Feb 182014
 
marty-julie

Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa dan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop (photo: REUTERS/Beawiharta)

Menteri Luar Negeri Marty tak habis pikir, sengketa soal tembakau dan udang juga disadap Australia.

Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa mengaku tidak habis pikir dengan kegiatan intelijen yang dilakukan oleh Pemerintah Australia. Isu penyadapan terbaru, agen ASD (Australia Security Defence), ikut menyadap pembicaraan terkait sengketa dagang soal udang dan tembakau. Kata Marty hal tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan isu keamanan nasional Negeri Kanguru.

Marty mengaku heran, sebagai negara tetangga, Australia justru malah menggunakan kemampuan teknologi intelijennya untuk memata-matai banyak kegiatan di Indonesia.

“Intinya, Australia harus memutuskan, Indonesia ini dianggap sebagai sahabat atau musuh. Sangat sederhana. Karena semua ini soal niat,” ucap Marty.

Kata Marty, ketimbang memata-matai Indonesia, seharusnya Pemerintah Australia meminta dokumen sengketa dagang itu secara baik-baik.

“Apabila mereka bertanya kepada Pemerintah RI, dengan senang hati saya akan berikan semua dokumen yang mereka butuhkan. Tidak ada gunanya menyadap atau menggunakan cara-cara seperti itu,” tuturnya.

Ditanya soal langkah antisipasi yang disiapkan Pemerintah RI untuk menghadapi kejutan bocoran dokumen milik mantan kontraktor NSA, Edward J. Snowden, Marty enggan mengatakannya.

Marty menilai, tidak bijak apabila langkah antisipasi yang telah diambil oleh Pemerintah Indonesia lantas diungkap ke publik. Namun, Menlu Marty yakin lembaga intelijen dan otoritas yang berwenang menangani urusan komunikasi telah mengambil langkah preventif.

Harian New York Times pada Minggu, 16 Februari 2014, menurunkan laporan soal agen intelijen DSD yang memata-matai komunikasi pejabat RI di Washington DC dengan pengacara yang disewa pemerintah untuk menangani sengketa dagang udang dan tembakau. Laporan tersebut bersumber dari dokumen mantan kontraktor NSA, Snowden pada Februari 2013.

Sadap Udang dan Rokok
Hubungan Indonesia-Australia kembali diuji seiring munculnya lagi bocoran dokumen intelijen AS, NSA, oleh Eward Snowden. Australia dilaporkan telah menyadap negosiasi sengketa dagang antara Indonesia dengan Amerika Serikat soal rokok kretek dan udang.

Bocoran yang diulas New York Times, Minggu 15 Februari 2014, itu mengungkapkan bahwa penyadapan pertama dilakukan oleh intelijen Australia, Australia Signals Directorate (ASD). ASD kemudian melaporkan pada NSA bahwa mereka telah menyadap pembicaraan antara pejabat Indonesia dan perusahaan hukum AS yang ditugas menangani sengketa itu.

Dalam dokumen Februari 2013 itu dikatakan bahwa Australia menawarkan untuk membagi hasil penyadapan itu pada NSA. Dalam dokumen tidak disebutkan perusahaan yang menangani kasus tersebut. Namun dalam catatan media, saat itu perusahaan Mayer Brown tengah disewa Indonesia untuk kasus tersebut.

Dalam laporannya ke kantor perwakilan NSA di Canberra, Australia, ASD mengatakan bahwa “Informasi soal percakapan pengacara-klien akan disertakan” dalam hasil penyadapan. Kantor perwakilan ini lantas menghubungi markas pusat NSA di Fort Meade, Maryland, untuk meminta arahan.

Markas NSA lalu memberikan restu bahwa agen Australia “boleh melanjutkan penyadapan pembicaraan, untuk memberikan laporan intelijen yang sangat bermanfaat untuk konsumen Amerika Serikat.” Disebutkan bahwa ASD telah mengakses data dalam jumlah besar dari Indosat, untuk menyadap komunikasi pelanggan operator selular itu, termasuk komunikasi para pejabat di sejumlah kementerian di Indonesia.

Dokumen lain yang diperoleh menunjukkan, pada tahun 2013, ASD mendapatkan hampir 1,8 juta kunci enskripsi induk yang digunakan operator selular Telkomsel untuk melindungi percakapan pribadi dari pelanggannya. Intelijen Australia juga membongkar semua enskripsi yang dilakukan Telkomsel.

Tidak disebutkan kasus apa yang jadi sasaran Australia. Namun saat penyadapan dilakukan tahun 2010 itu, Indonesia tengah terlibat sengketa rokok kretek dan udang dengan AS. Sementara itu, pengacara Mayer Brown, Duane Layton, yang menangani dalam sengketa Indonesia-AS itu mengatakan bahwa dia tidak menyadari dirinya dan perusahaannya jadi sasaran penyadapan.

“Saya selalu berpikir ada orang yang mendengarkan saya. Karena kau akan sangat bodoh jika tidak memikirkan soal itu di zaman seperti ini. Tapi saya tidak pernah mengira akan jadi korban,” kata Layton.

Layton mengatakan isi penyadapan Australia akan sangat membosankan, karena tidak ada yang penting dalam pembicaraan dia dengan kliennya di Indonesia. “Tidak ada yang ‘seksi’ dari penyadapan itu. Isinya hanya hal-hal yang biasa saja,” kata Layton.

Baik NSA dan ASD membantah laporan ini. Juru bicara perdana menteri Australia Tony Abbott mengatakan bahwa mereka tidak mengomentari urusan intelijen. Bocoran ini tidak ayal akan menambah rumit daftar masalah antara Indonesia dan Australia.(viva.co.id).

  78 Responses to “Australia Harus Putuskan, Indonesia Teman atau Musuh !”

  1. Justru pertanyaan harusnya dilayangkan kepada setiap pemimpin REPUBLIK ini …
    Apakah Arse-tralia yg telah :
    1.Memprovokasi Timor Leste lepas dari NKRI
    2.Mengirim Clendestine2 di Irian
    3.Men-spy Kepala Negara
    4.Selalu melanggar perbatasan kita

    Masih mau dianggap teman ?
    Inferiority kompleks…sudah diinjak kepala masih sopan.
    Itu bukan adat TIMUR…itu INFERIORITY KOMPLEKS.

    Itulah negara saya…Negara Kesatuan Republik Indonesia

    • betul bung, seperti kejengkelan bung @Satrio terhadap Mbah Abbot di bawah ( :mrgreen: ) saya juga mempunyai kejengkelan terhadap unsur2 dalam negeri sendiri. Masalahna ga usah nanya Australia itu teman atau musuh karena ga ada teman yang berkali-kali menusuk dari belakang dan menolak meminta maaf! Australia jelas ancaman yang nyata dan kita harus bertidak menyesuaikan dengan kenyataan tersebut. Keputusan Australia jelas memposisikan kita sebagai musuh pertanyaan seharusnya apa lagi yang ditunggu pemerintah RI? bomb di istana negara dari F18?

      Maaf jika hiperbola, saya agak frustasi dengan kemampuan pemerintah dalam militer, politik dan ekonomi untuk mampu bereaksi tegas. Ga usah lah terlalu ekstrim memutuskan hubungan dan segala macam, cukup perlihatkan sikap tegas dan kesiapan maksimal mengahadapi mereka. minimal proses dan hasil yang jelas terlihat. untuk apa alutsista non strategis disembunyikan? mencegah perlombaan senjata? lha.. musuh kita semua jauh lebih kuat persenjataannya 😀 padahal kita jauh lebih pantas untuk jadi yang terkuat di kawasan dekat rumah

      • Marty berkata begitu karena jasmerah bung now.aussie di bawah PM richard kirby pernah berada di belakang indonesia saat agresi belanda.aussie mengakui kemerdekaan indonesia sesaat stelah mereka menarik tentaranya yg sdh selesai melucuti tentara jepang di kalimantas,sulawesi,maluku dan papua.belanda jg gemas saat tentara australia menolak permintaan belanda untuk membonceng.mereka baru boleh masuk setelah tentara aussie angkat kaki.

        dukungan aussie juga nyata pada lemerdekaa indonesia .aussie dengan terang terangan berdagang dengan indonesia saat belanda mengumumkan blokade.maka tidak heran beberapa pucuk owen,sten buatan aussie menjadi senjata TNI termasuk senjata kesayangan overste suharto.

        Marty masih berharap aussie ingat masa2 indah dahulu.bagaimanapun kita adl.tetangga terdekat mereka.sangat tidak enak sesama tetangga saling mengarahkan moncong senjata dan hidup dlm ketegangan.marty masih memberi kesempatan pada aussie untuk berfikir.kalau mereka sakit emang saudaranya yg nun jauh disana duluan menolong?pasti kita duluan

  2. “Intinya, Australia harus memutuskan, Indonesia ini dianggap sebagai sahabat atau musuh. Sangat sederhana. Karena semua ini soal niat,” ucap Marty.
    ———————-
    Ini tendangan dari pak Marty lagi… Publik International sekali lagi diajak untuk menonton Abbott bermanuver, tapi diprediksi jawaban pemerintahan Abbott, Hah hoh hah hoh, wilayah abu2 terus maen nya
    😀

  3. Terbukti!! kekawatiran orang2 dulu bila industri telekomunikasi di kuasai asing akan membahyakan pertahanan dan keamanan Negara , sekarang terbukti.

    • juga secara Margin Keuntungan terutama telekomunikasi selular Indonesia yg saat itu pasca 1998 baru tumbuh..benar2 Kue keuntungan untuk penguasa Hegemoni.

      dulu SIM CARD dijual 100ribu, minimal Pulsa perdana 100rb juga.
      yg hari ini bisa dibeli cuma Rp.5000, pastinya biaya pembuatan sim card lebih rendah dibawah goceng. Margin apaan kaya begitu…hadehhh.

    • kuncinya satu, beli kembali saham2 perusahaan telkomunikasi kita yang dikuasai asing, dan bongkar segala trojan-trojan nya……

      • Langkah pertama, umumkan kepada khalayak, bahwa Australia sudah terbukti sebagai musuh.
        Langkah kedua, buat Perpu, semua perusahaan asal negara musuh diberi 2 opsi:
        1. memutuskan hubungan dengan pemegang saham asal, berarti jadi milik swasta nasional
        2. nasionalisasi, karena dianggap mengancam hajad hidup orang banyak
        3. angkat kaki tanpa kesempatan membawa aset

  4. Indonesia teman australia bukan musuh tapi sahabat. Musuh tetap datangnya dari Utara yaitu China yang memiliki ambisi teritorial dan sangat dikenal bengis menghancurkan total musuhnya. Kalau forum di warjag sekarang membenci Australia mbah menyadari dan bisa mengerti karena pemerintahan abbot yang cenderung memusuhi indonesia.

    Tapi percaya akan informasi mbah (A1)
    Tunggu sampai pemerintahan baru Australia yang akan datang, PASTI ! Australia akan condong ke Indonesia dan membela mati-matian indonesia bila berkonflik dengan negara yang lain.
    Sekarang FPDA sudah dianggap angin lalu oleh USA karena tidak berhasil membendung china, jadi tidak masalah bagi USA bila indonesia ke depan bila sesekali ingin menghajar Papua Nugini atau Singapore.

    Adek-adek sekalian harus nurut sama omongan mbah, mbah ini sudah tua, udah pengalaman, cucu dan ponakan mbah banyak yang jadi angkatan.

    Mbah yakin, perang 2020 akan segera terjadi. Sudah saatnya negera kita menunjukkan siapa kita sebenarnya yaitu anak-anak keturunan RADEN WIJAYA, semua armada ke 7 USA + LHD dari Australia + Segenap kekuatan TNI niscaya akan bergerak ke UTARA.

    Perang total kedepan akan sangat menghancurkan kedua belah pihak, yaitu USA dan China. Kita tidak boleh takut dengan china, kita akan berperang membela saudara-saudara kita Australia sampai musuh hancur.

    • *ooooaaaahhmmmmmmm…* #kucek-kucek mata

      si mbah ngomong sama sapa?

    • sepertinya mbah bowo kebanyakan makan gadung…. sampai mendem, …..

    • tepuk tangan doong…

    • Perango dewe mbah, didunia ini memang tidak ada kawan sejati atau musuh sejati, jangankan antar negara antar sesama partai satu negara aja plin-plan. tapi yang jelas sampai detik ini Ausie dan rombongan siberok-lah yang justru telah merugikan Indonesia. bukan saya yang bicara mbah, tapi fakta dan sejarah yang membuktikan.

    • Setuju dgn pndapat si Mbah… Mau bgmn pun kita msh butuh USA… Termasuk sodara2nya… Ntar kalo kita bandel ga jd Hibah F-16 ma Apache nya…

    • jaman mbah udah lewat, skrg jaman anak muda yang melek teknologi, tau yg mana kawan yg mana lawan… Australia itu sudh menampakkan bulu serigalanya… untuk china, kita belajar bnyak sm dia, ambil jurus kungfu terhebatnya, dan pakai untuk melawan jika sewaktu2 guru dan murid sudh tdk sepaham… Australia itu tidak ada apa2nya di mata Indonesia, dengan mudah bisa di invasi kalo mau total war selama msh dalam konteks 1 lawan 1.

    • indonesia demikian strategisnya jika konflik lcs meletus…. jika indonesia tidak ikut2an parade armada ke 7 nya AS dan para sekutu asean untuk bergerak ke utara maka yg terjadi adalah

      1. malaysia juga tidak akan berangkat karena takut wilayah yg di kalimantan utara dicaplok oleh indonesia dan yang di malaka dicaplok singapore..

      2. australia juga paranoid pergi bertempur jika indonesia tidak ikut serta dalam pasukan sekutu pimpinan amerika dikhawatirkan akan ada pendaratan di darwin oleh tni

      hihihihihihihih

      • dek Bayu ini termasuk cerdas, mengerti apa yang akan terjadi. Semua sudah tau bahwa urusan LCS sudah selesai, dan sekarang LCS mutlak dalam genggaman china tanpa ada suatu negarapun yang berani menentang. 2020 an Australia akan menantang china masalah LCS padahal australia tidak ada kepentingan apapun dengan negara-negara asean. dan dimulailah Teater pasific Jilid kedua. ( Armada ke 7 amerika serikat + Armada Australia + Armada Tentara Nasional Indonesia + Malaysia + Selandia baru akan bergerak ke Utara membebaskan filiphina dari Blokade laut PLAN. Pertempuran berdarah-darah akan terjadi.

    • mbah ini agen aus ya..?

    • PASUKAN MBAH BOWO BERGERAK.
      YANG BENCI SAMA AUSTRALIA AKAN BERHADAPAN DENGAN INI.

    • Owalah mbah mbah….bilangnya guru..tapi guru mesum,kata2mu cerminan dari rendahnya idiologimu,
      Orang sepertimu enaknya di tancepin aja di g.kelud .

    • … jadi tidak masalah bagi USA bila indonesia ke depan sesekali ingin menghajar Papua Nugini atau Singapore…

      nebar racun baru ni ye ?….

    • Komentar Bowo memang mantap, cerdas dan cermat. Saking cerdasnya, komentar yg keluar dari mulut Si Bawok layaknya kotoran A*J**G yg bikin muak dan muntah.

      Bawok=bahasa jawa=kelamin perempuan.

    • @mbah subur/bowo: Tunggu sampai pemerintahan baru Australia yang akan datang, PASTI ! Australia akan condong ke Indonesia dan membela mati-matian indonesia bila berkonflik dengan negara yang lain.
      -Nonsense! Tidak ada dalam sejarahnya Australia akan membela apalagi mati-matian bila berkonflik apalagi bila berkonflik dengan negara2 persemakmuran (Singapura,Malaysia atau PNG) kecuali konfliknya dgn Negri Panda,itupun karna isu keamanan negara mereka terancam bukan karna rasa persahabatan apalagi persaudaraan.

      @mbah subur/bowo: Adek-adek sekalian harus nurut sama omongan mbah, mbah ini sudah tua, udah pengalaman, cucu dan ponakan mbah banyak yang jadi angkatan.
      -Apa urusannya dengan umur.. apa karna umur sudah tua wawasan pasti bertambah? saya rasa mbah subur ini tidak tua,mana ada orang tua yg sudah pny cucu berpikiran sprti itu… cucu apa cucur^

      @mbah subur/bowo: Perang total kedepan th2020 akan sangat menghancurkan kedua belah pihak, yaitu USA dan China. Kita tidak boleh takut dengan china, kita akan berperang membela saudara-saudara kita Australia sampai musuh hancur.

      – Tidak boleh takut dengan China.. jangankan china,US para sekutunya saja saya Haqqul Yaqin bila bangsa Ini bersatu sprti pada masa kemerdekaan dulu, Indonesia tidak pernah takut akan bangsa manapun.
      -Kita akan berperang untuk membela saudara-saudara kita Australia.. siapa saudara bangsa Indonesia? Australia? dimana mereka saat Indonesia di jajah Belanda.. siapa yang selalu mengganggu Indonesia saat awal kemerdekaan sampai saat ini papua ms sering di ganggu dan waktu konfrontasi dgn malaysia (1962) aus ada dimana (malah tentara elit mereka ada yg mati di pedalaman kalimantan krna terlibat konflik dgn Indonesia), hingga masalah TimLest (1999).. itu yg mbah subur anggap saudara?

      Tak ada teman ataupun musuh sejati, yang ada hanyalah kepentingan..!
      apalagi saudara.. australia dianggap saudara “bullshit”.

      KALAU AUSTRALIA TIDAK BISA MENJADI TEMAN YANG BAIK BAGI INDONESIA, DIA HARUS MENJADI TETANGGA YANG BAIK BAGI INDONESIA.

      Indonesia harus bisa menjadi bangsa mandiri & berdaulat sesuai amanat Pancasila & UUD45 biar bangsa ini di hargai serta dihormati bangsa lain. *(NKRI HARGA MATI)*

    • Heh tua butut.kalo dulu kita teman saat ini kita musuh!lagian sapa juga yg takut cina.berdasarkan penelitian dokter mereka aja 80 persen pemuda cina lemah tubuhnya karena kurang olahraga dan mengkonsumsi nutrisi.pada rapuh tulangnya kalo di popor senapan.lagian masih disini aja ente.sono pergi!memalukan harkat dan martabat indonesia aja ente.penakut!

    • HARUS nurut mbah…?? Siapa loe?????
      Tidak ada sekutu yang abadi.. Indonesia bisa berpotensi berperang dengan SIAPAPUN..
      dan jika itu terjadi saya, teman2 warjager dan termasuk anak cucu yang dibilang ANGKATAN itu harus maju bela negara..

    • Sejak kapan ya kita jadi saudaraan sama Australi? Wong yang satu coklat, yang satu putih. Yang satu mayoritas Islam, yang satu mayoritas Kristen. Yang satu orang Asia asli, yang satu import dari Eropa.

    • Mbah lupa sama pakistan, korut sama kamboja dan juga myanmar! Analisa negara2 itu mbah , mereka deket banget sama china bahkan mesra, apa negara2 tsb mau dihancurksn china, tujuan china cuma menyaingi usa ajanlok mbah

    • Tunggu sampai pemerintahan baru Australia yang akan datang, PASTI ! Australia akan condong ke Indonesia dan membela mati-matian indonesia bila berkonflik dengan negara yang lain. NGAPUSI….Australi paling memprovokasi Irian barat dan timtim.
      Mbah BOWO POKEL,NGAPUSI TUR NGEDEBUZZZZ.(dibayar piro e karo Aus?).

  5. kita aja yg putuskan knp harus nunggu oz…hehe
    betul bung @desperado indonesia harus pny jalur telekomunikasi mandiri…kejadian di bekukannya sosmed prabowo banyak jg terjadi dikalangan orang2 biasa yg kritis terhadap kebijakan us n konco2nya…

  6. Pemerintahan Abott tetap akan bermain abu-abu sampai nanti tahun depan. Dengan muka tembok bibir tebal dia akan mengatakan tindakan penyadapan dan memasuki teritorial Indonesia adalah untuk kepentingan dalam negeri australia tidak untuk merugikan negara lain…bla bla ta*k asu, omongan ta*k..PERSIS seperti omongannya mbah bowo di atas,(sorry bahasanya, rodo kesel masalahnya).

    Abott terus memaikan perannya ngrecokin Indonesia sambil menunggu SIAPA yang berkuasa hasil pemilu yang akan datang. Abott tidak akan berani bersikap demikian bila pak SBY masih bisa menjabat tahun depan. Apakah Abbot YAKIN bila nanti Presiden yang terpilih akan datang lebih LUNAK dan memihak ke Ausy?
    Kalau Abbot yakin begitu ..Rakyat Indonesia harus CERDAS.

    Di threat sebelumnya rekan saya diskusi di sebelah Bung Nyai memberikan ulasan dan prediksi akan kondisi RUWET nya Indonesia setelah hasil pemilu 2014..(coba dibaca lagi).

    Saya ngeri sebenarnya untuk membahas.

    Bagaimana nanti Tokoh boneka barat dan Timur saling sikut menjegal untuk memimpin Indonesia. Diprediksi hasil pemilu 2014 hanya bertahan sampai tahun 2017 dengan saling sikut sehinggah ada Tumpah Darah. Setelah 2017 baru Indonesia akan bangkit tetapi didahului dengan Tumpah darah dulu??
    Makanya saya bergerilya terus supaya prediksi tersebut TIDAK TERJADI, pemilu berjalan lancar karena rakyat ,memilh dengan cerdas,

    HAK PILIH harus dimaksimalkan supaya kaum yang tidak mencoblos (Golput) hak pilihnya dan fenomena nya tidak DIMANFAATKAN oleh kekuatan yang ingin Indonesia tetap bisa dijinakkan ..Tidak ingin Indonesia Indonesia menuju Jaya.

    The voters should use their head instead their heart.(Pemilih harus menggunakan Kepala mereka (Otak) bukan dengan HATInya). Masalahnya, MEDIA pun dikontrol mereka, voters praktis tidak punya akses informasi yang BERIMBANG. Except for very few of them who actually superbly educated, know history of who’s who very well, and willing to dig into underground information.

    Well
    Abstain alias golput, yang ini justru memberi PELUANG BESAR bagi jagoan mereka (asing) untuk leading. Pola/manuver mereka sebenarnya sudah terendus, beberapa sedang diantisipasi/dibelokkan, NAMUN yang substansial adalah winning hearts and minds rakyat. Ini yang SUSAH dikendalikan.

    Semoga contingency plan sudah disiapkan. Siapapun next leader, dia ga akan bisa menyimpang jauh dari prinsip fundamental negara NKRI yang sudah diletakkan oleh founding fathers bangsa Indonesia.

    Masalah bocoran Snowden

    USA dan Australia,Singapore yg tergabung five eyes juga menyadap China dan mereka sangat TAKUT bila snowden akan membocorkan APA SAJA materi yang disadap, karena meraka akan mengahadapi kemarahan China. Tinggal tunggu saja bocoran Snowden selanjutnya. Bocoran materi apa saja yang disadap mereka terhadap Indonesia membuka mata kita. Siapa kawan siapa musuh dan itu tidak perlu dipertanyakan lagi. Tinggal rakyat yang CERDAS menggunakan maksimal HAK PILIHNYA dengan kepala bukan dengan hati.
    IMHO

    • Setuju bung satrio ….sumbangsih sbg rakyat kecil adalah memilih pemimpin yg tepat buat bangsa sesuai kepentingan bangsa. Sumbangsih lain sbg rakyat kecil adalah dgn menyebarkan perlunya keadaan damai di negri kita….tdk terpancing isu2 negatif yg memecah belah. Rakyat harus cerdas ….di
      situ kuncinya.

      Mari kita tunggu nyanyian snowden ttg China ….ini mungkin perkiraan sy akan memicu “suhu agak tinggi”, sbab korbannya China yg scara ekonomi dan militer cukup diperhitungkan.

    • Untuk masyarakat bawah, Australia itu jauh dan urusan sehari-hari itu dekat. Negara lemah terus adalah salah pemerintah, bukan salah rakyat. Yang melakukan pembodohan poitik itu politikus kita, bukan politikus asing. Unsur2 asing hanya memanfaatkan kebodohan konstituen Indonesia dan kebebalan politikus kita

      • Jd kita sbg rakyat harus gmn? Milih salah ga milih jga dibilang salah…

        • Jiah tambah satu tukang gembosnya
          kirim terusssss

          Pertanyaan anda sama dengan makan salah gak makan salah
          Makan yang cerdas itu makan yang menyehatkan untuk jangka panjang tubuhmu
          Jangan melihat bentuk.warna dan baunya saja dan hanya karena di IKLANkan di TV dan Media saja..
          Cari tahu bahannya dari apa ,,aman tidak? halal Tidak? mengandung racun tidak ?kadaluarsa tidak?
          kalau orang sufi malah lebih detail tanyanya ..makanan itu dibeli dari rejeki yang bagaimana? mengandung korupsi tidak?halal tidak rejekinya?

          Itulah orang CERDAS

          • caarannya bgemna oms ?? emg pra calon kita bahanya dr ap aj..? sudah exp ga?? trus cr tau bahan2nya di mna ?? kalo ga percaya iklan harus percaya ap..? trus cara mencar taunbahan2nya gn kklo semua ga bs ercaya

          • Taufikkk…..
            Caranya ketik sms spasi modarooo…

          • Ya harus BELAJAR mulai sekarang
            Bahan makanannya dari golongan apa ,,dibuat oleh pabrik mana
            Makanan itu exp ato tidak dilihat stock lama yang gak laku laku atau diremake ..dulu gak lakunya kenapa? salah cetak tapi aslinya bahannya bagus atau bahannya memang da jelek dan pernah dicoba gagal, atau memang gak laku karena konspirasi persaingan tidak sehat,

            Yang beriklan itu apa memang sudah bermerk dan terbukti kualitasnya atau dipaksakan untuk pencitraan instant.
            Biasanya untuk menarik konsumer iklannya berbau bombastis dan banting harga,dengan harga diobok obok,,pasti lebih baik etc

            Baik tidak untuk kesehatan tubuh kita..jangan memilih manis ternyata tidak gula asli bikin kita batuk batuk..
            Mending memilih yang asem dan pahit tetapi Jamu yang menyehatkan untuk tubuh kita bila bangun pagi esoknya.,

            Cari makanan yang SEHAT untuk tubuhmu,anakmu dan cucumu..,bukan makanan cepat saji hasil waralaba asing,,makanan asing yang dimodif Indonesia ataupun makanan bahan asing,,bahkan makanan resep asing.

            Cari makanan khas Indonesia dari bahan asli indonesia,.dibuat di indonesia..oleh tangan ahli Indonesia..dan yang memegang teguh resep asli leluhur indonesia.. Makanan yang tidak menjajikan menggemukan..tetapi menyehatkan baik buat dirimu dan anak cucumu

            Sudah tau dibungkus nya ada larangan merokok itu membunuhmu tetapi tetap dibeli dan dikonsumsi dengan alasan membantu tenaga kerja yang bekerja di pabriknya,,pabriknya jalan badan kita yang rusak,
            IMHO

          • Bung @Satrio mau nanya, bagaimana dengan fenomena ” presiden yes, partai no ”
            Soalnya untuk anggota dewan masih kurang bahan dan masih kecewa ma kinerja anggota dewan yg kemarin
            Trims bung @Satrio

          • yup
            ane gak setuja dan sebel dengan sisitim capres yg harus melalui parpol yang mempunyai suara 20 persen,,
            ane pernah bahas disebelah bahwa kalau sekarang Indonesia timbul satrio piningid pun akan susah timbul bila tidak didukung partai yang mapan.,
            Maka dari itu adanya perubahan UU dari MK atas gugatan Efendi gozali bahwa pemilu harus disatukan karena selama ini melanggar konstitusi itu BAGUS.
            Sayang penerapannya baru 2019,

            fenomena ” presiden yes, partai no ” itu juga tidak baik
            Karena bila pada malas memilih partai dlm pemilu legislatif maka akan banyak golput itu yg di inginkan asing (baca uraian saya diatas)

            Tetap pergunakan hak pilih di pemilu legislatif..pilih dengan otak bukan dengan Hati ,
            Setelah itu gunakan hak pilih di pemilu presiden cari yang terbaik didasarkan analisa memilih capres dengan cerdas dari otak bukan dari hati

          • nasib walikota Risma bisa jadi ilustrasi apa yang akan menimpa presiden berintegritas pilihan rakyat yang didukung partai kecil (atau mungkin kelak jalur independen)…dikerubut piranha2 politik aneka warna yang sangat kompak dan harus darah…

            kita tunggu saja wujud dukungan warga Surabaya kepada walikotanya…

    • Bung @Satrio kalo boleh dan di approve bung@Diego, bisa ngga diskusi menarik bung@Satrio dan bung @Nyai di tampilin di sini sebagai artikel khusus.
      Mgkn bisa jd refensi forumer disini akan kemungkinan gawatnya ancaman keadaan dan ketahanan NKRI, pre dan post 2014.
      Mudah”an bisa jd pembuka wawasan pembaca JGKR newbie sperti saya dan yg lainnya untuk menambah kecintaan trhadap NKRI.
      Trims bung@Satrio, bung@Diego

  7. Kebijakan Pemerintah RI skrh terhadap Oz sudah benar,
    – Pemerintahan mendatang diusahakan untuk memundurkan lagi dgn pulangnya dubes Oz dari RI, semua kerja sama tetap beku tetapi di Dalam Bahasa Diplomatik konsumsi Media Pemerintah mengusahkan menyanjung Oz dgn kata “sahabat dekat, tetangga dekat, partner ekonomi” dll sekalipun dlm praktek 180 derajat. Low Profile dlm berbahasa diplomatic adalah keharusan tapi tegas dalam aturan maen adalah kewajiban.

    – kerja sama militer juga tetap beku.
    Hub.normal diplomatik hanya akan PULIH jika dan hanya jika Oz bersedia mengikuti code of conduct nya Indonesia,
    – Extra charge untuk setiap kapal dagang milik oz dari dan ke yg melalui ALKI tapi tetap dibawah Nilai cost jika jalur memutar
    – Permudah aliran dana dari Oz (milik masyarakat) tapi persulit arah sebaliknya
    – Usahakan kebutuhan Import oz dominan dari Indonesia, sekalipun product china.

    • Belum semua beku… Mabes Polri masih berkerjasama dengan polisi australia (AFP) seperti program JCLEC… Saya sangat menyesalkan langkah kapolri yg mengatakan polri berhenti kerjasama dengan australia, kenyataannya masih ada pejabat dan anggota JCLEC dari AFP… Tim Laboratorium cyber crime pasti masih dipegang orang2 dari Aus..

      Mau gimana? Yg bangun JCLEC dan lab cyber crime terbesar di asia itu salah satunya australia…

      • Densus 88 Didanai AS, Australia, Belanda

        Mabes Polri mengakui adanya dukungan dana asing terhadap operasional Datasemen Khusus (Densus) 88 Polri. Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Iskandar Hasan mengatakan, dana operasional Polri, temasuk Densus 88, berasal dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN. “Dana operasional kita semua dari DIPA APBN, ujar Iskandar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (15/9), seperti dikutip lnilah.com.

        Iskandar mengakui adanya bantuan negara asing yang diberikan kepada Polri, khususnya Densus 88. Namun, jelasnya, bantuan itu tidak berupa dana tunai untuk ope rasional Densus. “Bantuan yang didapat itu dalam bentuk paket proyek, baik itu pelatihan maupun pembangunan seperti di Semarang, JCLEC (Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation) membangun kompleks itu. Dana itu tidak berupa dukungan dana operasional dana tunai,” paparnya. Negara yang memberi bantuan terhadap Densus 88 Polri, imbuh Iskandar, adalah Australia, Belanda, dan Amerika Serikat.

        Ihwal bantuan asing kepada Densus 88 Ini mencuat karena sebelumnya Pemerintah Australia ingin memeriksa Densus 88 menyusul dugaan penyiksaan terhadap tahanan Republik Maluku Selatan. Australia merasa berhak memeriksa Densus 88 karena melalui Australian Federal Police (AFP) ikut membiayai secara rutin detasemen itu. Harian The Age dan Sydney Morning Herald menyatakan, dana 40 juta dolar AS dikucurkan Australia untuk pendirian JCLEC.

        Tiap tahun dikucurkan dana 16 juta dolar AS. Di laman JCLEC tercatat, Australia sejak 2004 melipat gandakan bantuannya untuk JCLEC menjadi 20 juta dolar AS per tahun, terutama untuk program kontraterorisme. Amerika Serikat tak mau ketinggalan. Kantor berita Reuters pada 18 Maret 2010 mengutip dokumendari Deplu AS sejak tahun 2003 yang aktif membiayai program kontraterorisme di sejumlah negara lewat Antiterorism Assistance Program (ATA).

        Dalam laporannya ke Kongres AS pada 2005, misalnya, ATA mengucurkan dana 5,4 juta dolar AS untuk Densus 88. Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana mendesak pemerintah Indonesia untuk menolak intervensi asing. “Pemerintah harus tegas menolak intervensi yang dilakukan oleh pemerintah Australia, tegasnya, tb

        http://www.forumbebas.com/thread-141468.html

  8. Sy pribadi berterima ksih kpda australia dan snowden karena sudah mengetuk amarah para petinggi Negeri ini, shingga tidak lama lagi satelit militer akan segera memperkuat indonesia, ditambah kelakuan angkatan laut australia yg sengaja memancing di laut yg jernih sehingga indonesia merasa perlu menambah Radar dan mewacanakan pembelian SU-35, Kilo, S-300 dan mainan baru made in timur lainnya. Sy jg tidak lupa berterimakasih kepada Australia dan Amerika karena menempatkan marinirnya dekat dengan papua sehingga penempatan 15rb marinir di papua bisa terlaksana dengan baik dan dalam tempo yg sesingkat-singkatja… lanjutkan provokasi mu, lanjutkan pembelian Alutsista! Hidup NKRI

  9. mudah2an pemimpin negeri ini kedepan lebih baik dan lebih berani/tegas dlm meningkatkan harkat dan martabat bangsa ini.

  10. Mbah.. Bowo inibacot doang gede..mirip bacot. Kebo

  11. * Indonesia dan Aussi jangan sampe putus hubungan *

    gue termasuk pendukung yg ini,
    dgn catatan :
    Setiap bentuk hubungan harus memiliki bobot yg menguntungkan bagi Indonesia, setiap hal yg aneh2 ngerugiin itu wajib diputuskan segera,
    Kita re-design hub.ini, pergunakan channel yg sama dgn apa yg mereka lakukan selama ini
    jika tidak memungkinkan, baru putus tus, tapi sewaktu2 tawarkan ulang..

    dibandingkan putus sama sekali, jelas kita akan kesulitan membalasnya.
    analogi :
    Seorang reman dgn tangan kiri memegang krah korban, tangan kanan nonjok2, kalo korban lari menjauh, mau nonjok gimana..???

    Jadi reman pun harus punya wajah berseri 😀

  12. Message to Russia, China, Iran, N.Korea

    untung nama indonesia tak ada.

  13. Bola panas SNOWDEN berikutnya kemungkinan akan meluncur bertepatan kunjungan Menlu AS John kerry Ke Cina….itu juga yg terjadi dng Indonesia…

  14. Kalau baca artikel ini saya teringat saat tugas bersama membawa bantuan untuk pengungsi topan haiyan di filipina pada tahun lalu… Saat pertama tiba dibandara lapu2 kota Cebu pos kami ditempatkan bersebelahan dengan tentara australia… Saya malah akrab saat itu dengan tentara australia, dia katanya sering ke bali dan bisa sedikit bahasa indonesia … Kami akrab karena mereka sering meminta rokok dan kopi kapal api yg kami bawa…. Termasuk tentara angkatan laut amerika bernama Mayor sinclair yg biasa mengurus sorty penerbangan kami..

    Saat kami mau balik ke Indonesia, muncul isu penyadapan terhadap presiden kita bersama beberapa menterinya, saya bersama teman2 dan crew hercules C-130 tni au tidak terlalu menghiraukan isu tersebut.. saat kami mau balik, tentara australia yg kami kenal dan sering tegur sapa hendak membawa bantuan ke tacloban.. Kami pun tegur mereka hendak ijin pamit, tapi sapaan kami dibalas dengan muka cemberut dan wajah penuh permusuhan… Mayor sinclair pun menegur mereka bilangin bahwa tim indonesia akan balik dan meminta mereka melupakan masalah di tanah air masing2.. Karena kedatangan kita ke negara orang untuk tujuan membantu, malah salah crew pesawat hercules mereka gak mengenal kita… Sakit banget, minta rokok dan kopi kami cepat, dasar muka munafik tuh tentaranya…

  15. Sonotan bukan teman tapi mesra tapi akan menusuk dari belakang dan memecah belah daerah* NKRI busuk politiknya.
    Daerah yg dijadikan target Maluku,Aceh dan Irian..

    Maluku misalnya, setiap tahun dilaksanakan Darwin-Ambon Yacht Race, semacam lomba perahu layar yang bertolak dari Darwin ke Ambon. Kegiatan ini mendorong pertumbuhan industri kerajinan dan pariwisata di Maluku, khususnya Ambon dan sekitar. Ini terlihat semakin meningkatnya para peserta sail dari tahun ke tahun. Adalah keniscayaan jika ada linkage atau jalinan permanen antara Aussie dengan kelompok lokal atas nama Yacht Race. Sejauh mana pertalian mereka, rajutan masih belum terurai.

    Di Aceh lain lagi, digelarnya pertemuan antara pimpinan parlemen (DPR Aceh) dengan jajaran Kedutaan Aussie di Jakarta. Hal ini menarik dicermati, ketika pimpinan delegasi ialah Lauren Bain, Konselir bidang Politik dan Keamanan. Merujuk kelaziman diplomatik (pakem) Barat selama ini, bahwa konselir bidang politik biasanya agen intelijen yang ditanam di Kedutaan.
    Dalam forum tersebut, Bain menanyakan masalah politik, ekonomi, perkembangan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR), dan lainnya. Poin yang menarik tatkala ia berkomitmen soal penyelesaian pelanggaran HAM di masa lalu. Inilah “titik” yang mutlak diwaspadai bersama. Betapa komitmen Aussie terkait HAM di Aceh, selain bisa diendus sebagai awal intervensi ke internal Indonesia, bukankah ia sendiri tengah didera persoalan HAM terkait tindakan diskriminasi terhadap Aborigin, suku asli Australia..?

    Keangkuhan Tony Abbott tidak mau meminta maaf secara resmi kepada Indonesia terkait penyadapan telpon beberapa petinggi republik ini, masih ada lagi penyadapan kali ini dilakukan terhadap sengketa dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat.

    Apakah sikap Aussie hanya ingin pengakuan publik global seolah-olah dia “Polisi Asia Tenggara”,

  16. Perang asimetris adalah suatu model peperangan yang dikembangkan dari cara berpikir yang tidak lazim, dan di luar aturan peperangan yang berlaku, dengan spektrum perang yang sangat luas dan mencakup aspek-aspek astagatra (perpaduan antara trigatra -geografi, demografi, dan sumber daya alam, dan pancagatra -ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya).

    Fahami lebih mendalam tentang perang asimetris, strategi dan penerapannya, sebelum semuanya menjadi terlambat. Karena waktu terus bergulir dan para aktor semakin banyak bergentayangan. Nasionalisme harus terus digelorakan, demi terjaganya keberadaan WNI yang bermartabat yang selalu ikut menjaga dan mempertahankan negara bangsanya agar semakin jaya dalam bingkai NKRI sampai kapanpun.

 Leave a Reply