Feb 282015
 
F-35 Menembakkan JSM

Australia siapkan rudal JSM untuk F-35

Australia bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Norwegia untuk membuat rudal presisi stand-off Joint Strike Missile (JSM), seperti yang disampaikan Menteri Pertahanan Australia Kevin Andrews pada 26 Februari 2015.

Sistem senjata JSM, sedang dikembangkan oleh perusahaan pertahanan dan kedirgantaraan Norwegia Kongsberg, yang disiapkan sebagai amunisi serangan presisi untuk F-35 Lightning II Joint Strike Fighter (JSF), Lockheed Martin dan dirancang digunakan lewat weapon bay dari pesawat varian F -35A dan F-35C.

IHS Jane melaporkan di Juli 2014 bahwa Australia sedang mempertimbangkan keterlibatan lebih besar dalam program ini. Pada saat itu, juru bicara Departemen Pertahanan Australia (DoD) memaparkan tentang diskusi antara Australia dan Norwegia pada perluasan kerjasama yang berfokus pada integrasi rudal ke F-35.

Andrews menjelaskan partisipasi Australia bertujuan untuk menjamin ketersediaan senjata bagi armada masa depan Royal Australian Air Force (RAAF), yakni F-35A JSF.

“Berpartisipasi sekarang dalam program pembangunan JSM dengan Norwegia akan memaksimalkan efektivitas biaya kontribusi Australia dan memastikan kemampuan senjata dikembangkan dan diintegrasikan ke F-35A di timeline yang dibutuhkan oleh Australia. JSM akan diakuisisi oleh [pemerintah Australia] di dekade ini, “kata Andrews.

Menteri menambahkan bahwa, dalam kerjasama, Australia akan menyediakan keahlian spesialis dalam pembimbing rudal dan teknologi kontrol.

Dalam pernyataan terpisah, Kongsberg mengatakan kegiatan kerjasama akan melibatkan “beberapa mitra industri pertahanan Australia, termasuk BAE Systems Australia dan QinetiQ Australia, untuk mengembangkan [kemampuan tambahan untuk] JSM, termasuk sensor independen kedua dalam rudal untuk mengidentifikasi target radar yang bermusuhan “. Ia menambahkan bahwa kapasitas baru “akan sangat relevan bagi Australia dan negara-negara mitra lainnya yang tergabung dalam program F-35”.

Kongsberg telah bekerja sama dengan BAE Systems Australia untuk beberapa waktu pada pengembangan sensor frekuensi radio pasif untuk JSM. Ini termasuk membangun model pengembangan rekayasa.

Australia telah berkomitmen untuk pengadaan 72 pesawat tempur siluman F-35A. Dua yang pertama telah diserahkan pada tahun 2014 dan saat ini F-35 tersebut berpangkalan di pusat pelatihan pilot internasional di Luke Air Force Base Arizona untuk mendukung kebutuhan pelatihan RAAF.

Sementara Royal Norwegian Air Force mengharapkan mengoperasikan sebanyak 52 pesawat F-35A dan mulai menggunakan rudal JSM pada pertengahan dekade berikutnya.(janes.com).

  114 Responses to “Australia Siapkan Rudal Canggih untuk 72 F-35”

  1.  

    Antidot F35 tidak mungkin alutsista dari blok barat,walau secanggih apapun. MamaEly ikut pesan F35 walaupun sudah punya typhoon. Apalagi kecanggihannya dibawah Typhoon, seperti ElangBotak dan Gripen, bikin Bung Abot tersenyum geli.

  2.  

    setelah ambil su35, sebaiknya INDONESIA beli system radar horizon yang terintregasi dengan rudal canggih, (vietnam sudah menerapkannya), klu beli pespur lagi rudalnya pasti terbatas, ujung2nya high cost,
    mending dana dialokasikan beli rudal (tanpa BBM & perawatan yang sangat rumit)

  3.  

    Ga usah bingung tingal di gadein aja trifot dengan senjata paling canggih
    Pasti pada berebut kakakaka
    Australia mah sejatinya penakut
    Belum apa udah pamer cue

  4.  

    berdoa aja teknologi satelit nano dan roket lapan segera jadi…dengan satelit mata kita bisa melihat pergerakan musuh, dengan roket bisa menghancurkan musuh didaerahnya sendiri.
    tinggal buat PLTN biar bisa buat nuklir kl gak ada yang lihat.
    cintailah negeri ini dengan melihat hasil karya anak bangsa…anda yakin kami bisa

  5.  

    kapan indons bisa maju,.,bisanya coment doang

  6.  

    Yah….klo di pikir Aussie takut sama Indonesia sampai sampai beli F35 72 unit, klo gk takut ngapain beli F35 segitu jumlahnya 24 unit aja dah cukup.. Mungkin mereka gelisah karena mungkin indonesia sudah punya SU35 entah berapa jumlahnya????? akhirnya aussie pun gelisah maju terus NKRI

  7.  

    alahh sampai kapanpun indonesia gak akan bisaa…korupsi aja udalah,,,,sama pejabatnya maen perempuan aja,,,,g usah mikirin alutsista…kami rakyat kecill uda capek nunggunya…

 Leave a Reply