Nov 192016
 

image001

Ini adalah gambar gadis Spanyol.
Selain terkenal akan kecantikan gadis-gadisnya, Spanyol juga terkenal akan pertunjukan matadornya. Seorang matador butuh keahlian untuk menaklukkan banteng. Dan keahlian itu bisa didapat dari pelatihan.

Nah karena JKGR adalah situs militer maka saya akan bahas tentang program pelatihan militer kita. Untuk pelatihan butuh trainer yaitu program pendidikan berikut alutsista untuk melatihnya.

Saya hanya akan bahas 2 saja yaitu trainer udara dan trainer laut.

TRAINER Udara :
Di seri 26 kita sudah menghitung bahwa RI membutuhkan pesawat advanced jet trainer sejumlah 64 unit, yang dalam imajinasi Tukang Ngitung, PhD. seluruh 64 unit itu adalah dari keluarga TA/FA-50.
Mengapa kita butuh 64 unit advanced jet trainer ?

Sebagai peralihan dari pesawat latih kitiran ke pesawat tempur jet kita butuh advance jet trainer.

Ingat, Indonesia secara resmi di MEF 1 sudah membeli 16 unit TA-50 yang kita kenal sebagai T-50i Golden Eagle.
Dari 16 unit ini, perinciannya sebagai berikut : 6 unit dipakai untuk latihan, 6 unit siaga, dan 4 unit untuk masuk perawatan berkala. Belakangan ada 1 unit yang jatuh. Jadi hanya 3 unit yang masuk perawatan berkala.

Maka pilot tempur baru yang dihasilkan dalam satu tahun, paling banyak 1orang x 3 shift x 6 pesawat = 18 orang untuk menerbangkan pesawat tempur baru sejumlah paling banyak 6 unit saja per tahun.

Nah jika kita ingin mencapai target jumlah pilot tempur untuk menerbangkan 360 unit pesawat tempur baru yang akan diadakan dari periode 2019-2034 maka kita butuh :
360 unit pespur baru dibagi (2034 – 2019) = 360 unit / 15 tahun = 24 pespur baru per tahun.

Ingat tadi pesawat TA-50i yang ada 16 unit hanya bisa menghasilkan jumlah pilot yang hanya cukup untuk menerbangkan 6 pespur baru per tahun.
1 x 16 = 16 unit advance jet trainer hasilnya pilot untuk 6 pespur baru per tahun.
2 x 16 = 32 unit advance jet trainer hasilnya pilot untuk 12 pespur baru per tahun.
3 x 16 = 48 unit advance jet trainer hasilnya pilot untuk 18 pespur baru per tahun.
4 x 16 = 64 unit advance jet trainer hasilnya pilot untuk 24 pespur baru per tahun.
Jadi 4 x 6 = 24 pespur baru per tahun maka butuh setidaknya 4 x 16 = 64 unit advance jet trainer.

Menarik Bung Sayaret di komentar pada artikel http://jakartagreater.com/mengapa-indonesia-membutuhkan-sukhoi-su-35/ bilang begini :
A-Advanced Jet Trainer – TA-50/FA-50 GOLDEN EAGLE (KAI – SOUTH KOREA) : (40 units) (SOME DELIVERED)
B-Advanced Jet Trainer – (xxxxx) ( – xxxxx) : (24 units) (TO BE DELIVERED)
40 + 24 = 64
Indonesia sudah beli 16 unit jadi kurang 64 – 16 = 48 unit lagi.

Maka dari itu, pada seri ke-26 Tukang Ngitung, PhD. menulis prediksi tentang akan dibelinya 48 unit FA-50 (kursi tandem) yang punya fungsi ganda yaitu untuk pesawat jet tempur ringan lapis kedua sebagai ganti jet Hawk 109/209 dan juga sebagai advance jet trainer (pesawat latih lanjut) untuk fungsi utama.

Untuk mengejar target jumlah pilot tempur baru yang akan menerbangkan 360 jet tempur baru hingga 2034, seluruh 48 unit advance jet trainer mau tidak mau harus dibeli pada periode pemerintahan ini tidak soal apakah Sukhoi atau Gripen atau F16 atau JF17 atau yang lain sebagai pengganti F5.
Mengapa kok bukan loncat ke Gripen langsung atau F16 langsung atau bahkan Sukhoi langsung ?
Ketrampilan menerbangkan pesawat, apalagi pesawat tempur itu harus ada langkah step by step.

Pesawat kitiran latih Grob kecepatan maksimumnya berapa ? 454 km / jam.
Pesawat kitiran KT-1B wong Bee kecepatan maksimumnya berapa ? 574 km / jam.
Pesawat TA/FA-50 kecepatan maksimumnya berapa ? Mach 1,5 atau 1.640 km / jam
Pesawat Gripen atau F16 kecepatan maksimumnya berapa ? 2 Mach atau 2.120 km / jam
Pesawat Sukhoi Su-30 badan lebih berat dari F16 kecepatan maksimumnya berapa ? 2 Mach
Pesawat Sukhoi Su-35 kecepatan maksimumnya berapa ? 2,25 Mach atau 2.390 km / jam
Silakan riset sendiri sumbernya dari mana.

Lho, bukannya ada berita bahwa calon pengganti Hawk ada tiga yaitu FA-50, Gripen dan F16 Viper ?
Ingat juga bahwa ada target penambahan 4 skuadron lagi sampai tahun 2024.

Jadi kemungkinan Hawk tetap diganti FA-50 sebanyak 40 unit sedangkan Gripen dan F16 Viper saya prediksi akan masing-masing 2 skuadron untuk mencapai 4 skuadron ini.

Semuanya dibungkus dengan judul berita pengganti Hawk.
Sedangkan judul penambahan 4 skuadron akan muncul sesudah tahun 2019. Siapakah kandidatnya ? Tunggu saja sampai tahun 2020 juga akan muncul kandidatnya.

Mungkin ada yang protes : Lho, bukankah ada simulator F16, Gripen, Sukhoi sebagai latihan untuk pespur-pespur ini ?
Sebagai jawaban, saya akan bertanya balik : Apakah anda bisa praktek untuk mendapatkan ujian SIM A hanya dengan berlatih di game balap mobil ? Untuk bisa mengemudikan mobil sungguhan anda harus berlatih mengemudikan mobil sungguhan bukan mobil di game komputer.
Maka apa gunanya simulator F16, Gripen dsb itu ?

Simulator itu bukan untuk digunakan oleh mereka yang belum pernah mengemudikan pesawat itu tetapi untuk digunakan oleh mereka yang sudah pernah terbang mengemudikan pesawat itu.

Nah sekarang, jika 64 advance jet trainer (AJT), minus 1 unit karena jatuh, itu sudah dibeli semua dan Hawk digantikan maka yang sudah pasti :
63 AJT + 39 F16 + 24 Su27/30 + 15 Super Tucano = 141 unit di tahun 2019
(Su-35 belum dihitung, itu masuk di golongan 360 unit pespur lain )
360 unit pespur baru lainnya + 141 = 501 unit di tahun 2034.
360 unit itu dari kemungkinan jenis apa saja ? Silakan lihat seri-seri yang lalu, capek njelasin lagi xixixixi
Nah, sekarang tentang trainer laut.

TRAINER LAUT.
Bicara tentang trainer untuk para pelaut TNI AL kita tentunya tidak lepas dari Spanyol.
Spanyol adalah negeri matador. Walaupun begitu ada 1 galangan terkenal di Spanyol yang Indonesia gunakan untuk membangun sarana latih pelayaran bagi para calon perwira AL yaitu Kapal Layar Latih kelas Barquantine, KRI BIMA SUCI.

image003

KRI Bima Suci Segera Tampilkan Sosoknya


Kilas balik tentang KRI Bima Suci, kapal layar tiang tinggi pengganti KRI Dewa Ruci ini dimenangkan tendernya pada Juli 2013. Seperti dikutip dari sumber resmi, penerus Dewa Ruci punya panjang 111,2 meter, lebar 7,8 meter dengan bidang layar 3.350 meter2. Dari segi kapasitas, kapal ini dapat menampung 120 taruna dengan 80 awak kapal. Ingat : … menampung 120 taruna

https://id.wikipedia.org/wiki/Perwira

image004

Kelulusan Akmil memperoleh pangkat perwira terendah, yaitu Letnan Dua.
Perwira Pertama (sering disingkat Pama) merupakan golongan pangkat perwira yang paling rendah, terdiri dari Letnan Dua, Letnan Satu dan Kapten.
Perwira Menengah (sering disingkat Pamen) merupakan golongan pangkat perwira di antara perwira pertama dan perwira tinggi, terdiri dari Mayor, Letkol, Kolonel.

Mempelajari Struktur Dasar Kenaikan Pangkat TNI


Letda, seorang berpangkat Letda akan menndapatkan kenaikan jabatan menjadi Lettu setelah masa jabatan 3 tahun
Kenaikan pangkat reguler ini diberikan pada anggota TNI setiap 4 tahun sekali.
Perwira lulusan AAL dari fakultas Pelayaran, pertama-tama akan memperoleh gelar Letda Laut.

Letda Laut 3 tahun.
Lettu Laut 4 tahun.
Kapten Laut 4 tahun.
Mayor Laut 4 tahun.
Jadi dari lulus AAL sampai menjadi seorang Mayor akan makan waktu 3 + 4 + 4 = 11 tahun pengabdian.
Pada tahun ke-12 pengabdian, seorang tamatan AAL akan menjadi seorang Mayor Laut.
Misal lulus 2019 akan jadi seorang Letda Laut.

Lalu 3 tahun. tahun 2019 + 3 = 2022, kemudian akan diangkat jadi seorang Lettu laut.
Lalu 4 tahun, tahun 2022 + 4 = 2026, kemudian akan diangkat menjadi seorang Kapten Laut.
Lalu 4 tahun, tahun 2026 + 4 = 2030, kemudian akan diangkat menjadi seorang Mayor Laut.
Lalu 4 tahun, tahun 2030 + 4 = 2034, kemudian akan diangkat menjadi seorang Letkol Laut.

Ingat tadi kapal Bima Suci ini dapat menampung 120 taruna AAL.
Kapal Bima Suci akan diserahkan ke TNI AL pada tahun 2017.
Kapal Bima Suci akan melatih 120 taruna AAL untuk berlayar pada tahun 2018.
Pada tahun 2019 asumsikan 120 taruna AAL ini lulus semua sehingga menyandang pangkat Letda Laut.
Pada tahun 2034 jika 120 tamatan AAL tahun 2019 ini masih hidup dan sehat semua maka akan menjabat sebagai Letkol Laut.
Jadi pada tahun 2034 ditargetkan akan ada 120 orang Letkol Laut.
Nah sekarang kita lihat adik-adik kelasnya.

Misal 120 taruna AAL lagi lulus 2020 akan jadi seorang Letda Laut.
Lalu 3 tahun. tahun 2020 + 3 = 2023, kemudian akan diangkat jadi seorang Lettu laut.
Lalu 4 tahun, tahun 2023 + 4 = 2027, kemudian akan diangkat menjadi seorang Kapten Laut.
Lalu 4 tahun, tahun 2027 + 4 = 2031, kemudian akan diangkat menjadi seorang Mayor Laut.
Pada tahun 2034, 120 orang tamatan AAL ini masih menjadi Mayor Laut.

Lalu adik kelasnya lagi, 120 taruna AAL lagi lulus 2021 akan jadi seorang Letda Laut.
Lalu 3 tahun. tahun 2021 + 3 = 2024, kemudian akan diangkat jadi seorang Lettu laut.
Lalu 4 tahun, tahun 2024 + 4 = 2028, kemudian akan diangkat menjadi seorang Kapten Laut.
Lalu 4 tahun, tahun 2028 + 4 = 2032, kemudian akan diangkat menjadi seorang Mayor Laut.
Pada tahun 2034, 120 orang tamatan AAL ini masih menjadi Mayor Laut.
Jadi sampai saat ini akan ada 120 x 2 angkatan = 240 Mayor Laut.

Lalu adik kelasnya lagi, 120 taruna AAL lagi lulus 2022 akan jadi seorang Letda Laut.
Lalu 3 tahun. tahun 2022 + 3 = 2025, kemudian akan diangkat jadi seorang Lettu laut.
Lalu 4 tahun, tahun 2025 + 4 = 2029, kemudian akan diangkat menjadi seorang Kapten Laut.
Lalu 4 tahun, tahun 2029 + 4 = 2033, kemudian akan diangkat menjadi seorang Mayor Laut.
Pada tahun 2034, 120 orang tamatan AAL ini masih menjadi Mayor Laut.
Jadi sampai saat ini akan ada 120 x 3 angkatan = 360 Mayor Laut.

Jadi target untuk tahun 2034 akan ada perwira Letkol Laut sebanyak 120 orang dan 360 orang Mayor Laut. Catat 120 + 360 = 480 orang.
Jika di 1 kapal ditempatkan 1 perwira mayor / letkol, cukupkah jumlah 480 orang perwira ini untuk ditempatkan di kekuatan armada RI di tahun 2034 ?

Bagaimanakah jika ada yang meninggal atau sakit atau dipecat karena tidak disiplin atau anggap saja kena nasib apes.
Oke ambil misal 1% atau 1,25% yang kena sial, jadi berapa kira-kira perwira yang tersisa.
100% – 1,25% = 98,75%
480 x 98,75% = 474 perwira.
Cukupkah 474 perwira ini untuk ditempatkan di KRI-KRI pada tahun 2034 paling tidak 1 mayor Laut atau 1 Letkol Laut per kapal ?

 

image006

190 + 114 + 170 = 474

Tuh 474 perwira ditempatkan di 474 KRI.

Ya, program pelatihan beserta alutsista untuk berlatih yang diadakan di MEF ini mencerminkan target banyaknya personal terlatih dan alutsista yang akan diadakan pada tahap-tahap selanjutnya.
Oh ya, matador di Spanyol biasanya bawa kain merah untuk membuat sang banteng marah.
Nah karya musik yang menceritakan matador ini adalah Paso Doble.
Berikut ini Andre Rieu beserta grup musiknya akan membawakan Paso Doble. Silakan saksikan :

Oh iya, satu lagi, waktu itu khan ada yang pesan gambar cewek mulus, montok dan tak pakai baju.
Nah berikut ini saya sampaikan gambar pesanannya yang memenuhi semua kriteria tersebut yaitu :
Cewek
Mulus
Montok
Gak pakai baju
Ini gambarnya :

image009

Xixixixixixi
Mooooooooooo…..
Xixixixixixixi

Dari : Tukang Ngitung, PhD.

https://web.facebook.com/JakartaGreater

  92 Responses to “Ayo Mari Kita Berhitung Seri 27 : Trainers & Paso Doble & Mooooooo….”

  1. Mantap bung, amankan dulu

    • Bung TN… saya simpulkan seleranya dan wawasan musiknya luar biasa

      Dari korea, spanyol ???

    • Adik saya pengen masuk ke sekolah pelayaran.. Tapi ibunya takut ada kekerasan fisik, mau masuk ke AAL takut uangnya ga ada..tapi cita citanya jadi kapten Kapal RI… Mumet..

      • coba ke HangTuah di Surabaya, banyak perwira AL yang diambil dari sana. Adik saya lulusan Nautika disana tapi kapok ikut layar….. hahaha…..

        • indon klaim nama pahlawan malay
          jangan suka klaim don.
          indon suke klaim milik tempatan
          kapal buatan belande pon tempel stiker buatan tempatan.
          cicicicicicichibhaiiii

    • bung @tukang beling, berikut daftar kampus pendidikan ‘pelayaran niaga’ terbaik menurut versi saya:
      1. STIP/AIP Jakarta
      diera Sukarno lulusannya dipersiapkan sbgai pasukan cadangan perang, makanya yg angkatan2 jaman orla banyak yg keyang perang & berlanjut karier di AL.
      2. PIP Semarang.
      3. PIP Makassar.
      4. POLTEKPEL Surabaya
      ini kampus baru, baru meluluskan beberapa angkatan tingkat III saja, sebelumnya bernama BP2IP dgn lulusannya tingkat VI.
      5. AKPELNI (swasta) Semarang.
      6. AMI (swasta) Semarang.
      7. Universitas Hang Tuah (swasta) milik yayasan TNI AL.
      Semua lulusan pendidikan pelayaran tingkat III mempunyai kasempatan utk masuk AKABRI terutama yg dr kampus negeri lebih besar peluangnya.
      Utk lulusan beberapa kampus negeri mendapatkan ijazah profiensi tingkat III serta ijazah diploma tingkat D4, utk kampus swasta hanya ijasah profiensi tingkat III serta ijazah umum diploma tingkat D3.
      Saat memasuki masa praktek kampus2 yg bagus terutama negeri sdh bekerja sama dgn perusahaan lokal & asing, utk perusahaan bonafit berani memberi honor yg besar. lulusannya pun sdh banyak dipesan oleh perusahaan terutama bagi taruna yg berprestasi, kesimpulannya pekerjaan tdk dicari malah datang sendiri.
      Kalau masalah kekerangan menurut saya itu nasib bung, dimana2 kalau ada kekerasan tdk mengenal tempat, dijalan raya juga ada kekerasan oleh geng motor dirumah sendiri juga ada KDRT, bung

    • setahu saya masuk AAL yg mahal itu pra test nya bung, buat fitnes, belajar bimbel, jaga pola makan, gizi tinggi. kalau proses test tantangannya seperti uang saku, transportasi (wara wiri kesana kemari), akomodasi, kelengkapan syarat administrasi. kalau diterima pendidikannya gratis disubsidi penuh oleh negara malah ada uang saku juga.
      kalau pelayaran utk awal2 semester memang mahal itu mencakup biaya asrama & uang makan, kalau jaman dulu sih kampus pelayaran negeri sama persis dgn AKABRI gratis… tis, tapi sekarang subsidi dr negara sdh dikurangi.
      Mungkin warjag lain ada yg tahu??? bisa menambahi atau mengoreksi tulisan saya yg cuma hasil copas dr google

  2. Gresss

  3. Wkwkwkwk

  4. Dan yg perlu d ketahui bahwa promosi jabatan jg bukan cuma hitungan matematika.. apakah selalu aple to aple dgn alutsisita( terutama di indonesia) yg dari jalur perwira karier blm d hitung.. intinya ga semudah memaparkannya dalam rumus matematika

    • PRESTASI …ngak di perhitungkan..

    • perwira karier kans nya kecil bung utk jd kumendan KRI, kalau jd kumendan KAL masih okelah, basic teori akademiknya beda, yg satu pegang pulpen & buku 4 tahun yg satunya lg cuma 1 tahun

      • Lah, di artikel saya kan nggak bilang saat lulus langsung jadi komandan.

        AAL memang 4 tahun pegang buku dan bolpen tetapi wajib ikut PKL sebagai kadet di kapal layar Bima Suci dan kapal perang latih fregat Malahayati.

        Lulusnya khan jadi Letda dulu 3 tahun, itu belum jadi komandan lho. 3 tahun di laut.

        Sesudah itu jadi Lettu Lettu 4 tahun. 4 + 3 = 7 tahun di laut. 7 tahun itu juga belum jadi komandan.

        Pengalaman 7 tahun di laut itu cukup untuk dijadikan komandan KAL sebagai kapten. Jadi kapten 4 tahun.

        Pengalaman jadi komandan KAL 4 tahun dan di laut 4+4+3 = 11 tahun plus sekolah pamen bisa menjadikannya Mayor laut sebagai komandan KRI 8xx dan KRI KCR 6xx dan kapal selam sekelas U209 dan sebagian kapal support 9xx. Di situ 4 tahun.

        Pengalaman di laut 15 tahun dan sebagai komandan kapal 8 tahun.

        Baru sesudah itu jadi Letkol dan komandan kapal korvet/light fregat 3xx dan kapal support 5xx. Di situ 4 tahun.

        Pengalaman di laut 19 tahun dan jadi komandan kapal 12 tahun.

        Baru sesudah itu jadi kolonel laut dan jadi komandan fregat 3xx, light destroyer dan LHD. Di situ 4 tahun.

        Semua ada jenjangnya.

        Kapal dengan spesifikasi lebih besar harus dipegang oleh orang yang sudah punya lebih banyak pengalaman.

    • Yg AAL yang saya hitung hanya yang lulusan jurusan pelayaran saja.

      Yang jurusan Marinir dan jurusan administrasi tidak saya hitung.

      Komandan KRI pasti dari jurusan pelayaran dan pangkatnya ada akhiran “Laut”.

      KAL dikomandani oleh perwira berpangkat Kapten Laut.

      Sedang KRI ukuran kecil seperti Kapal Patroli KRI no. 8xx dikomandani oleh Mayor Laut.

      Kapal selam Cakra, Nanggala maupun Changbogo atau yg selevel ukurannya dikomandani oleh Mayor Laut.

      Korvet / light fregat dikomandani oleh Letkol Laut.

      Supporting force bisa Mayor Laut ataupun Letkol Laut.

      Fregat dikomandani Kolonel Laut.

  5. habis ngitung apa,…? ..:)

  6. Apakah semua pamen Jd komandan kapal? Lha wong di struktur TNI AL Ada bagian perbekalan, perwira penghubung, blm lantamal, pasukan khusus dll, blm lg yg atase militer di kedutaan

    • Setuju Bung, semua harus dilihat dari prestasi masing-masing perwira gak semua masuk jd komandan kapal..dan perwira tersebut dilihat oleh atasan nya lebih cocok masuk bagian apa.? Masa komandan Lanal jd komandan Frigate semua.? Maaf pendapat orang awam..

    • Bung Cak Wie,

      Di AAL ada 3 jurusan :
      Pelayaran / Kelautan
      Marinir
      Administrasi.

      Jadi para Pamen AL dari 3 jurusan tersebut.

      Untuk jadi komandan kapal harus dari jurusan Pelayaran / Kelautan.

      Yang saya bahas hanya yang jurusan Pelayaran / Kelautan.

      Pasukan khusus itu dari jurusan Marinir.

      Perbekalan itu dari jurusan administrasi.

      Perwira penghubung dan komandan Lantamal itu pangkatnya kolonel dan di artikel ini saya tidak bahas yg pangkatnya kolonel.

      Atase militer ? Pangkatnya juga Kolonel dan kebanyakan diambil dari AD.

    • ini yg dihitung dr jurusan pelayaran bung, blm dari jurusan yg lain

  7. Capek”baca dari atas langsung buyar deh gara”lihat gambar cewek cakep nggak pake baju ha..ha..ha….

  8. Ha…… Ha……. Ha…..
    Super sekali lucunya……

  9. untuk mencapai sasaran ini perlu dana OFF BUDGET …

  10. Jadi….letkol untuk submarine nya brp bung PHD?
    60 letkol ya?
    Hehehehe

  11. itu sapi apa kebo??

  12. absen saja heheheehe,tidak mau komen, cm 1kalo lihat artikel phd nya tidak melupakan cewek2 cakep xixixixixixixi

    salam damai selalu:)

  13. Josss…
    Untuk memaksimalkan kemampuan mesin perang dibutuhkan yang sperti itu.. yang buanyak
    Mesin perang kalah tpi tentara’y tak boleh kalah…

  14. puasing aay

  15. jadi aku harus comment apa neeh…

  16. simulator untuk pilot yg sudah pernah menerbangkan pesawat, yg belum pernah menrrbagkan pesawat langsung naik saja, artikel yg mendidik

  17. berarti ceweknya bung Tn, phd.? hakhakhakhak

  18. Sepertinya komposisi gripen akan lebih banyak dibanding FA 50 krn tot gripen sbg pelajaran tambahan buat bikin pespur made in Indonesia. Agar FPDA gak cerewet sepertinya eurofighter juga bakal dibeli biar kalo2 pecah LCS negara2 konsorsium pembuat typhoon mau nge-back up Indonesia

  19. di negara maju pendidikan & pelatihan ketrampilan itu investasi, sebuah harga yg mahal sekali.

  20. 474 KRI, Koarma nya perlu ditambah lg dong bung TN PhD? kira2 1 Koarma bisa nampung berapa KRI?

  21. duiite sopo.bang.
    ini kan analisa pribadi atau meraba2 yg belum pasti
    jadi ini bukan fakta
    sekali lagi bukan fakta
    hanya opini
    jadi anggap saja sbagai hiburan
    hitung2 mengasah daya pikiran
    coba cek seri dari 1 sampai 27 berApa persen kebenarannya
    berapa persen keabsahannya,
    tapi bagus juga ada seri hitung,buat belajar yg kurang paham
    menghitung,kalau cin… ahli soal hitung menghitung,kan pengusaha muda,jadi harus tau dong.
    lanjutkan hitungnya kalau bisa hitung dong uang rakyat nkri
    yg ada diluar negri.biar kita pada tau.

  22. duhh…
    pas liat foto cewek itu, jadi inget mantan,,,
    habis mirip banget sihh…
    dia udah move on blm yahh ??

  23. weleh jika sesuai perhitungan target 1000 su 35 di tahun 2025 terancam tuh,, hhhaaaa..

  24. Bagus sekali tulisannya bung tukang hitung

  25. tulisannya memang bagus
    tapi isinya kurang
    kurang pas
    tapi bolehlah kalau dikampung

  26. Bung TN hitungnya mannn…..tap. Bisa-bisa tetangga kanan kiri garuk-garuk kepala apalagi si malay gak kebanyangin perasaannya kira-kira tahun 2034 seperti apa askarnya. Masih ingat gak waktu Panglima RI Pak Gatot memberi wawasan kpd Menhannya. Menhan malay langsung gemeteran n berkeringat kayak kena strok

  27. @cin memangnya ada yang beda soal hitung menghitung dikampung dan bukan kampung? cewek paling bawah punyaku bung.

  28. enaikan pangkat reguler ini diberikan pada anggota TNI setiap 4 tahun sekali??? masih adakah??? dari balok dua dipundak untuk menjadi balok Tiga harus sekolah bung??

  29. Duitnya ada dan sudah dianggarkan. Bahkan Mesir aja utang 500 juta us dollar ke Indonesia. Nih ada beritanya : $500m negotiations with Indonesia indicate Egypt not seeking finance from Gulf countries: expert
    In order to finance its budget deficit, the Egyptian government is negotiating with Indonesia to borrow $500m by the end of first quarter of 2017, according to a Ministry of Finance source who preferred to remain anonymous. The negotiations show that Egypt is no longer seeking financing from the Gulf countries, after receiving billions of …

    (Hisham Salah November 12, 2016 on Daily News Egypt/http:www.dailynewsegypt.com)

  30. ri banyak an teori,dan wacana
    asal ada barang bagus sikit aja pasti tertarik,tapi gak beli
    kadang produsen gendek juga selalu bilang tertarik,dan
    ini fakta.
    kok dikampung hitung menghitung semua pasti bilang setuju,karna masih alami.
    kok dikota diketawain,geli mereka melihat ini,karna banyak
    cabe2 an dan alay ngerti sekarang.
    sekarang tni butuh kepastian bukan wacana,teori,analisa
    yg katanya bocor A1,utang luar negri untuk beli alutsista,pinjaman luar negri buat beli alutsista,katanya uda lunas,alutsista siluman,alutsista grandong,mak lampir
    banyaklah dan masih banyak lagi cin… lupa sangking banyaknya.
    itu semua hanya ilusi
    apa bang…..
    ilusi
    tni butuh yg fakta
    fakta
    apa bang….
    fakta
    jadi jangan harap punya alutsista kalau pembelian dan buat
    alutsistA masih pskai sistem yg sekarang.
    sistem broker,calo,lumayan,wani piro,bagianku berapa.yg penting murah,yg penting ada,beli keteng minta tot,beli barang
    gak lengkap( ada yg gak ada rudalnya,gak ada radarnya,gak ada munisinya,tekno apa adanya,rudal alay,rudal dek pendek
    dll lupa sangking banyaknya)
    sampai lebaran kudapun gak akan terwujub punya alutsista
    gahar.
    disini kadang cin… geram
    mangkanya kritikan cin… pedas,kadang kejam.sadis,geregetan,
    dan masih banyak lagi.
    cin… tau kalau kritikan cin…selama ini buat geram warjagers
    boleh kita berharap,mimpi setinggi langit,apa yg gak mungkin
    dll….
    tapi lihat realita juga,mungkinkah itu tercapai,jangan banyak berharap,ntar jatuh sakit lho
    hi…..
    hi….
    hi……

    • Setiap tahunnya negara ini mengelola dana berasal dari sektor pajak sekitar 3000-4000 T. apa tdk mampu? xixixixi… blum dri sktor bumn dan yg laen”. ah TUKANG-NGINTIP|||O.O lagi mabuk jadi omongannya tak perlu di dengar…. :3

  31. 447 kapal perang..sampe 2034 ?? Harusnya di speed up..

  32. beneran banyak.

  33. Wkwkwk,cewe mulus n sexy nya ternyata sapi toh Wkwkwk

  34. Bung PHD, pilihan sudah pasti merupakan keniscayaan. Benar akan ada pesanan 4 skuadron baru, namun untuk kemutakhiran dan pentingnya misi, sedikitnya pesawat itu 11-12 dengan kekurangan teknologi IFX. Menariknya isu su 35, hanya menjadi stop gap juga penting. Indonesia pasti melihat kerjasama india-rusia untuk memproduksi second tier PAKFA. Entah indonesia memesan juga pakfa, tapi besar kemungkinan tersebut diupayakan.
    Oleh hal itu, AJT indonesia akan berubah pada filosofinya. Sebagaimana india, yang akan menaikkan tejas setelah masa hawk berakhir, menggulirkan ide pespur ringan yang lebih baik dengan menggandeng dassault. Wal hasil tejas akan mewujud jadi pesawat latih ringan tempur, cukup mirip dengan golden eagle kita.
    Lalu apa halnya kesamaan akan indonesia. Sudah jelas AJT kita akan berperan sebagai latih ringan tempur multi misi, karena sebagai langkah temporer, sebelum memutuskan kerangka jajaran pespur kita lengkap. Jadi AJT kita bisa jadi Golden eagle, dan gripen karena unsur perubahan konsol di dalam pespur kita. Sedang Viper, sebagai alat politik akan terbatas saja akuisisinya, toh alat politik lain dalam bentuk pespur pendukung alih teknologi IFX lebih penting, di sini kompetisi antara typhoon dan rafale terjadi.
    Salam tabik bung PHd. Salam 500 6000

  35. Borong buruan borong buruan

  36. qiqiqiqi ….
    ane tahu foto cewek sexy diatas … itu copas dari website
    wkwkwkw … kelakuan bung Tukang Ngitung neh hadeuhhh pisan euy
    salam bung TN qiqiqi

  37. Bung PHD, pilihan sudah pasti merupakan keniscayaan. Benar akan ada pesanan 4 skuadron baru, namun untuk kemutakhiran dan pentingnya misi, sedikitnya pesawat itu 11-12 dengan kekurangan teknologi IFX. Menariknya isu su 35, hanya menjadi stop gap juga penting. Indonesia pasti melihat kerjasama india-rusia untuk memproduksi second tier PAKFA. Entah indonesia memesan juga pakfa, tapi besar kemungkinan tersebut diupayakan.
    Oleh hal itu, AJT indonesia akan berubah pada filosofinya. Sebagaimana india, yang akan menaikkan tejas setelah masa hawk berakhir, menggulirkan ide pespur ringan yang lebih baik dengan menggandeng dassault. Wal hasil tejas akan mewujud jadi pesawat latih ringan tempur, cukup mirip dengan golden eagle kita.
    Lalu apa halnya kesamaan akan indonesia. Sudah jelas AJT kita akan berperan sebagai latih ringan tempur multi misi, karena sebagai langkah temporer, sebelum memutuskan kerangka jajaran pespur kita lengkap. Jadi AJT kita bisa jadi Golden eagle, dan gripen karena unsur perubahan konsol di dalam pespur kita. Sedang Viper, sebagai alat politik akan terbatas saja akuisisinya, toh alat politik lain dalam bentuk pespur pendukung alih teknologi IFX lebih penting, di sini kompetisi antara typhoon dan rafale terjadi.
    Salam tabik bung PHd. Salam 500 6000

  38. Nah Gitu Jujur
    Suka Tulis Suka, Tidak Suka Tulis Tidak Suka
    Skep B/17/IV/74

    Sebutkan Siapa Nama Asli mu
    @Waduh
    @durian

  39. 360 Pesawat Tempur,
    474 KRI/KAL,
    Beneran tuh ?

  40. Mengapa Sukhoi RI lebih cepat jebol ?

    Sebab selama ini Sukhoi jadi pesawat work horse untuk patroli dan kejar pesawat asing.

    Bayangkan jarak Makassar ke Timur, ke Selatan, ke Utara dan ke Barat.

    Semua pesawat kalau dipacu sampai batas maksimum dan harus melayani seluruh wilayah RI dari 1 lokasi saja, ya pasti cepat jebol.

    Solusinya : Banyak pespur ditempatkan di banyak lokasi.

    Sehingga pespur di lokasi terdekatlah yang akan menghalau pesawat asing.

    Jika pesawat asing itu bandel, bisa dicegat / dihadang dari arah depan.

  41. simulator untuk pilot yg sudah pernah menerbangkan pesawat, yg belum pernah menrrbagkan pesawat langsung naik saja, artikel yg mendidik…b

    • langsung naik bersama instruktur bung, klo ada problem instruktur bisa langsung ambil alih kemudi
      ini di pesawat latih lanjut bung, jd pasti udah menguasai teknik menerbangkan pesawat

      • Hehehe.. Apa anda waktu belajar mobil atau motor pake simulator..??? Hehehe.. Kapan bisanya..?? Lha wong kursus mobil aja pake mobil beneran+instruktur.. Ya toh..???Simulator utk memperlancar dan mengasah skill pilot utk menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan..begetooo..hehehe

  42. mungkinkah f16 viper… USA di AUS afl ancaman nyata selain natuna… jd 2 skuad… kemungkinnx kembali pd su-35 1 skuad

  43. Tes

  44. Hebat Bung @TN !!! Analisanya logis.

  45. Ngurusin 8 ekor su 35 aja ribetnya minta ampun apalagi ratusan pespur dan kri. Bukannya pesimis tapi kalau terlalu berharap pun gak bagus juga. Terlepas dari pendapat bung warjag semua, kecil kemungkinannya itu bakal terwujud bahkan hampir ga mungkin kalau keadaan ekonomi dan politik kita masih sama kayak sekarang. Mungkin bisa itu terwujud tapi hanya jika ketika apbn kita itu emang udah fokus ke alutsista karena lcs udah keburu riuh dengan roket dan rudal dan secara langsung mengancam keamanan nasional.
    Opini pribadi aja bung hehe

    • Hehehehe.. Apa sampean staffnya menhan bung..??? Ribet..?? Hehehe
      Yen ra ngerti wes meneng ae.. Doakan saja itu lbh baik daripada nyinyir toh….tanpa doa dan statement nyinyir anda selama ini pun Natuna, ambalat, papua dll aman toh..??? Mereka memang tdk berhenti menganggu tp mereka berfikir ribuan kali utk menyerang selama kalkulasi intelijen mereka blm akurat..mengapa..?? Mereka yg bodoh atau kita yg terlalu pintar..??hehehehe ahh mungkin anda yg lupa utk sekedar menghitung jumlah pilot sukhoi dan pelaut kri kita yg berpangkat pama..heeee..lha piye kalo lettu aja sdh pegang heavy fighter, kapan mereka pegang light dan medium fighternya dan brp jam terbangnya..?? artinya..??? Silahkan cerna sendiri..xixixiixixi

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)