AS Turunkan Pembelian F-35, Negara Sekutu Pesan Lebih Banyak F-35

F-35C Lightning II (Foto: US. Navy)

JakartaGreater.com – Disaat menghadapi penurunan pembelian dari dalam negeri, F-35 masih mendapatkan banyak peluang dari negara sekutu AS lainnya.

Pentagon dilaporkan menginginkan lebih sedikit F-35 di tahun depan karena tampaknya akan membeli opsi pesawat tempur F-15 yang ditingkatkan, sedangkan negara lain seperti Polandia sedang mencari pesawat tempur siluman untuk menggantikan armadanya yang sudah tua.

Produksi Lockheed Martin F-35 sedang naik, tetapi Pentagon dilaporkan hanya menginginkan 78 jet generasi kelima F-35 untuk anggaran tahun 2020, turun dari 84 unit dari yang diharapkan, ungkap sebuah sumber kepada Bloomberg.

Berkurangnya permintaan F-35 dari Pentagon dikarenakan AS ingin membeli delapan jet tempur F-15X yang ditingkatkan. F-15X tidak memiliki kemampuan siluman tetapi dapat membawa lebih banyak persenjataan dan muatan yang lebih berat seperti senjata hipersonik daripada F-35.

Tetapi beberapa anggota parlemen AS skeptis tentang kemampuan jet tempur generasi keempat. Lima senator menulis surat kepada Presiden Trump bulan lalu memperingatkan agar tidak berinvestasi pada jet tempur F-15X.

Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak mengatakan pekan lalu bahwa prioritas utama negaranya adalah pembelian 32 jet tempur generasi kelima sebagai bagian dari upaya modernisasi senilai $ 49 miliar. Diyakini pernyataan itu berarti “F-35” karena merupakan satu-satunya pesawat tempur generasi kelima yang saat ini dalam produksi.

Pesawat-pesawat tempur siluman F-35 nantinya akan menggantikan pesawat Su-22 dan MiG-29 era Soviet.

“Jika mereka berada dalam posisi mempertahankan wilayah udaranya terhadap aset Rusia, mereka akan membutuhkan yang terbaik di sana,” kata Andrew Hunter, Defense-Industrial Initiatives Group di CSIS. “Jika Polandia tertarik dan mau membeli F-35, AS kemungkinan besar akan mengatakan ‘ya.'”

Sekutu NATO, Inggris, Belanda, Norwegia dan Italia juga membeli F-35. Jepang adalah pembeli terbesar dari jet tempur stealth F-35, di tengah meningkatnya ketegangan regional dengan China.

Tetapi awal tahun ini Jerman memutuskan untuk tidak membeli F-35 untuk menggantikan armada Tornado yang sudah tua dan sebagai gantinya akan mencari jet tempur generasi empat.

Investro.com

Tinggalkan komentar