Jan 222019
 

Personel militer sedang mempersiapkan radar pengawas anti-UAS AN/TPQ-49 © SRC Inc.

JakartaGreater.com – Pada bulan September 2018, SRC Inc. telah berhasil menyelesaikan demonstrasi radar AN/TPQ-49 yang melakukan misi kontra-UAS dan pengawasan udara untuk anggota Radar dan Pertahanan Udara Berbasis Darat di Angkatan Darat Australia, seperti dilansir dari laman Army Recognition pada hari Sabtu.

Angkatan Darat Australia telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya sedang menyelidiki opsi untuk pengembangan kemampuan kontra-UAS dan pengawasan udara untuk membantu melindungi para prajurit dari pesawat tanpa awak yang bermusuhan.

Australia telah mengerahkan beberapa radar AN/TPQ-49 untuk misi balasan.

Radar AN/TPQ-49 tersebut mampu diupgrade dengan perangkat lunak pengawasan udara LSTAR buatan SRC untuk memberikan kemampuan pengawasan drone udara tanpa perlu mengganti perangkat keras radarnya.

“Demonstrasi ini membantu memberikan bukti kepada sekutu Australia kami bahwa mereka dapat melakukan misi penting tanpa perlu mengganti perangkat keras. Ini adalah strategi hemat biaya yang meningkatkan kemampuan Angkatan Bersenjata Australia”, kata Paul G. Tremont, presiden dan CEO SRC. “Kami juga bangga dapat mendukung Australia dengan teknologi inovatif yang membantu melindungi para pejuang perang dan mempertahankan aset-aset penting”.

AN/TPQ-49 adalah radar counterfire, diklasifikasikan sebagai peralatan Counter Rocket, Artillery and Mortar alias C-RAM. Dengan tujuan utama radiolokasi tersebut adalah guna memberikan informasi yang relevan kepada pasukan mengenai persenjataan RAM yang masuk.

Sistem kelas ini juga digunakan untuk menentukan lokasi dari mana amunisi ditembakkan, dan dengan demikian memungkinkan untuk mengembangkan solusi menembak untuk aset artileri sendiri.

SRC memiliki banyak kantor di seluruh AS dan Australia dan sedang mencari untuk mengisi lebih dari 300 posisi, khususnya di bidang rekayasa sistem, rekayasa perangkat lunak, serta integrasi/uji, dukungan aplikasi lapangan dan manajemen program.