Sep 252016
 

Meningkatnya ketegangan di Laut China Selatan (LCS), membuat China semakin waspada dan mulai melakukan pemetaan sejumlah pulau dan wilayah perairan yang menjadi sengketa dengan wilayah lain.

Tidak tanggung-tanggung, China akan menggunakan drone siluman ZC-5B dan ZC-10 untuk mengawasi pulau-pulau yang disengketakan. Drone ini dilengkapi sistem navigasi Beidou, analog Cina dari sistem Google, dan memiliki daya jelajah hingga 1.500 mil laut.

“Karang dan pulau-pulau adalah bagian penting dari wilayah nasional kita. Informasi geologi mereka yang tepat adalah bukti penting untuk demarkasi perairan teritorial dan untuk melindungi kepentingan maritim nasional dan keamanan,” ujar general manager dari Cina TopRS Technology, Li Yingcheng, dikutip dari Sputnik, Minggu (25/9/2016).

Kedua drone siluman ini akan melakukan pengawasan dan survei di Kepulauan Senkaku yang juga diklaim oleh Jepang. Bulan Juli lalu, pengadilan Arbitrase di Den Haag telah mengeluarkan keputusan bahwa China tidak memiliki hak di wilayah LCS. Namun, China sama sekali tidak “menggubris” keputusan tersebut.

Bagikan:

  4 Responses to “Awasi LCS China Gunakan Drone Siluman”

  1.  

    TOP 1

  2.  

    Indonesia harus punya drone siluman

  3.  

    Semoga Radar NKRI cukup mempuni untuk mendeteksi jika melanggar wilayah kita.

  4.  

    Pbb saja tidak di dengarkan, bukan mustahil juga akan mengklain natuna sepihak dan mendudukinya..

    Pemerintah harus segera datangkan alusista gahar dr usa dan eropa ,, hutang yg banyak ke usa ,dgn begitu usa akan ikut menjaga RI
    SEGERA datangkan
    P8 b 4 unit
    Chinok 2 ska atau 24 unit
    Apache 24 unit
    F 15 c 2 ska
    Destroyer full 2 unit
    20 frigat full
    12 ks nuklir full
    Rudal aim 120 amraam jarak jauh
    Sistem pertahanan udara thaad 4 baterai
    F 16 block 70 gb 24 unit
    Klu kes duit tidak ada dan jg tunggu pembuatannya dll kelamaaan
    Lebih baik pinjam atas nama pinjamaj

 Leave a Reply