfer teknologi ke India, dan India bisa transfer teknologi Jet siluman Rusia T-50 ke As coz India kan kerja sama dengan Rusia bikin pesawat siluman T-50 PAKFA

    Licik

    •  

      anda keliru… silahkan bandingkan pesawat Il 96 dgn 330 atau 777… yg Rusia 4 mesin, yg barat 2 mesin, tp lebih hemat yg 4 mesin….

    •  

      Spertinya sdh pernah sy jawab atas komentarnya bung @jesta pada artikel ini, komentar 5:

      http://jakartagreater.com/59134-2/

      Mari bung brdiskusi ringan dsini yg katanya “mesin pesawat rusia dpt mnandingi mesin barat 10thn kmudian”
      Mau dmulai dari mana?

      Peswat:
      1.Fighter
      2.Interceptor
      3.Ground Attack
      4.Bomber
      5.Transport
      6.Suplai Udara
      7.ISR/EW/AEW
      8.Sipil/Komersil

      Monggo…
      Salam…

  9.  

    Ada udang dibalik batu..

    ASU transfer mesin jet ke India, biar India bisa transfer teknologi jet siluman Rusia T-50 PAKFA ke ASU

    Licik Atau Cerdik sih

    •  

      hehehehehehehehe……gk segampang itu bos,terlepas dari ada gajah di balik batu….semuanya kembali kepada rajanya dunia.apa itu…”Money” mas broo….yg berbicara
      salam

  10.  

    Mungkin US ingin mengimbangi dominasi Beruang di India,..waspada aja dengan akal liciknya.

  11.  

    Kyknya, ada barter teknologi antara usa ma india , mungkin brkaitan dngn teknologi pakfa, ataupun rudal brahmos! Scara usa blm punya rudal jelajah supersonik, msh ngandelin tomahawk yg subsonik! Dan faktor ke 2 adalah untk mencari sekutu yg kuat buat menghadang ambisi cina jdi penguasa asia! Skaligus mengikis pengaruh rusia di india! Skali rengkuh dayung 2 3 pulau terlampaui!

  12.  

    Si INDIA emang gitu, tapi ane percaya si india lebih condong ke soviet, soalnya soviet emang mikirnya duit kalo barang udah di beli ya udah di beli gak usah macem2 kek amerika.

    India sama russia sudah sangat lama kerjasama, mulai dari MBT, Jet tempur dan kapal perang…..

  13.  

    ifx

  14.  

    amrik emang licik tp india lebih cerdik. untuk kepentingan nasional emang harus berani main dua kartu seperti india. untuk menghadapi sangkuni dibutuhkan sosok sperti Sri Krisna. india tahu siapa teman siapa lawan. kita butuh india tp disisi lain pakistan jg sahabat kita. kita tahu kdua negara berseteru. dulu kita lbh condong memihak salah satu. kini kita netral saja selama kita tdk dirugikan. LCS memanas, kita butuh sekutu besar penyeimbang yg NonBlok seperti kita dikawasan. dan india adl jawabannya.

 Leave a Reply