Apr 232017
 

Kerangka eksternal mekanis Human Universal Load Carrier (HULC). © Lockheed

ASELSAN, perusahaan terbesar yang memproduksi elektronik pertahanan untuk Angkatan Bersenjata Turki, telah mengembangkan kerangka eksternal mekanis (exoskeleton) yang di rancang untuk meningkatkan kinerja angkatan darat dengan mendukung berbagai gerakan seperti berjalan, berlari, memanjat dan melompat diberbagai medan.

Perangkat itu disebut ASYA, akronim untuk “Askeri Yuruyus Asistani” atau Asisten Berjalan Militer yang akan meningkatkan mobilitas infanteri. ASYA termasuk dalam kelompok produk “wearable” atau “dapat dipakai”, menurut para ahli militer, akan mengurangi dampak gravitasi pada otot kaki dan persendian sehingga akan membantu mereka tampil lebih baik.

Ilustrasi exoskeleton mekanis. © Esko Bionics

ASYA dirancang untuk sesuai bentuk tubuh dan memiliki fleksibilitas yang cukup serta dapat melakukan pergerakan cepat. Hal ini dapat diaktifkan dalam situasi yang ekstrim dan akan memungkinkan penggunanya untuk menempuh perjalanan jarak jauh tanpa lelah. Kerangka eksternal ASYA ringan dan cocok digunakan untuk membawa peralatan tempur lengkap.

Exoskeleton adalah salah satu proyek pengembangan penelitian penting dari ASELSAN dan prototipe pertamanya akan dipresentasikan pada Pameran Industri Pertahanan Internasional (IDEF-2017), yang akan berlangsung di Istanbul pada bulan Mei ini.

Meskipun negara lain juga mengerjakan proyek serupa, namun ASELSAN bermaksud untuk memastikan bahwa angkatan darat Turki tetap selangkah di depan saat di medan perang.

Menurut informasi yang telah dirilis, ASYA akan kompatibel dengan produk militer lain yang dikembangkan ASELSAN seperti komputer, kaca mata pintar militer. Komputer komando & exoskeleton mekanis dapat diintegrasikan ke dalam sistem kontrol CENKER untuk masing-masing tentara atau skuadron.

Bagikan Artikel:

  17 Responses to “ASELSAN Electronics Kembangkan “Exoskeleton” Untuk Tentara Turki”

  1. bakso

  2. bagus..

  3. Aq malah membayangkan dlm keadaan darurat alat itu hidrolisnya macet… tentaranya lari lompat2 kayak drakula…. hehehe

  4. bayangain maintenisnya dan powerplant yg masih terbatas dan rawan jadi sasaran sniper lebih ngeri dibandingkan kemampuannya yg digadang menjadikan manusia seperti robot dgn otot tambahan

  5. Keburu mati lah mau perang ribet

  6. g cocok di terapkan di indonesia banyak rawa rawa.nyakut ranting2 bisa bisa jadi ternak keong

  7. apa tentara perlu di “manja” kayak gitu…???

  8. Ayo, siap-siap buat jammernya

  9. Teknologi sangat membantu kinerja manusia jangan mau ketinggalan dong terus berkarya terbukti negara yg unggul teknologinya pasti mjd negara yg kuat

  10. hari ini menicibir, suartu hari mengekor…

 Leave a Reply