Mei 082019
 

Austria kembalikan pesawat tempur MiG-21 yang dulu milik Yugoslavia ke Kroasia. Saat itu pilot MiG-21 Yugoslavia membelot dan menerbangkan Mig-21 ke Austria pada tahun 1991.

Pilot MiG-21 Rudolf Peresin menolak untuk mengebom Kroasia – negara asalnya – selama perang Yugoslavia. Menurut Peresin, yang menjelaskan keputusannya pada saat pembelotannya menyatakan, “Saya orang Kroasia dan saya tidak ingin menembak orang Kroasia.”

Kroasia menyatakan kemerdekaan dari bekas Yugoslavia pada 1991, memicu salah satu konflik pertama.

Yugoslavia akhirnya hancur dalam serangkaian perang berdarah pada 1990-an di Kroasia, Bosnia dan Kosovo, yang menewaskan lebih dari 130.000 orang dan jutaan orang terlantar.

Rudolf Peresin sendiri akhirnya terbunuh pada Mei 1995 di akhir perang antara Kroasia dan minoritas etnik Serbia yang didukung Beograd. Perang itu merenggut 20.000 nyawa.

MiG-21 yang dikembalikan ke Kroasia akan dipamerkan di depan kementerian pertahanan di Zagreb akhir bulan ini. Militer Kroasia menyebut MiG-21 dengan pilot Rudolf Peresin sebagai simbol “kepahlawanan” perang kemerdekaan Kroasia.

Kepala staf Angkatan Darat Kroasia, Jenderal Drago Matanovic, mengatakan pesawat MiG-21 “ adalah simbol kepahlawanan dalam perang untuk tanah air “, sebagaimana dilaporkan kantor berita Hina.

Jet MiG-21 akan ditampilkan di kementerian pertahanan Zagreb pada 12 Mei untuk menandai ulang tahun ke 24 kematian pilot Rudolf Peresin. MiG-21 kemudian akan disimpan di bandara militer dekat Zagreb, dan akan ditempatkan di museum militer Kroasia di masa depan.
France24

 Posted by on Mei 8, 2019