Jan 292019
 

JakartaGreater.com – Angkatan Darat Australia telah meminta Rheinmetall Defense untuk mengevaluasi Sistem Proteksi Aktif (APS) Tinju Besi (Iron Fist) Israel yang dikembangkan oleh IMI, anak perusahaan Sistem Elbit, seperti dilansir dari laman Defense Update.

Brigjend Greg McGlone, Direktur Kendaraan Tempur Lapis Baja di Angkatan Darat Australia menyampaikan rencana tersebut di konferensi International Armoured 2019 (#IAVevent) di London hari Senin, 21 Januari. Menurut McGlone evaluasi hanya akan mencakup Iron Fist karena itu adalah satu-satunya APS matang yang memenuhi persyaratan Boxer seberat 38,5 ton.

Setelah penilaian yang dilakukan, Australia berencana untuk mengontrak Rheinmetall agar mengintegrasikan Iron Fist di turret Lance yang digunakan pada 121 kendaraan pengintaian Boxer Blok II yang dibeli Australia di bawah program Land 400 Phase 2.

Angkatan Darat Australia berencana untuk melakukan pengujian tembak langsung terhadap sistem iron Fist tersebut sebagai bagian dari perbaikan Boxer Blok II Australia. Australia pun akan secara lokal memproduksi 197 Boxer dalam fase Blok II ini, termasuk 121 kendaraan pengintai tempur (CRV), 10 kendaraan pemulihan, 15 kendaraan komando, 29 kendaraan pengawasan tembakan gabungan dan 11 APC Upgrade.

Sistem Proteksi Aktif (APS) Iron Fist buatan IMI Israel © Ereshkigal1 via Wikimedia Commons

Australia juga memiliki opsi untuk membeli 11 ambulans Boxer, semuanya di bawah tahap II Block. 25 CRV pertama dan kendaraan insinyur akan dikirim pada tahun 2020 dari Jerman di bawah Blok I.

Angkatan Darat Australia telah belajar menggunakan APS selama evaluasi Land 400 Fase 2 tetapi tidak memerlukan kemampuan APS seperti itu dari para pesaing lainnya. Rheinmetall sebelumnya telah mengusulkan Boxer dengan sistem ADS sendiri. Pihak Australia meminta Rheinmetall, produsen Boxer, untuk mengevaluasi ruang lingkup integrasi Iron Fist – Light, Decoupled (IF-LD) APS – sistem yang sama yang juga dipilih oleh Angkatan Darat AS untuk melindungi Armoured Infantry Fighting (IFV) Bradley. Studi tersebut juga bisa menimbang varian kompak Iron-Fist (IF-LC) yang dipilih untuk melindungi IFV CV-9035NL Belanda.

IF-LC diusulkan untuk dua platform IFV untuk program Land 400 yang tidak dipilih oleh Australia yakni AMV-35 dan Terrex III. Sekarang bagian dari kendaraan roda rantai berbasis AJAX yang ditawarkan oleh General Dynamics Land Systems UK (GDLS-UK) ke Land 400 Phase 3 Australia. Model kendaraan itu juga diluncurkan oleh GDLS pada #IAVevent. Kendaraan ini dimaksudkan untuk menggantikan M113 di masa depan. Salah satu pesaing dalam program ini adalah KF31 dari Rheinmetall.