Nov 202012
 

Indonesia pesan rudal anti-tank Javelin

Sebentar lagi pasukan TNI AD akan semakin disegani di kawasan Asia Tenggara.  Betapa tidak, selain memiliki pasukan yang handal, mereka juga akan dilengkapi dengan peralatan tempur kelas  wahid.

Departemen Pertahanan maupun Kongrea AS tampaknya akan menyetujui pembelian rudal anti tank Javelin I, sebanyak 25 peluncur dengan 180 rudal. Pembelian ini juga meliputi rudal simulasi, baterai, suku cadang, sumulator serta training personil dengan nilai kontrak  seharga $ 60 juta USD.

Anti tank guided missile Javelin ini akan melengkapi rudal anti-tank  TNI AD, yang juga telah membeli ATGM NLAW dari Inggris.

Para petinggi TNI AD menyadari  harga Javelin ini sangat mahal. Untuk itu pada awalnya, mereka agak ragu, apakah mampu membeli rudal anti-tank yang paten ini.  Syukurlah keraguan itu berhasil diatasi dan TNI AD secara resmi menyampaikan pinangannya untuk Javelin 1.

ATGM Javelin

Javelin 1 dipilih karena dinilai combat proven dan memiliki kualitas nomer satu.  “Sambil duduk-duduk saja, lalu tembakkan, 99 % sasaran akan kena ?”, ujar KSAD sambil berseloroh.

ATGM Javelin digunakan oleh Angkatan Darat  Amerika,  Marinir  dan Pasukan Khusus Australia dalam perang Irak tahun 2003.  Saat ini ATGM Javelin juga digunakan pasukan NATO di Afghanistan.

ATGM Javelin 1 memiliki banyak keunggulan.  Dia bisa dipasang di kendaraan tempur darat, Infantry Fighting Vehicle dan amphibi, atau dipanggul dan dioperasikan oleh seorang prajurit. ATGM  seberat 22,3 Kg ini  dapat difungsikan sebagai alat pengintai posisi pasukan musuh (stand-alone surveillance ). Dengan kemampuan fire and forget, si petembak bisa langsung pindah lokasi, usai meluncurkan rudal.  Javelin secara otomatis akan membimbing diri sendiri ke target yang dibidik dan mampu menembak sasaran sejauh 2,5 Km.

CLU Javelin sebagai pengintai posisi musuh

Inggris  mengoperasikan ATGM Javelin 1 pada tahun 2005 untuk menggantikan ATGM Milan bagi pasukan PPRC , Para Komando dan Brigade Mekanis. Javelin 1 juga digunakan pasukan infanteri dan pengintai /reconnaissance Inggris menggantikan ATGW Swingfire.

Javelin 1 hanya membutuhkan waktu 30 detik untuk siap ditembakkan dan 20 detik untuk isi ulang rudal.  Petembak bisa memilih direct mode untuk sasaran: bunker, bangunan atau helikopter. Mode lainnya adalah top attack untuk sasaran tank. Dengan  top attack mode, rudal javelin akan mendaki dan menukik ke arah tank sasaran, membidik bagian atap tank yang memiliki perlindungan paling minim. Rudal buatan Raytheon / Lockheed Martin ini akan naik pada ketinggian 18 derajat, saat sasaran mencapai jarak 150 meter demi menciptakan top attack.

ATGM Javelin

Dengan ditandatanganinya kontrak pembelian 100 ++ MBT Leopard 2 dan 50 IFV MArder, militer tetangga mulai berhitung tentang kekuatan TNI AD. Apalagi, kini TNI AD telah dan sedang melengkapi diri dengan  MLRS Astros II, Howitzer Caesar 155mm, Heli serbu Mi-35, roket anti-udara Mistral dan Starstreak, ATGM NLAW.  Sebentar lagi akan datang ATGM Javelin1 ditambah lagi senjata serbu SS-2 V4 dan V5 yang semakin mumpuni.  TNI AD memang benar-benar ready for battle.  KSAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo, anda layak dapat bintang. Let’s Rock and Roll (JKGR)

  15 Responses to “ATGM Javelin 1 TNI AD”

  1.  

    Kalau begini malaisit pasti berpikir ulang untuk masuk wilayah / mencopot patok perbatasan Indonesia!

  2.  

    kawatir agen asing sudah mengontrol pejabat tinggi RI ntuk menghambat peremajaan alutsista TNI

  3.  

    Bingung yang bener yang mana ?

    Inilah Politik !!!

  4.  

    Baguslah kalau begitu, yang penting udah bener-bener kontrak ??!!

  5.  

    pagi tadi liat 1 kompi yonif 500 raider joging, nenteng2 AT-4 launcher 4 biji
    kata mereka nih barang uda ada di level peleton sejak masih yonif 507 sikatan
    tar lagi ganti baru boss, judulnya milan kalo ga javelin

  6.  

    Jumlah MBT leopard msh krg kalau 100, pikirkan kalau terjadi penyerobotan yg dilakukan oleh malaysia dan beberapa negara lain mungkin melalui agen2nya yg bermain utk memecah belah persatuan dan kesatuan indonesia dng harapan kekuatan indonesia berkurang lalu mrk masuk dng mengambil daerah2 yg ibngin merdeka serta fenomena main keroyok dng menggunakan nama persemakmuran atau aliansi shg

  7.  

    Paling tdk titik yg hrs ada penempatan MBT adalah di papua, di NTT, di Sulawesi, di pulau Kalimantan, di Aceh, sumatera, NTB, Pulau Jawa, Halmahera, maluku

    •  

      Jika diasumsikan akuisisi tank TNI dilakukan untuk menghadapi tank lawan, prioritasnya tank digelar di wilayah perbatasan darat RI dengan negara lain (Kalimantan, Papua, Timor). Selain di Jakarta dan Surabaya, yang saya sangat ingin tahu adalah berapa unit Leopard dan Marder (kalau ada) yang akan digelar permanen di Kalimantan?
      Melihat arsenal kedua tetangga di timur, mungkin detasemen tank dan panser lawas (Ferret, Saracen, Saladin, AMX-13, AMX-VCI) sudah memadai jika secara simbolis digelar di Jayapura dan Atambua.
      Sementara pulau2 lain telah ‘dibentengi’ laut, kalau ada LPD/LHD/LST asing penuh marinir, tank, heli serang jelas2 memasuki laut teritorial RI dan menuju pulau tertentu, lebih praktis ditembak dilaut dengan Exocet atau Yakhont, dibom dengan Maverick atau torpedo / Yakhont-nya kapal selam siluman 🙂 Setelah diperingatkan untuk putar haluan tentunya

  8.  

    Paling tdk utk mengisi titik2 di atas diperlukan 1000 – 2000 lebih MBT, dng wilayah darat yg luas shg kebutuhan MBT dng jumlah di atas diperlukan, jng lupa pesawat tempur penting baik dr segi kualitas dan jumlah, diperlukan 400-600 unit pesawat tempur kelas jet tempur, diperlukan 8 skuadron super tucano, 14 skuadron heli serang atau 16 skuadron heli serbu, diperlukan 1000 kapal perang yg dilengkapi rudal dan roket jarak menengah, jauh pendek, kapal pengangkut logistik amunisi, rudal, roket dan torpedo, ratusan kapal pengangkut BBM, ratusan kapal patroli yg dilengkapi rudal,roket dan senapan anti serangan udara dan senjata anti kapal selam, 300 unit helikopter pengangkut personil, ribuan senjata anti tank, ratusan panser tarantula, panser RCWS, ratusan UAV yg dipersenjatai, 50 unit pesawat peringatan dini, ratusan radar militer, ratusan pos militer terapung, penambahan ratusan pos perbatasan, penambahan batalion di perbatasan, penambahan MLRS Astros 2 dan MLRS jordania, pengadaan oron dome, di pulau jawa, aceh, sumatera, kalimantan, sulawesi, p! Jawa, bali, NTT, NTB, halmahera, maluku, dan papua

  9.  

    Berita update hari ini tgl 22 juni 2013 di koran jawa pos, Kemhan kaji ulang pembelian ATGM javelin , termasuk berita di hari2 sebelumnya di koran yg sama kemhan khususnya TNI AD juga kaji ulang pembelian Helikopter Apache. Jadi javelin+apache ditunda tahun depan kemungkinannya karena gara gara BBM dan juga anggaran th 2013 terbatas.
    Moga2 di tahun depan perekonomian tetap stabil jadi pembelian alutsista tetap lancar

  10.  

    Javelin tidak kena imbas penyadapan?

    “international customers: Oman, Jordan and INDONESIA”

    http://raytheon.mediaroom.com/index.php?s=43&item=2462

 Leave a Reply