Jul 232019
 

Su-30 Venezuela saat mendekati pesawat EP-3 Aries II Amerika Serikat, 19/07/2019. (Photo by Michael Wimbish – U.S. Southern Command)

Militer AS menyatakan sebuah pesawat tempur Venezuela baru-baru melakukan “pendekatan yang tidak aman” terhadap pesawat maritim Angkatan Laut AS yang terbang di wilayah udara internasional, yang menurut AS “membahayakan keselamatan awak dan membahayakan misi pesawat.”

Insiden yang terjadi pada hari Jumat, melibatkan sebuah pesawat tempur Su-30 Flanker Venezuela dan sebuah pesawat Angkatan Laut AS EP-3 Aries II yang melakukan misi “deteksi dan pemantauan”, kata Komando Selatan AS dalam sebuah pernyataan, dan insiden itu terjadi di wilayah udara internasional di atas Laut Karibia, seperti dilansir CNN.

“Setelah meninjau dokumentasi video, kami telah menentukan pesawat tempur buatan Rusia secara agresif membayangi EP-3 pada jarak yang tidak aman di wilayah udara internasional untuk jangka waktu yang lama, membahayakan keselamatan kru dan membahayakan misi EP-3,” bunyi pernyataan tersebut.

Sebaliknya Militer Venezuela mengecam pesawat AS karena melanggar “keamanan operasi udara dan perjanjian internasional.”

Insiden itu terjadi beberapa bulan setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro terlibat dalam perebutan kekuasaan dengan pemimpin oposisi Guaido, yang didukung oleh AS.

Menurut Komando Selatan AS “rezim Maduro terus melemahkan hukum yang diakui secara internasional dan menunjukkan penghinaan terhadap perjanjian internasional yang mengizinkan AS dan negara-negara lain untuk melakukan penerbangan dengan aman di wilayah udara internasional.” “Terlepas dari penderitaan rakyat Venezuela, infrastruktur vital bangsanya hancur, dan anak-anak kelaparan, Maduro memilih untuk menggunakan sumber daya negaranya yang berharga untuk terlibat dalam tindakan tanpa alasan dan tidak dibenarkan,” kata Komando Selatan.

Menurut Venezuela, lebih dari 76 pesawat AS berusaha memasuki wilayah udara Venezuela pada tahun 2019. Bulan lalu, sebuah pesawat Rusia mencegat sebuah pesawat AS yang terbang di wilayah udara internasional di atas Laut Mediterania tiga kali hanya dalam waktu kurang dari tiga jam. Sebaliknya pada bulan Mei, AS mencegat dua pembom dan jet tempur Rusia di lepas pantai Alaska selama dua hari.

Bagikan:
 Posted by on Juli 23, 2019