Sep 142016
 

September ini, Proyek Destroyer Air Warfare memasuki fase baru yang menarik dimana Hobart akan memulai seri pertama dari ujicoba laut, Sea Builder Trials. Fase ini akan menunjukkan fungsi propulsi, manuver, pembantu, kontrol dan sistem navigasi kapal.

Trials Sea Builder selanjutnya, pada awal 2017 Hobart akan melakukan percobaan Kategori 5 (CAT5) untuk menguji dan menunjukkan sistem kapal yang lebih maju dan kinerja sistem tempurnya.

Hobart akan melakukan Trials Sea Builder dilepas pantai Australia Selatan selama beberapa hari pada bulan September 2016. Sepanjang periode ini kapal akan dioperasikan di bawah komando seorang Master sipil dan awak, ditambah para spesialis dari Aliansi dan pemasok peralatan kunci yang akan melakukan pengujian sistem dan uji coba.

Sebelum kapal dimasukkan ke laut, AWD Aliansi akan melakukan penilaian yang komprehensif untuk menjamin keselamatan kapal, personil yang dibawa, lingkungan dan pelaut lainnya. Penilaian ini didefinisikan sebagai proses pelepasan Aliansi Sea Trials dan memiliki tiga langkah utama; Assessment Kelayakan Laut, Uji Pelepasan Kapal Laut dan Konfirmasi Kesiapan Laut.

Selama Sea Builder Trials, sementara kapal di laut, tim dukungan pantai yang berdedikasi akan tetap dalam komunikasi konstan dengan Master Kapal untuk membantu kapal dan memastikan keberhasilan uji coba.

Dalam memimpin hingga Sea Builder Trials, AWD Aliansi terus menyelesaikan sejumlah percobaan penting – menguji sistem kapal sebelum berangkat ke laut untuk pertama kalinya. Tes meliputi Inclining Trials, mengukur stabilitas kapal dan pusat vertikal gravitasi, dan Bollard Trials, untuk menguji sistem propulsi kapal.

Sumber: Defense Aerospace

  24 Responses to “Australia Ujicoba Destroyer Hobart-Class Pertama”

  1.  

    PERTAMAX RACING

  2.  

    Duo

  3.  

    Semoga Indonesia segera menyusul

  4.  

    modis & seksi….

  5.  

    Mending ver huitfeldt class mantab..

  6.  

    Kalau ga salah Sigma kita buat hingga 20 buah..mungkin ga y pembuatan yg ke x sekelas kapal Destroyer berbasis kaprang Sigma..start awal dari panjang 105 m kelas light fregat..mungkin nanti memanjang jadi 200 m menjadi kaprang Destroyer dengan radar dan senjata yg mumpuni..soalnya body kaprang Sigma sangat bagus dan semi siluman..

  7.  

    Mending ver huitfeldt class anjrooottt..

  8.  

    kapal ora maen lah…..

  9.  

    10 sepuloooooh

  10.  

    Musuh didepan mata sudah punya destroyer, …………… kalo para petinggi negeri ini berpikir, Indonesia sekarang dalam keadaan darurat destroyer, ………… tah kitu, nyaho teu ??? !!!

  11.  

    pasang saja rudal anti kapal di daratan pulau terluar NKRI…sekelas Yankhot cukuplah plus radar yg punya jangkauan setara radius Yankhot…jangan lupa lindungi dg SAM tuk jaga diri dari AU lawan…tiap jarak 500 km ada satu unit beginian mengelilingi NKRI sudah bikin negara lain berpikir ulang bikin onar di wilayah kita….Destroyer memang perlu tapi sistem pertahanan dari darat ke laut dan udara diperkuat dulu soalnya lebih murah baik harga dan operasionalnya dibanding Destroyer

  12.  

    @kuasa malay. bukanya malu tapi malumaluin hi….hi….hi….silahkn nyerang nkri maka yg goib bin ajaib akan keluar kapal yg panjanya 235m.

  13.  

    That is for patroling against “FLAT-NOSED CRIMINALS and CANNIBALS”, they said. LOL 😀

    https://atlasofprejudice.tumblr.com/post/128706021984/the-world-according-to-australia-from-yanko

  14.  

    Kapal penjelajah RI sekalian…keder2..deh..tuh ..distroyer

  15.  

    Kapal selam di Palembang yang masuk rekor MURI 😀 😛 😀

  16.  

    Xixixixxiixxiixxii

    Perlu ane jitak ga nih si carin bung@colibri..xixixixixi

  17.  

    ndak gtu juga, bung.. kalau setiap KCR membawa 2 rudal C705/C802, pada jarak maksimal rudal rudal tersebut dapat membuat lintasan sea skimming. jika ada 5 KCR berarti ada 10 rudal.
    Destroyer trsebut hanya punya kurang dari satu menit untuk bereaksi, dan ketika itu 10 rudal sudah melalui lintasan paling rendah, tentu medium range SAM sudah pasti kesulitan,. pertahanan terakhir menggunakan CIWS.. kalau dia punya dua .. mungkin 2-4 rudal bakal rontok.. tetapi masih ada 6 yang akan menjebol lambungnya… ^_^ duarrrrrr

  18.  

    @carin biarpun kedeteksi 500 km lebih …tapi kan missile nya yang buatan barat jenis ashm…paling nggak nyampai 200 km…..

    biarpun kcr nya lima biji asal ada zat anti radar nempel di kcr. jarak 20 km pun destroyer AB class pun gak bisa buat apa2. apalagi cuman hobart class. bakalan tenggelam tuh kapal.

  19.  

    Mosok sih