Australia Lebih Suka Apache Daripada Upgrade Tiger ?

Jakartagreater.com – Pabrikan Airbus Australia Pacific (APAC) akan kembali melakukan upaya maksimal agar proposal untuk peningkatan helikopter serang Tiger ARH bisa diterima, meskipun Pemerintah Australia sudah menolaknya sebelumnya.

Berbicara kepada media pada 7 Oktober, Direktur Pelaksana APAC Andrew Mathewson mengatakan proposal awal perusahaan untuk peningkatan 22 helikopter ARH Tiger dan tambahan tujuh helikopter bekas lainnya dari Airbus H145M telah secara resmi ditolak oleh Menteri Pertahanan, Senator Linda Reynolds, lansir ADBR.

Namun Mathewson tidak tergoyahkan dan menyatakan akan meningkatkan taruhan dengan mengusulkan peningkatan yang lebih tinggi lagi daripada tawaran sebelumnya agar memenuhi persyaratan LAND 4503 yang terdiri dari total 29 helikopter tempur, termasuk tujuh Tiger tambahan dari stok negara Eropa.

Jalur perakitan Tiger ditutup pada 2018, dan hingga kini tercatat helikopter serang Tiger dioperasikan oleh Jerman (51), Prancis (40), dan Spanyol (24), dimana varian Tiger HAP / HAD Prancis dan Spanyol menjadi konfigurasi yang paling mirip dengan Tiger ARH Australia.

Tujuh helikopter tambahan kemungkinan akan menjadi yang pertama dikirimkan dalam bentuk upgrade seperti yang diusulkan, dan kemudian 22 helikopter ARH Australia lainnya kemudian akan ditingkatkan selanjutnya. Sebagian besar pekerjaan peningkatan akan dilakukan oleh industri Australia yang dipimpin oleh Airbus dari fasilitas Bandara Brisbane di Queensland, dan dapat diselesaikan dengan biaya kurang dari US$ 1,5 miliar.

Mathewson mengatakan belum bisa membahas proposal peningkatan, tetapi menawarkan bahwa Airbus akan mencari sebanyak mungkin cara untuk peningkatan ke standar Tiger Block 3 yang direncanakan, yang membuatnya akan sama konfigurasinya dengan helikopter Tiger milik negara Eropa lainnya.

Namun, meskipun diklaim mampu menghemat biaya hingga US$ 3,5 miliar dibandingkan dengan pembelian helikopter baru, Airbus mungkin tidak memiliki cukup waktu untuk mengembangkan dan menyajikan konsep peningkatan sebelum tender yang akan dibuat pada akhir tahun 2020. Laporan media terbaru telah mengindikasikan Australia lebih mendukung tender untuk pembelian helikopter serang Apache AH-64E.

Sharing

Tinggalkan komentar