ATV Otonom Muncul di Gurun Uni Emirat Arab

Sebuah kendaraan ATV beroda rantai terlihat di gurun Uni Emirat Arab © Sand-X Motors

JakartaGreater.com – Perusahaan Sand-X Motors dan URS Laboratories Switzerland telah meluncurkan versi tanpa awak (otonom) dari Tracked All-Terrain Vehicle atau T-ATV-1200, seperti dilansir dari laman Sand-X Motors.

Kendaraan ini telah menunjukkan mobilitas yang sangat baik di segala medan, mulai dari bukit pasir, salju dan es hingga lumpur dan bebatuan, kombinasi pusat gravitasi rendah, yang meminimalkan risiko roll-over. Dengan berat kurang dari 250 kilogram, T-ATV memiliki muatan maksimum 450 kg (1.000 lbs).

Dalam layanan dengan lebih dari 40 negara, T-ATV ini dapat menggantikan keluarga kendaraan yang berbeda seperti mobil salju dan ATV dengan platform umum yang menawarkan peningkatan kinerja, mampu melakukan perjalanan pada medan yang kasar dan beroperasi dengan andal di sepanjang tahun dan di semua medan.

Tekanan ketanah T-ATV jauh lebih rendah daripada manusia berdiri atau kendaraan, sedangkan ATV beroda 4 memiliki tekanan 0,73 kg/cm persegi, dan manusia 0,55 kg/cm persegi, dimana T-ATV hanya 0,04 kg/cm persegi. Itu membuatnya sangat berguna untuk mobilitas diatas salju dan pasir, di mana itu mampu melaju dengan kecepatan maksimum 180 km/jam.

Selain itu, tak seperti kendaraan beroda, T-ATV tidak memerlukan ground clearance, karena praktis merangkak di rintangan dengan trek karet Kevlar. Bahkan, T-ATV itu dalam gerakan lintas alam dapat melakukan perjalanan lurus ke tujuan, ini mengatasi sebagian besar hambatan yang mampu menghambat mobilitas SUV atau ATV lain.

Dengan gabungan penggerak roda-rantai, T-ATV bisa dengan aman bergerak di jalan dengan kecepatan tinggi, tanpa batasan. Sand-X Motors memperkenalkan operasional tanpa awak untuk T-ATV dengan sistem remote control SMART buatan URS Labs.

Terintegrasi dengan konfigurasi dasar, penggunaan SMART memungkinkan remote control menggunakan kamera tiga-sumbu, pelacak GPS, komunikasi dua arah (suara dan radio) dan headset yang memungkinkan pengemudi mengendalikan kendaraan dari jarak jauh.

Sebuah kendaraan ATV beroda rantai terlihat di gurun Uni Emirat Arab © Sand-X Motors

SMART dapat membangun hubungan antara kendaraan konvoi dan juga formasi tak berawak, menghubungkan sistem berawak dan tanpa awak dengan UGV serta UAV dan mengintegrasikan beberapa segmen bersama oleh unit berbeda di zona operasi yang sama.

Pada misi seperti itu, T-ATV dapat digunakan membawa platform tanpa awak (UGV) yang lebih kecil untuk misi khsus (seperti kontra-IED), melakukan pembersihan rute saat bergerak di depan formasi berawak, operasi penetrasi ground radar, dan sensor IED lainnya.

Kit SMART mengontrol hingga 10 unit kendaraan pada jarak 10 km. Ini menyediakan layanan repeater satu sama lain, memperpanjang kontrol lebih dari 100 km. Sebagai alternatif, repeater dapat diturunkan dari kendaraan (oleh operator) untuk digunakan mengaktifkan perluasan jangkauan tanpa T-ATV.

T-ATV otonom dapat beroperasi secara mandiri menggunakan misi yang diprogram sebelumnya dan titik arah navigasi, dengan fungsi “pulang ke rumah” dan “ikuti saya” secara otomatis.

Jika unit T-ATV kehilangan kontak, secara otomatis kembali ke titik kontak terakhir menggunakan fungsi otonomi tingkat rendah bawaan mengandalkan penghindaran rintangan oleh LIDAR.

Tinggalkan komentar