Apr 172017
 

F-16_USAF (U.S. Air Force)

Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon akan terus terbang bersama Angkatan Udara Amerika Serikat selama beberapa dekade ke depan, sampai tahun 2048 sebelum akhirnya pensiun.

Jet Tempur Lockheed Martin F-35A Joint Strike Fighter dnantinya akan menggantikan F-16 “Viper”. Panjangnya masa bakti F-16 tidak terlepas karena jet tempur siluman baru F-35 tidak dibangun cukup cepat atau dalam jumlah yang dibutuhkan untuk rekapitalisasi armada besar Angkatan Udara, dalam waktu dekat. Dengan demikian, Angkatan Udara mendanai program untuk memperpanjang masa hidup pesawat F-16 dari 8000 jam menjadi 12.000 jam dengan mempertahankan struktur kekuatannya.

“Prestasi ini merupakan hasil dari tujuh tahun tes, pengembangan, desain, analisis dan kemitraan antara Angkatan Udara AS dan Lockheed Martin,” kata Susan Ouzts, wakil presiden Program F-16 Lockheed Martin. “Dikombinasikan dengan program modernisasi avionik F-16, seperti F-16V, modernisasi SLEP [Service Life Extension Program] menunjukkan bahwa Fighting Falcon tetap menjadi pilihan pesawat Generasi ke-4 yang sangat mampu dan terjangkau untuk Angkatan Udara AS dan pelanggan F-16 internasional.”

Dengan modifikasi struktural F-16 SLEP, Angkatan Udara dengan aman bisa mengoperasikan armada pesawat F-16 Block 40 hingga 52 hingga tahun 2048 dan seterusnya. “Angkatan Udara dan Lockheed Martin juga mengurangi biaya perawatan untuk armada Blok 40-52, membuatnya aman, dan hemat biaya operasi pesawat F-16 dekade ke depan,” bunyi pernyataan Lockheed Martin.

Angkatan Udara AS berharap dapat memperpanjang pengoperasian hingga 300 pesawat F-16C/D Block 40-52. Memvalidasi bahwa F-16 badan pesawat mampu diterbangkan untuk 12.000 jam (dengan modifikasi) dan Lockheed Martin menjalankan bagian kedua dari program SLEP Viper ini. Pesawat yang dimodifikasi ini akan memerlukan Sertifikat Jenis Militer (MTC) -yang Lockheed harus menyerahkan kepada Angkatan Udara tentang Teknis Kelaikan Udara dalam beberapa bulan mendatang. “Bagian II berusaha untuk memvalidasi lebih lanjut dan memperpanjang umur operasional F-16 berdasarkan analisis umur akhir layanan dari pengujian daya tahan yang diperpanjang,” ujar sebuah pernyataan Lockheed Martin.

Program memperpanjang masa operasi pesawat F-16 ini termsuk upgrade : bagian avionics: Combat Avionics Programmed Extension Suite (CAPES) dan tandem SLEP program. Program CAPES termasuk upgrade : the Northrop Grumman AN/APG-83 Active Electronically Scanned Array (AESA), the ALQ-213(V) electronic warfare suite dan dan tampilan baru di antara perbaikan lainnya.

Meskipun upgrade CAPES/SLEP dibatalkan karena pemotongan anggaran dari kongres diamanatkan pada tahun 2011, namun unsur-unsur dari program ini tetap bertahan karena kebutuhan. Angkatan Udara saat ini menguji radar AN / APG-83 di Edwards Air Force Base, California. Angkatan Udara AS harus meng-upgrade paket sensor pesawat F-16 jika ingin pesawat tempur ini tetap relevan terhadap lingkungan ancaman di masa mendatang.

Nationalinterest.org

Bagikan Artikel:

  36 Responses to “AS Upgrade 300 Pesawat F-16 Dipakai Hingga 2048”

  1. Kucing-kucing udah pada tidur kayaknya….

  2. F-16 A/B TNI kpn d upgrade…???

    • Kemarin Dah Di Upgrade…

      • Block 15 & 25 sdh mentok segitu ya upgradnya… tp block 15 taiwan kok bisa setara Viper….

        • Tanya Aja Sama Sales Locheed Martin… Saya Gk Bisa Jawab Karena Sales Rosoboron…

        • Bisa saja, tinggal pasang radar APG80.
          Pasang F110-GE-132
          Pasang AAQ-32 FLIR
          Pasang JHMCS
          Jd deh F16V, beresss

        • Kalau bodinya muat mesin yg untuk blok 70, tinggal pasang mesin barunya saja.

          Tetapi hidung pesawat pasti muat radar SABR buatan Raytheon, sebab SABR memang dirancang untuk dapat dipasang di F16 yang lama.

          F16 lama dan hibah punya kita pun kalau kita mau bisa dipasang SABR ini.

          Namun bisa jadi dipasangnya nanti sebab kita masih butuh paling sedikit 28 unit F16 lagi.

          F16 yang ada sekarang (termasuk hibah) hanya bisa disebar per lokasi sejumlah 1 flight (4 unit) saja.

          1 flight per lokasi sangatlah kurang.

          Seharusnya 1 skuadron single engine per lokasi baru kuat.

    • Nggak usah di-upgrade bung. Mending beli aja yang baru, Gripen atau MiG-35.

  3. Keren kalau TNI sampe punya 300 F16 berbagai Block

  4. F-16 dipakai hingga 2048.
    Sehingga pada tahun 2074 pun masih ada versi block zombie gurun.

  5. Pinter jg AS dgn airframe yg lama tetap bs diupgarde agar bangkepun bs laku terjual!

  6. AS mengikuti gaya rusia, dgn mengupgrade su 27 dan su 30 ,, sehingga mengurangi biaya anggaran belanja pertahanan..

  7. ga kebalik tuh… pesawat2 as memang dr dl selalu bs di upgrade, memperpanjang usia pakai upgrade avionik dll…

    yg psti f16 yg sdh tua tp msh tetap perkasa…

  8. Test

  9. ngeri ngeri sedap.. barang tua cuma di cat ulang,,mereka lupa USIA tdk bs di bohongi.. ibarat kata odong odong di kasih mesin BMW tetap saja odonk odonk,
    mending beli yg baru

  10. Tess

 Leave a Reply