JakartaGreater.com - Forum Militer
Feb 282015
 
F-35 Menembakkan JSM

Australia siapkan rudal JSM untuk F-35

Australia bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Norwegia untuk membuat rudal presisi stand-off Joint Strike Missile (JSM), seperti yang disampaikan Menteri Pertahanan Australia Kevin Andrews pada 26 Februari 2015.

Sistem senjata JSM, sedang dikembangkan oleh perusahaan pertahanan dan kedirgantaraan Norwegia Kongsberg, yang disiapkan sebagai amunisi serangan presisi untuk F-35 Lightning II Joint Strike Fighter (JSF), Lockheed Martin dan dirancang digunakan lewat weapon bay dari pesawat varian F -35A dan F-35C.

IHS Jane melaporkan di Juli 2014 bahwa Australia sedang mempertimbangkan keterlibatan lebih besar dalam program ini. Pada saat itu, juru bicara Departemen Pertahanan Australia (DoD) memaparkan tentang diskusi antara Australia dan Norwegia pada perluasan kerjasama yang berfokus pada integrasi rudal ke F-35.

Andrews menjelaskan partisipasi Australia bertujuan untuk menjamin ketersediaan senjata bagi armada masa depan Royal Australian Air Force (RAAF), yakni F-35A JSF.

“Berpartisipasi sekarang dalam program pembangunan JSM dengan Norwegia akan memaksimalkan efektivitas biaya kontribusi Australia dan memastikan kemampuan senjata dikembangkan dan diintegrasikan ke F-35A di timeline yang dibutuhkan oleh Australia. JSM akan diakuisisi oleh [pemerintah Australia] di dekade ini, “kata Andrews.

Menteri menambahkan bahwa, dalam kerjasama, Australia akan menyediakan keahlian spesialis dalam pembimbing rudal dan teknologi kontrol.

Dalam pernyataan terpisah, Kongsberg mengatakan kegiatan kerjasama akan melibatkan “beberapa mitra industri pertahanan Australia, termasuk BAE Systems Australia dan QinetiQ Australia, untuk mengembangkan [kemampuan tambahan untuk] JSM, termasuk sensor independen kedua dalam rudal untuk mengidentifikasi target radar yang bermusuhan “. Ia menambahkan bahwa kapasitas baru “akan sangat relevan bagi Australia dan negara-negara mitra lainnya yang tergabung dalam program F-35”.

Kongsberg telah bekerja sama dengan BAE Systems Australia untuk beberapa waktu pada pengembangan sensor frekuensi radio pasif untuk JSM. Ini termasuk membangun model pengembangan rekayasa.

Australia telah berkomitmen untuk pengadaan 72 pesawat tempur siluman F-35A. Dua yang pertama telah diserahkan pada tahun 2014 dan saat ini F-35 tersebut berpangkalan di pusat pelatihan pilot internasional di Luke Air Force Base Arizona untuk mendukung kebutuhan pelatihan RAAF.

Sementara Royal Norwegian Air Force mengharapkan mengoperasikan sebanyak 52 pesawat F-35A dan mulai menggunakan rudal JSM pada pertengahan dekade berikutnya.(janes.com).

Berbagi

  114 Responses to “Australia Siapkan Rudal Canggih untuk 72 F-35”

  1.  

    Absen dulu

    •  

      Selama Australia dipimpin Anthony John “Tony” Abbott, sudah banyak gesekan dengan NKRI. Panglima angkatan bersenjatanya sekarang diganti dengan si Angus yang memberikan sinyal kepongahan Pemerintah Australia terus berlanjut. Dengan rudal canggih untuk F-35nya entah apa lagi tingkah Tony Abbott di kemudian hari. Tony Abbott sudah sering menaikkan tensi adrenalin dan sepatutnya kita balas dengan menaikkan level pengadaan alutsista dengan efek deteren dan semangat nasionalisme kita yang menyala-nyala.

      •  

        stuju bung !, sebagai pengganti F 5 sebaiknya Su 35, jangan terlalu banyak dipikir karena hanya su 35 yg punya efek deteren terbesar, kalau penggantinya ecek-ecek ausie akan tambah sombong pada kita karena merasa kalau ada apa-apa dia pasti akan lebih unggul dari kita, krn ntu buruan beli su 35 .

      •  

        Tetangga ini memang punya prinsip kebijakan alutsistanya harus sepadan dgn TNI atau setingkat lebih tinggi di atas TNI …..

      •  

        punya 16 biji z susah,walupun punya sukhoi su-35 masih kalah coz australi pesan f-35 100 unit (f-35 vs su-35 /100 unit vs 16 unit) hasilnya????…………..

      •  

        penggantian panglima ke angus yang katanya punya reputasi bagus, langsung dibalas TNI dengan mendatangkan 3 sukhoi dibali dan mempersiapkan 1 skwadron sukhoi di makasar untuk berjaga. artinya Indo tdk bisa di takut – takuti. dan skrg patroli diperbatasan Indo ostrali banyak pespur yg berterbangan.

    •  

      Wajib untuk TNI memiliki SU 35 sebagai pengganti F5,
      paling tidak bisa menangkal pesawat pesawat tetangga, Yg makin maju,

  2.  

    waow

  3.  

    Tambah sip ae tetangga selatan ini…paranoid mungkin ya

  4.  

    peringatan untuk indonesia

  5.  

    rencana kerjasama indonesia dan ukraina dalam pembuatan rudal R-73 kok ga ada kabarnya,,,

  6.  

    Kalo indo akhirnya memilih f16, gripen atau typhon mungkin ga ya bisa lawan f35 aussie???
    Wkwk

  7.  

    Hanya satu solusi terjangkau S-400 jejer beberapa battery di jkt, bali, ntt, papua, kalimantan, sulawesi, batam

    •  

      Itu uang dari sape tong

    •  

      Mantap tuh punya ide! Biar kaga berani lewat ha ha aha

    •  

      S-400, daaannn Iskander skalian bung :mrgreen: ngarep, tp pengen kakak . . .
      Ngmg2 Astros II jd kebeli g toh, mending ambil BM-30 Smerch mawon

    •  

      Jika Rusia mengikuti sistem yang sama yang mereka berlaku untuk seri S300 rudal , S400 tidak akan selalu membantu untuk melawan F35 ini .

      S300 yang ditawarkan untuk ekspor, Antey 2500, hanya dipasang hingga 200 km rudal jarak. Sejauh S400 berjalan, rincian tentang apa versi ekspor akan terlihat seperti sulit untuk menetapkan, karena keengganan Rusia untuk mengekspor dan satu-satunya informasi yang saat ini mengenai penjualan tunggal ke China. Sulit untuk digunakan sebagai Cina untuk membangun sebuah versi ekspor yang normal seperti China adalah sekutu utama Rusia dan pelanggan.

      Dengan asumsi bahwa Rusia memperlakukan S400 sebagai mayoritas ekspor, menjadi versi sedikit berkurang, itu mungkin tidak akan menjual 40N6 rudal, yang berarti bahwa jangkauan hanya akan sekitar 250km.

      Joint Strike Missile diharapkan memiliki jangkauan minimal 280km, dengan harapan bahwa ia akan pergi lebih jauh dari itu. Seberapa jauh masih diperdebatkan, tetapi menggunakan 280km sebagai dasar, yang JSM akan mampu memukul baterai sebelum ia mampu memukul balik.

      •  

        Rudal JSM mampu menghantam S 400 sebelum S 400 mampu memukul balik ???
        Omong kosong !!
        anda tahu, sebelum JSM mampu mencapai target maka radar dari S 400 sudah lebh dulu membaca arah dari rudal JSM, ketika rudal JSM sudah masuk dalam jangkauan S 400, ketika itulah rudal dari S 400 akan diluncurkan untuk menghantam JSM,,,

      •  

        That’s Not The solution, What Your Suggestion?

        •  

          Aku jatuh ke dalam kamp yang SAM adalah saat di ayunan ke bawah. Dalam waktu ilmu akan mengejar lagi, tapi pada saat pesawat mampu membungkam SAM sebelum yang mampu melakukan apa-apa.

          Sejauh melawan F35, Anda perlu pesawat dan pada titik tertentu Anda harus baik pergi dengan kuantitas atau kualitas.

          Kualitas:
          Saya telah membuat argumen teknis saya sebelumnya tentang mengapa SU35 tidak sebagus F35 di situs ini berkali-kali, jadi saya tidak akan pergi lagi, malah akan memungkinkan fakta berbicara untuk diri mereka sendiri. F35 sedang dibeli dalam jumlah besar oleh sejumlah besar negara, dan Cina menyalin ke arus utama multirole Righter baru mereka. Rusia telah memerintahkan beberapa SU35, tetapi sebagian besar melompat-lompat itu untuk pindah ke PAKFA sebagai multirole fighter utama.

          Ini akan menunjukkan bahwa hampir semua pemerintah dunia, termasuk China dan Rusia tampaknya tidak berpikir bahwa SU35 mampu mengatasi F35, dan mereka memiliki akses ke data yang kita tidak akan pernah melihat, dan disarankan oleh orang-orang yang melakukan apa-apa tetapi menghabiskan seluruh hidup mereka melihat dan terbang pesawat tempur.

          Jadi, SU35 tidak bisa pergi kepala ke kepala dalam hal menjadi pesawat yang lebih baik dengan F35 tersebut. Pertanyaan berikutnya adalah apa? Pada titik ini kita tidak tahu. Entah PAKFA atau J-31 / J-20 mungkin akan berada di stadion baseball yang sama, cukup dekat bahwa itu adalah keterampilan pilot daripada pesawat yang mengambil siapa yang menang.

          Catatan: Ini membuat asumsi bahwa TNI juga mendapat AWACS, radar berbasis tanah dan jumlah yang cukup dari jet, 50-70. 5 perang udara gen yang modern adalah tentang lebih dari sekadar jet tempur.

          Jumlah:
          Cara lain untuk pergi adalah untuk menjalankan angkatan udara berteknologi tinggi angka yang rendah. F-35 adalah jauh lebih baik dibandingkan A J-10, namun menghadapi 3? F35 yang akan menembak satu atau dua ke bawah, tapi sisa satu mungkin akan menembaknya bawah.

          Jika TIN-AU adalah untuk mendapatkan 300 J-10 (pada $ 8400000000 AS, pembelian besar, tapi TNI mampu lebih dari 10 tahun, tapi akan mengarah ke sana tertinggal di angkatan laut dan angkatan darat), mereka bisa membuat sangat sulit bagi siapa pun untuk melakukan apa saja untuk Indonesia.

    •  

      Ane setuju sob
      Sekarang ini Indonesia belum punya payung udara yg greget
      Setiap beli seenjata selalu saja kelas dua padahal beruang merah nawarin yg kelas satu kalau buat Indonesia

  8.  

    Indonesia Bisa gak ya nganggarin 200T buat PAK-FA dgn pembayaran multi-years hehe :mrgreen:
    maafkan pemikiran ekstrem saya ini kakak :mrgreen: tp ane berharap itu menjadi kenyataan hehe . .
    100 PAKFA menjaga NKRI dgn Kapal Induk PA2 Prancis wow disitu kadang saya merasa senang :mrgreen:

  9.  

    s400-s500, su35 gak nego!

  10.  

    Indonesia adalah bangsa sejarah, dan merupkn guru terbaik, salam senangat merah putih

  11.  

    Tuh missile
    Supaya gak repot2 Dogfight
    Sama Thypoon
    Apalagi
    Sama Su35

    solusinnya ya

    Kunci duluan
    Tembak duluan
    Terus kabur

    Kalo kena syukur
    Nah
    Kalo Ga kena

    Ya

    bedoa
    sambil tariik
    Full in throtle 100% +afterburner
    Balik ke home AFB

    Kalo apes ke kekejar

    Su35: hey loe berhenti! siapa yg lempar pensil tadi, mau kena ane?

    F35: bukan gue bro, pisss bukan gue, yakin sumph bukan gue,,, ,,,,,,

  12.  

    Orang Australia dididik untuk berpikir dengan Otak Kiri (Out of The Box), mengantisipasi hal-hal yang tidak ada dalam skenario.

    Sebaliknya.

    Orang Indonesia dididik untuk berpikir dengan Otak Kanan (Systematis) mengikuti alur pemikiran mantan penjajah kita – Belanda, mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi di dalam skenario.

    Dua bangsa yang berbeda cara berpikirnya dan sangat terlihat hasilnya. Australia mewujudkan perencanaannya diatas kertas kedalam bentuk nyata. Indonesia mewujudkan perencanaannya dengan mematangkan apa yang sudah ada diatas kertas.

    Indonesia akan selalu tertinggal dari Australia dalam hal Pertahanan Keamanan.

    Perubahan doktrin hamkamrata ke doktrin poros maritim sudah sangat tepat. Tinggal bagaimana mewujudkan doktrin poros maritim yang baru berusia 4 bulan tersebut menjadi realitas.

    Kita tunggu para pemikir strategis di TNI dan Kemenhan untuk bisa mengantisipasi ancaman-ancaman kedepan yang semakin nyata.

    Bravo NKRI.

    •  

      Saya setuju dengan pendapat anda ,sebagian besar kita cuma memikirkan punya senjata gahar.
      Kalo pespur maunya yang terbaik dari tetangga.Sementara kita tidak memikirkan dengan apa
      pespur itu di lengkapi. Kalau pecah perang rudal yang di beli jumlahnya tidak seberapa ,di hari hari pertama akan habis.Trus pespur atau kapal perang kita jadi tidak berguna. Hal itu sepertinya belum di fikirkan.Apa tunggu pecah perang dulu baru mikir,?

      Jalan satu satunya harus bisa bikin rudal sendiri di dalam negri,mau kerjasama dengan siapa tak jadi
      soal.Apalagi kita tidak punya aliansi pertahanan dengan negara lain.

    •  

      Ini saya kira cuman opini anda bung.maaf ya saya rasa petinggi-petinggi TNI sudah paham betul tentang strategi dan perubahan kawasan dan saya sangat yakin semua sudah disiapkan dengan baik cermat. Kita disini hanya beropini tentang kulit luar TNI tp kita tidak tau seberapa hebat kemampuan, strategi hulubalang kita dalam menjaga dan mengamankan tumpah darah Indonesia ini.

    •  

      tebalik bung, otak kiri yg sistematis otak kanan yg imajiner ?out of the box

  13.  

    Gak perlu takut lah sama sonota ini…dia mau pakai jenis apapun snjatanya jelas lah kita bisa ngambil snjatanya dari blok lain…dulu ktka negara kita dalam kndsi konflik merebut papua…secara jelas snjta kita bisa mengambil dri pap rusky dan dngn sngt mudah…
    Kita liat dulu musuh nya dari dri pihak mna…klo mslkn msuh kita dri phak A maka kita bisa mendatangkan snjt dari phak B…bgtu pun sblik nya…maaf klo oot tentang pendpt ane…

  14.  

    Hiiii takuuuut jakarta gemeter.com

  15.  

    Negara ini klo sendirian saya yakin TNI masih mampu, tapi klo kroyokan ama konco2ne ya……………, jadi ingat artikel kemarin ‘belajarlah sampai ke negeri Cheche he he……’ mantap, bravo TNI, haaiya moga sehat2 semua end segal bugal………

  16.  

    Mampukah mengimbanginya dgn bertumpu pada program proyek roket/rudal LAPAN/konsorsium roket.

  17.  

    seperti yang dikatakan TV one…F-35 sdh tau posisi musuh saat musuh baru mau lepas landas. KEREN…tpi mimpi bagi indonesia. tpi gk apalah klw TNI beli su-35.sedikit tenang.

    •  

      Itu bukan karena F35 yg canggih tp karena dukungan dr mata udara alias satelit militernya.
      Salah satu kemenangan israel atas suriah dan lebanon adalah atas bantuan USA yg menggunakan satelit mata2 nya utk memantau pergerakan pesawat musuh dr mulai take off dilanud sampai dng formasinya.
      Jd keunggulan teknologi merupakan salah satu unsur diantara berbagai unsur utk mendapatkan kemenangan dlm peperangan. Kalo salah mohon maaf.

      •  

        Saya setuju!. Dengan bung ruskie, karena F35 cuman peroduk gagal mana mungkin bisa seperti itu. Coba pikir deh!
        Kolo f35 itu berhasil pesawat itu tidak Akan di jual sama halnya seperti f22 reaptor. Maaf kalau saya salah.

  18.  

    Saatnya berbakti untuk negeri..
    Pak moel segera buka rekening kemenhan biar kami bisa ikut nyumbang buat s400,iskander.pakfa.ks nuklir..
    Ayo ikut iuran buat beli alutsista…

  19.  

    australia 70 f35——indonesia wacana.tertarik…..

  20.  

    Mungkin bisa di contoh ahli ahli kita ,bikin perencanaan yang matang .mulai lagi cari mitra yang strategis ..kerjasama buat rudal SU 35 dan IFX.

  21.  

    Ato perlu kita galang koin untuk su35 dan s400

    •  

      Setuju bung…
      Ayo kita mulai ngumpulin dana buat sejajarkaan tni dengan as atau pun rusia..mininal urutan ke 3..sy sebagai rakyat biasa sya ikhlas memberikan donatur d luar pajak..krn apapun kenyatAan ny… indonesia..tetaplah indonesia..dan saya peduli negara saya dan sangat cinta INDONESIA

    •  

      insya allah rakyat bisa urunan beli alutsista canggih. kalo ada 100 jt warga bs nyumbang masing2 100 rb bisa terkumpul dana 10 T

  22.  

    Rudal petir mana neh kabarnya ????

  23.  

    oz full throtle akuisisi alutsista pre emptive strike kita bagaimana ya ? sudah siapkah ?

    Avalon 2015: Bell touts AH-1Z as maritime attack platform for Australia

    Gareth Jennings, Melbourne – IHS Jane’s Defence Weekly
    25 February 2015

    Bell Helicopter is pitching its AH-1Z Viper helicopter to the Australian Defence Force (ADF) to be utilised as a maritime attack platform aboard its two landing helicopter dock (LHD) amphibious assault ships, a company representative told IHS Jane’s at the Avalon Airshow yesterday (24 February).

    Bob Carrese, regional vice-president for Asia-Pacific, said while there is no formal Australian requirement, Bell Helicopter is briefing the ADF on the Viper’s capabilities ahead of an expected decision on whether to upgrade its Airbus Helicopters Tigers to a maritime configuration.

    “The AH-1Z is already doing all of the missions that the ADF is doing [with the Tiger], and more. It can carry 16 Hellfire [air-to-surface missiles] plus two Sidewinder [air-to-air missiles], and has the cost-per-flight-hour figures that the ADF has been looking for,” he said.

    While the Australian Army does currently field 22 Tiger helicopters, a decision is expected to be made under Phase 3 of the Project AIR 87 Tiger Armed Reconnaissance Helicopter (ARH) procurement programme on whether to upgrade these helicopters to be able to operate from the decks of the Royal Australian Navy’s (RAN’s) two Canberra-class LHDs (HMAS Canberra was recently commissioned, while the future HMAS Adelaide is currently under construction in Spain).

    According to Carrese, the case for opting against upgrading the Tiger and instead procuring the AH-1Z is centred around the latter having been designed from the outset to be operated in a maritime environment.

    “It’s not just about flying a helicopter from a ship,” he said. “The AH-1Z has been built to be resistant to corrosion; its engines are the same as those fitted to the [Lockheed Martin] MH-60R maritime helicopter [as already selected by the RAN]; it has folding [main rotor] blades; there are heavy-duty tie-down points; and its systems are shielded so as to be ‘ship-safe’.” By ship-safe, Carrese meant that the ship’s onboard electronics will not interfere with the helicopter’s hardware and software in the same way as they would an unshielded, land-based helicopter.

    As well as being physically better-suited to the maritime domain, the AH-1Z has, said Carrese, the benefit of being in operational service with the US Marine Corps (USMC). With the USMC now regularly rotating through Darwin, the ADF is going to be operating alongside the AH-1Z more and more, and so there are obvious advantages of interoperability and support to be had should Australia choose to also procure the helicopter.

    As the discussions with the ADF is still in a very informal stage, Carrese was unable to say when he thought a decision on a possible AH-1Z procurement might be made, or timelines as to an entry into service.

    Separate to a hoped-for Australian procurement, Carrese told IHS Jane’s that the company has so far received “three or four” letters of intent from potential international customers for the AH-1Z (and the same number for its UH-1Y Venom stablemate), though he declined to provide further details.

    http://www.janes.com/article/49417/avalon-2015-bell-touts-ah-1z-as-maritime-attack-platform-for-australia

  24.  

    Ada yang tahu kenapa ausi lebih maju hampir dalam segala bidang dengan kita? Padahal masalah kekayaan alam jangan ditanyalah kita jauh diatas mereka, disana dulunya hanya sebagian besar gurun.

    •  

      Ya, beginilah globalisasi. Punya SDA sampe tumpah2 juga percuma kalo nggak diimbangi dengan SDM berkualitas.

    •  

      Nah, Australia sebenarnya memiliki sumber daya substansial lebih alami dari Indonesia.

      Cadangan batubara (Juta ton)
      Australia: 78.500 Indonesia: 4.968

      Besi (Juta ton)
      Australia: 53.000 Indonesia:> 1.000

      Cadangan emas (ton)
      Australia: 9.800 Indonesia: 3.000

      Cadangan tembaga (ribu ton)
      Australia: 87.000 Indonesia: 3.000

      Minyak (Jutaan barel)
      Australia: 4.158 Indonesia: 3.590

      Zona Ekonomi Eksklusif (Sea untuk digunakan km2)
      Australia: 10148250 Indonesia: 8063601

      Sejauh sumber daya pertanian, sementara banyak bagian Australia adalah daerah dengan curah hujan rendah, hanya ada sejumlah kecil yang padang pasir, sejumlah besar gaya Eropa padang rumput / hutan, beberapa hutan hujan tropis dan sisanya adalah “pedalaman semak”. Ini adalah banyak lahan seperti ini (https://desertification.files.wordpress.com/2015/02/outback-213836_640.jpg?w=825&h=471&crop=1).

      Tanah ini baik untuk memelihara ternak, dan jika bersedia untuk mengebor ke waduk bawah tanah, dapat digunakan untuk tanaman. Selain gurun, sisanya adalah baik untuk digunakan untuk tanaman apapun.

      •  

        Iya ternyata sy salah. Setelah sy browsing2 memang benar ausi diatas kita untuk kekayaan alamnya.

        •  

          Kelemahan kits adalah data, byk survey2 mineral dan migas dilakukan oleh korporasi luar Dan pemerintah menyalin mentah2 Serta mengkopilir data saja. Pertanyaan clue, apakah kita percaya cadangan tembaga cuma sekian smtr Freeport Dan newmont yg sdh berjalan puluhan tahun msh minta perpanjangan puluhan tahun lagi, juga apakah pernah berpikir bhw cepu, riau , sumsel, kaltim sdh ada sejak nusantara ini msh bernama hindia belanda. Sama halnya membandingkan cadangan emas BI dengan siapa penambang emas terbesar di dunia.imho

        •  

          Anda lebih salah bung kalau menganggap Aussie lebih kaya SDA-nya dari Indonesia. Apa yang tersimpan di laut kita saja bahkan bisa saja jauh lebih kaya daripada satu daratan Australia.

          •  

            Sekali lagi , Australia memiliki wilayah yang jauh lebih besar dari ZEE air dari Indonesia , maka sementara mungkin ada lebih banyak sumber daya di bawah air Indonesia , hanya ada sebanyak , jika tidak lebih banyak kesempatan yang dapat ditemukan di bawah air Australia .

      •  

        Mau lebih lengkap nih komparasi dari data Global Fire Power. Silahkan cermati bagian SDAnya.

        http://globalfirepower.com/countries-comparison-detail.asp?form=form&country1=australia&country2=indonesia&Submit=COMPARE

        •  

          Berikut ini adalah tabel yang menunjukkan data

          EEZ Daerah ( km2 )
          Heard dan Kepulauan McDonald 410.722
          Christmas Island 463.371
          Kepulauan Cocos 325.021
          Pulau Norfolk 428.618
          Pulau Macquarie 471.837
          Daratan Australia , Tasmania dan minor pulau 6.048.681
          Wilayah Antartika Australia 2.000.000
          Jumlah 10.148.250

          Sejauh cadangan batubara , nomor saya datang dari estimasi BP cadangan batu bara dunia dipulihkan . Saya tidak dapat menemukan tempat dalam cerita link untuk mana mereka mendapatkan nilai mereka dari . Memperkirakan daerah yang belum dijelajahi adalah yang terbaik tebakan , terbaik untuk menggunakan tahu data.

          Sejauh cadangan minyak , sekali lagi tidak ada sumber . Saya awalnya digunakan data yang diberikan dari laporan BP cadangan global. Anda dapat menggunakan factbook CIA , tapi itu tidak termasuk serpih minyak , yang banyak minyak Australia .

      •  

        Here is a table showing the data

        EEZ Area ( km2 )
        Heard and McDonald Islands 410 722
        Christmas Island 463 371
        Cocos Islands 325 021
        Norfolk Island 428 618
        Macquarie Island 471 837
        Mainland Australia , Tasmania and minor islands 6048681
        Australian Antarctic Territory 2,000,000
        number of 10.14825 million

        As far as the coal reserves , my number came from BP estimated recoverable reserves of coal world . I can not find a place in the story link to where they get their values ??from . Estimating unexplored area is the best guess , best to use out of the data.

        As far as oil reserves , once again there is no source . I originally used the data provided from the global reserve BP report . You can use the CIA factbook , but it does not include oil shale , which is a lot of oil Australia .

  25.  

    dri pd beli pesawat mending beli jenset 1 unit 6milyar.

  26.  

    Kalah Nih sama Australia. Seprtinya harus PAK FA bukan SU35.
    Walau bagaimana pun beda generasi.

    Kalau seandainya Rusia bilang SU35 jawaban untuk F35, F22, Pak Fa sudah tidak di produksi. cukup su35.

  27.  

    Jangan sampai typhoon TNI ditepok kaya nyamuk oleh F35 ausie. Jangan sampai sia2 atau buang 2 anggaran.

    •  

      Apalagi Gripon, Bisa2 jadi ABU lawan F35.. Udah mahal Brgnya , Buang2 duit rakyat aza.., kemampuan Rendah.., Jgn sampai di beli….., Rakyat ngga bangga Pnya Begituan.

  28.  

    klo tuh f 35 berani lewat sini begal aja ya…

  29.  

    ndang dibungkus su 35 e.. keburu uang anggaran pertahanannya dimakan tikus2 berdasi lhoo…

  30.  

    Jadi pusing cenat cenut mikirinya,,apa2 kita ktinggalan tinggl ktok palu z ribet,ausie mh sudh bli bahkan udh dtngn f35,,ktamh msh prtimbangn..udhlh prang2 sklian,pesawt,kapal,senjta,rudal amunisinya rakyat z..pusing smbl pegang kpla d depan kompor mlduk.

  31.  

    Kalau si Australia punya MALD, JSOW dan HARM gimana caranya S400 tembakin pesawat mereka?? apalagi di tambah siluman.

    https://www.youtube.com/watch?v=0acJ3xyhaJo

    •  

      Bisa ko bung..dlm video itu aja rudal yg dikeluarkan cmn 1 smpe 2, sdgkan 1 peluncur dimodalin 4 rudal..kalo ada 6 peluncur 1 radar gmn..trus nembakin rudal lbh dri 2 stiap pluncur..
      Itu mah akal”an ASU aja..dikira 1 baterai di dampingi sdkit peluncur ya.. Haha

  32.  

    sebelum saya menyampaikan tanggapan atas materi di atas, perlu saya komentari ttg pendapat anggota dpr atas koment di twiter atas nama rymzard ryacudu (maaf apabila salah dlm pengetikab, pengurangan nama atau perubahan nama), ttg tdk perlu diungkap ttg indonesia bisa bertahan dlm 3 hari jika perang, rambo pun mengakui kemampuan tentara kita, tanggapan saya atas koment anggota dpr tsb adalah kalau ada perang, bapak dr anggota dpe tersebut harus maju di barisan paling depan sebelum tentara yg maju, nah kalau bapak msh hidup, bapak bisa ceritakan pada kami masyarakat yg bapak wakili ini, apa koment bapak anggota dpr tsb masih sama utk indonesia tdk harus memperhatikan pembangunan infrastruktur dan sarana dan prasarana yg terkait dng penyimpanan cadangan bbm, amunisi, logistik sembako dan alutsista serta medis, juga penambahan alutsista.

  33.  

    dng bertambahnya kekuatan negara2 tetangga indonesia, supaya indonesia ydk diremehkan, indonesia juga harus memperlihatkan dirinya sbg bangsa yg besar dan layak utk mendapat penghargaan, cara yg bisa ditempuh diantaranya selain membangun ekonomi dan transparansi serta penegakan hukum serta moral bangsa, utk mencapai hal tsb, seluruh komponen bangsa harus bersatu dan bekerja sama, nah jng lupa diadakan alutsista baik secara kualitas dan kuantitas, misl sambil menunggu tercapainya target prototipe dan produksi IFX, tdk ada salahnya indonesia mengadakan pesawat tempur dr negara lain, misl mengadakan Su 35 dng jumlah 10 skuadron, PAK FA dng jumlah 9 skuadron, T 50 i dr korsel dng jumlah 12 skuadron, textron dr airland scorpion sbyk 6 skuadron, yak 130 sbyk 9 skuadron

  34.  

    utk TNI A.L indonesia perlu heli cobra zulu dng jumlah 10 skuadron, kamov 28 dng jumlah 14 skuadron, heli anti kapal selam dng jumlah 100 unit, fregat dng berat 8000 ton dng jumlah 240 unit, destroyer dng jumlah 80, kapal pemburu ranjau 50 unit, kapal patroli rudal dilengkapi rudal serta AK 630 disamping2, di depan, dibelakang, kapal selma sbnyak 50 unit, midget sbnyak 300 unit, drone dilengkapi torpedo, rudal, dan meriam dimasing2 sayapnya.

  35.  

    sdh waktunya indonesia perlu memiliki ratusan satelit, puluhan ribu tank amphibi, ribuan MBT, puluhan ribu tank medium, ratusan ribu peluncur rudal dng jangkauan menengah dan jauh serta jangkauan pendek, puluhan ribu penser amphi dr berbagai varian, LPD dng jumlah ratusan unit, heli angkut yg dipersenjatai dan multiguna dng jumlah 800 unit, heli intai dng jumlah 120 unit yg dilengkapi torpedo, rudal, meriam, pesawa angkut dng jumlah 300 unit, pesawat pengebom dng jumlah 200 unit

  36.  

    diseluruh wilayah indonesia perlu dilengkapi radar pasif dan radar active serta dilengkapi rudal pertahanan udara dng jumlah ribuan unit, perlu dibangun ratusan ribu bungker dan tangki kilang baik utk stok nasional juga utk cadangan bbm dmg jumlah puluhan ribu unit, indonesia perlu 10 divisi marinir, 14 divisi kostrad, 10 divisi pasukan terjun payung, 4 divisi pasukan katak, 5 divisi pasukan kopassus, 4 divisi paskhas,

  37.  

    diseluruh wilayah indonesia perlu dilengkapi radar pasif dan radar active serta dilengkapi rudal pertahanan udara dng jumlah ribuan unit, perlu dibangun ratusan ribu bungker dan tangki kilang baik utk stok nasional juga utk cadangan bbm dmg jumlah puluhan ribu unit, indonesia perlu 10 divisi marinir, 14 divisi kostrad, 10 divisi pasukan terjun payung, 4 divisi pasukan katak, 5 divisi pasukan kopassus, 4 divisi paskhas.

  38.  

    Duwite jek dikorupsi, capek deh….

  39.  

    rudal canggih ausiee rencananya mau di pakai ngebom DPR RI saja, sbb ausiee tau kalo rakyat Indonesia ngaa mampu menyadarkan wakil rakyat yg korup

  40.  

    Ayooo…Indonesia jgn berlama lama, segera wujudkan alutsistanya yang paling canggih. jangan hanya ber akan, akan, akan, dan akan lagi.. hadeehh

  41.  

    Antidot F35 tidak mungkin alutsista dari blok barat,walau secanggih apapun. MamaEly ikut pesan F35 walaupun sudah punya typhoon. Apalagi kecanggihannya dibawah Typhoon, seperti ElangBotak dan Gripen, bikin Bung Abot tersenyum geli.

  42.  

    setelah ambil su35, sebaiknya INDONESIA beli system radar horizon yang terintregasi dengan rudal canggih, (vietnam sudah menerapkannya), klu beli pespur lagi rudalnya pasti terbatas, ujung2nya high cost,
    mending dana dialokasikan beli rudal (tanpa BBM & perawatan yang sangat rumit)

  43.  

    Ga usah bingung tingal di gadein aja trifot dengan senjata paling canggih
    Pasti pada berebut kakakaka
    Australia mah sejatinya penakut
    Belum apa udah pamer cue

  44.  

    berdoa aja teknologi satelit nano dan roket lapan segera jadi…dengan satelit mata kita bisa melihat pergerakan musuh, dengan roket bisa menghancurkan musuh didaerahnya sendiri.
    tinggal buat PLTN biar bisa buat nuklir kl gak ada yang lihat.
    cintailah negeri ini dengan melihat hasil karya anak bangsa…anda yakin kami bisa

  45.  

    kapan indons bisa maju,.,bisanya coment doang

  46.  

    Yah….klo di pikir Aussie takut sama Indonesia sampai sampai beli F35 72 unit, klo gk takut ngapain beli F35 segitu jumlahnya 24 unit aja dah cukup.. Mungkin mereka gelisah karena mungkin indonesia sudah punya SU35 entah berapa jumlahnya????? akhirnya aussie pun gelisah maju terus NKRI

  47.  

    alahh sampai kapanpun indonesia gak akan bisaa…korupsi aja udalah,,,,sama pejabatnya maen perempuan aja,,,,g usah mikirin alutsista…kami rakyat kecill uda capek nunggunya…

 Leave a Reply