JakartaGreater.com - Forum Militer
Mar 052015
 
AU-220M automatic cannon unmanned turret

AU-220M automatic cannon unmanned turret

Rusia akan mengintegrasikan turret senjata otomatis tanpa awak AU-220M ke kendaraan lapis baja, Enigma 8×8 yang dibangun oleh Uni Emirat Arab. Hal ini diikat oleh sebuah memorandum yang ditandatangani Rosoboronexport Rusia dan Emirates Teknologi Pertahanan UEA dalam pameran internasional IDEX 2015 di Abu Dhabi. Dokumen itu ditandatangani oleh Deputi Direktur Jenderal Rosoboronexport Igor Sevastyanov dan CEO Defence Technology Emirates, Mohamed Al Suwaidi.

image

Modul turret AU-220M dirancang untuk kendaraan lapis baja, baik yang baru atau modernisasi. Versi angkatan laut modul ini, mampu memukul sasaran di darat, udara dan laut, dengan jarak horizontal 12 kilometer dan vertikal 8 kilometer. Modul ini akan diintegrasikan ke kendaraan tempur Enigma 8×8 yang diproduksi oleh EDT, untuk varian Armored Modular Fighting Vehicle.

image

Turret AU-220m diproduksi oleh Burevestnik Central Research Institute, bagian dari perusahaan Uralvagonzavod. Sistem pengendalian tembakan dilengkapi dengan alat pendeteksi dan identifikasi, serta senjata otomatis 57mm dan senapan mesin 7.62mm.

IFV Enigma 8x8 Uni Emirat Arab (janes.com)

IFV Enigma 8×8 Uni Emirat Arab (janes.com)

Fire Control System dilengkapi kombinasi sighting unit, terdiri dari TV channel dan thermal-imaging channel, laser range-finder dan independent dual-axis field of view stabilization.

Bagian depan turret mampu menahan tembakan 30mm (STANAG V) dan bagian turet lainnya mampu menahan tembakan 7.62mm (STANAG III).

Berbagi

  15 Responses to “AU-220M automatic cannon unmanned turret”

  1.  

    weh apa lagi nih?

  2.  

    pasang di anoa

  3.  

    Beli….bongkar….produksi sendiri…..EXPORT!!

  4.  

    Indonesia Kudu iso nggawe dewe..

  5.  

    Kek Marine Personel Carrier nya US sama V-hull cuma beda kalo MPC (APC) , Enigma (IFV), keren neh . . .
    Ayo Pindad nyusul, ambil VBCI prancis :mrgreen: buat 8×8 nya hehe

  6.  

    Vertikal max 8 km … keren euy
    bisa ngejar pespur neh
    wajib punya

  7.  

    Sayang IFX kita yg 8 x 8 lisensi dari Terrex..knp ga basisnya Anoa aja y…trus Turetnya dari Thales..:)

    •  

      Terrex itu barang yg sangat bagus karena ada teknologi Israel super strooonggg!!!!

      Sdh jgn terlalu paranoid dgn Israel krn sejatinya cuma Israel yg paling jago mengintegrasikan alutsista Rusia & NATO

      Vote platform Radar Phalcon DRDO / Phalcon untuk diaplokasikam ke CN235.

      Realita sejak krisis Ukraina kini Israel memasok 80% komponen & sucad untuk avionik, navigasi, radar, elektronik, semikonduktor terutama untuk matra udara Rusia. Sebelumnya jaman Uni Soviet selain Ukraina jg ada Polandia & Lithuania yg keduanya kini sdh bergabung ke NATO

      •  

        Teknologi tempur buatan US aja banyak di supply sama Israel. Salah satunya Elbit, itu supply teknologi segala macam ke US.

      •  

        Setuju Bro,Israel tempat bertemunya tehnologi barat dan timur.Malah disana tempat dimatangkannya?disempurnakan hampir semua tehnologi alutsista.
        Bisa nggak ya suata hari nanti Indonesia seperti Israel tempat bertemunya semua tehnologi hebat .Soalnya di Indonesia kedua tehnologi barat dan timur juga ada.

  8.  

    Tdk perlu kita adh ada kerjasama antara Pindad & Saab untuk pengembangan meriam Bofors 57mm apalagi amunisinya sdh dibikin di Pindad
    Tinggal lanjutkan saja tuh kerjasama dgn Singapura membangun platform Terrex jadi Anoa 8×8

  9.  

    unmanned weapons…itu sama dg RCWS gak ya..? kayaknya sama deh.

    cuman ini kan kalibernya gede…57 mm, macam bofor punya. bagus banget tuh di pasang di kcr 60.

    dipasang diatas terrex yang mau dilisensi Indonesia juga bagus.

 Leave a Reply