May 242017
 

SNIFFING X – Ex

Ini adalah foto seekor anak anjing, sebut saja Woopy. Woopy adalah kerabat jauh anjing saya, Woof Woof.

Nah di foto ini Si Woopy sedang belajar mengenali berbagai macam bau, maka dia sedang belajar mengendus, apa pun akan dia endus, misal bunga, rumput, perabot rumah, pohon, kendaraan dan benda-benda lainnya.

Nah seperti Woopy, warjager akan saya ajak berlatih untuk mengendus, namun tidak dengan hidung melainkan dengan angka.

Bagaimana caranya mengendus dengan angka ?
Adakah contohnya ?

Mari kita lihat salah satu pulau di Indonesia yaitu Kalimantan.
Kita akan mulai melihat luas masing-masing propinsi di Kalimantan yang menjadi wilayah dari NKRI.

Kita lihat satu per satu dan jumlahkan luas propinsi-propinsi tersebut.
Kita lihat dulu Propinsi Kalimantan Barat.

Luas Propinsi Kalimantan Barat adalah 56876 mil persegi.
Sekarang kita lihat luas Kalimantan Tengah :

Luas Kalimantan Tengah adalah 59292 mil persegi.
56876 + 59252 = 116128
Sekarang kita lihat luas Kalimantan Selatan :

Luas Kalimantan Selatan adalah 14959 mil persegi.
116128 + 14959 = 131087
Sekarang kita lihat luas Kalimantan Timur :

Luas Kalimantan Timur adalah 49833 mil persegi.
131087 + 49833 = 180920
Sekarang kita lihat luas Kalimantan Utara :

Luas Kalimantan Utara adalah 27906 mil persegi.
180920 + 27906 = 208826

Luas Kalimantan yang menjadi bagian NKRI adalah 208826 mi2.
Mi2 adalah mil persegi.
Namun mil yang mana yang dipakai, mil laut atau mil darat.
Mil laut = 1,85 km
Mil darat = 1,6 km.

Mil yang dipakai di sini adalah mil darat bukan mil laut, sebab kita mengukur luas permukaan daratan.
Karena satuan di atas masih pakai satuan mil yang kita kurang akrab mendengarnya jadi saya akan jadikan ke kilometer.

1 mil darat adalah 1,6 km.
1 mil persegi berarti 1 mil x 1 mil = 1,6 km x 1,6 km = 2,56 km persegi = 2,56 km2.
Jadi berapa luas 208826 mi2 dalam km2 ?
208826 x 2,56 = 534594,56
Berapa km panjang kelilingnya ?

Kita cari dulu jari-jarinya atau R.
534594,56 = 3,14 x R x R
R x R = R kwadrat = 534594,56 / 3,14 = 170253,04459
Kita cari akar dari R kwadrat
Akar R kwadrat = R = 412,61731009 dibulatkan 412,62 km.
Panjang keliling Kalimantan yang menjadi bagian dari NKRI adalah :
2 x R x 3,14 = 2 x 412,62 km x 3, 14 = 2591,25 dibulatkan 2591 km.

Nah, karena saya Tukang Ngitung, PhD, suka Kpop maka saya contohkan perlindungan udara berupa pesawat tempur ringan favorit saya yaitu FA-50.

Jika Kalimantan hanya dijaga oleh FA-50 saja berapa skadron dibutuhkan ?

https://en.wikipedia.org/wiki/KAI_T-50_Golden_Eagle#Specifications

Tertulis Range : 1851 km
Berapa combat radiusnya ?

Jika 51 km untuk cadangan bbm, maka 1851 – 51 = 1800 km.
1800 km itu untuk jarak patroli normal, tanpa manuver, dan bolak-balik (pulang pergi), jadi untuk patroli normal jaraknya 1800 / 2 = 900 km sekali jalan.

Sedang untuk combat radius kira-kira setengah dari jarak tempuh sekali jalan, sehingga 900 / 2 = 450.
Jadi 450 km adalah perkiraan combat radiusnya.

Sekarang kita tes apakah perkiraan ini mendekati yang ada di web lainnya ;

http://bemil.chosun.com/nbrd/bbs/view.html?b_bbs_id=10040&pn=0&num=38575

The FA-50 will be able to lift stores up to 4.5 tons and its combat radius is given at 444 km.
Jadi combat radiusnya antara 444 – 450 km.
Jika keliling Kalimantan yang menjadi bagian NKRI adalah 2591 km dan hanya dijaga oleh FA-50 saja berapa skadron dibutuhkan ?
Untuk mengelilingi perbatasan dan pantai dalam keadaan bertempur maka keliling harus dibagi combat radius.
Jadi 2591 / 450 = 5,76 skuadron.

Jadi dibutuhkan paling tidak 5 skuadron FA-50.
Jika dipakai rumus 1 flight patroli + 1 flight siaga + 1 flight maintenance + 0,5 flight cadangan = 3,5 flight per skuadron.

Jika 1 flight adalah 4 unit maka 3,5 flight x 4 unit = 3,5 x 4 = 14 unit per skuadron.
Jika dibutuhkan setidaknya 5 skuadron FA-50 maka jika 1 skuadron berisi 14 unit, maka untuk menjaga Kalimantan setidaknya dibutuhkan :
5 x 14 = 70 unit FA-50.

Namun NKRI bukan hanya Kalimantan, ntapi juga ada :
1. Sumatra dan sekitarnya
2. Bangka Belitung dan Kepulauan Riau dan sekitarnya
3. Kalimantan dan pulau-pulau sekitarnya
4. Sulawesi dan pulau-pulau sekitarnya
5. Kepulauan Maluku dan sekitarnya
6. Papua dan pulau-pulau sekitarnya
7. Bali dan Nusa Tenggara dan sekitarnya
8. Jawa dan Madura dan pulau-pulau sekitarnya

Jadi ada 8 daerah yang harus dijaga sehingga dibutuhkan setidaknya :
70 unit FA-50 x 8 daerah = 560 unit FA-50.

Tetapi untuk memenuhi kebutuhan itu diperlukan waktu yang sangat lama sebab dalam 1 tahun, produksi FA-50 paling banyak 24 unit sehingga perlu waktu :
560 / 24 = 23,33 tahun atau dibulatkan 24 tahun.

Jadi jika tahun 2017 ini mulai diproduksi, maka kita akan terima :
2017 + 24 = 2041

Jadi kita akan terima lengkap paling cepat tahun 2041.
Waaaah lamaaa betul.

Tentu saja hal ini tidak akan dibiarkan oleh pemerintah sehingga ada alternatif lain untuk memenuhi kekuatan minimal yang SETARA 560 unit FA-50.

Kita kembali ke contoh Kalimantan yang perlu setidaknya 70 unit FA-50.
Dari 70 unit ini hanya 20% nya yang benar-benar FA-50, 20% alias seperlima, jadi :
70 / 5 = 14 unit FA-50, Catat.

Jadi kita akan pakai skala 1 : 5
Jika dari kekuatan setara 5 pesawat FA-50 hanya 1 saja yang benar-benar FA-50, maka yang 4 lagi akan diisi oleh pesawat lain yang jumlahnya lebih sedikit dari 4 namun kekuatannya setara dengan 4 unit FA-50.

Kita akan cek dulu pesawat F16, berapa kira-kira kekuatannya per unit F16 berbanding berapa unit FA-50.

https://en.wikipedia.org/wiki/General_Dynamics_F-16_Fighting_Falcon#Specifications_.28F-16C_Block_50.29

Combat radius: 340 mi (295 nmi, 550 km)
Sekarang kita bandingkan :
550 x 550 x 3,14 = A x 450 x 450 x 3,14
Karena sama-sama gunakan 3,14 maka angka 3,14 kita coret di kedua sisinya.
550 x 550 = A x 450 x 450
302500 = A x 202500
A = 302500 / 202500
A = 1,49 dibulatkan 1,5

Jadi kekuatan 1 unit F16 adalah SETARA 1,5 unit FA-50.
Tadi ada skala 5, di mana 1 untuk FA-50 dan 1,5 untuk F16.
Jadi 1 + 1,5 = 2,5
Dari antara 5 yang 2,5 sudah dihitung jadi tinggal berapa lagi ?
5 – 2,5 = 2,5

Yang 2,5 ini apa ya ? Apakah Sukhoi ?
https://en.wikipedia.org/wiki/Sukhoi_Su-30#Specifications_.28Su-27PU.2FSu-30.29

Range: 3,000 km
Ingat tadi bagaimana mencari combat radiusnya ?
3000 km adalah perjalanan pulang pergi
Sekali jalan berarti 3000 / 2 = 1500 km sekali jalan,

Namun itu untuk patroli normal, kalau untuk keadaan tempur bagaimana ?
1500 / 2 = 750
Jadi 750 km adalah perkiraan combat radius Sukhoi.
750 x 750 = B x 450 x 450
562500 = B x 202500
B = 562500 / 202500
B = 2,78 dibulatkan 3.

Ternyata 1 unit Sukhoi sebanding kekuatannya dengan 3 unit FA-50.
Jadi jika dari 70 unit FA-50 ada 14 unit yang benar-benar FA-50, butuh berapa unit F16 dan berapa unit Sukhoi untuk menggenapi kekuatan SETARA 70 unit FA-50 ini ?

Jadi 14 unit Sukhoi setara dengan 3 x 14 = 42 unit FA-50
Sekarang kita cari yang bagian F16 nya :
70 – ( 14 + 42) = 70 – 56 = 14 unit FA-50

Jika 1 unit F16 setara dengan 1,5 unit FA-50 maka butuh berapa unit F16 supaya setara dengan 14 unit FA-50 ?
14 / 1,5 = 9,33 unit dibulatkan 10 unit.

Jadi berdasar perhitungan ini, saya Tukang Ngitung, PhD., berprediksi bahwa di setiap daerah yang disebut di atas akan ada minimal :
14 unit pesawat setara Sukhoi
10 unit pesawat setara F16
14 unit pesawat setara FA-50

Jadi jika masing-masing dikalikan 8 daerah maka akan ada :
Setara Sukhoi 14 unit x 8 daerah = 112 unit setara Sukhoi
https://www.ruaviation.com/news/2013/10/1/1951/?h

Setara F16 10 unit x 8 daerah = 80 unit setara F16

Sehubungan dengan 112 unit setara Sukhoi dan 80 unit setara F16, coba lihat apa yang Mega Karti katakan di :

Alutsista Penjaga Poros Maritim Dunia

Nah, jadi saya prediksi pada tahun 2024 akan ada minimal 112 unit heavy fighter dan 80 unit medium fighter.
Lalu bagaimana dengan FA-50 ?

Setara FA-50 14 unit x 8 daerah = 112 unit setara FA-50 (optional)
Kelihatannya 112 unit setara FA-50 akan terjadi setidaknya di tahun 2029.
Tadi di atas disebut ada 560 unit FA-50 sebagai kekuatan minimal.

Lebih jauh, jika 560 unit setara FA-50 diproduksi diam-diam secara bertahap dari tahun 2020, dan last delivery unit di tahun 2044, apa yang akan terjadi ?
112 unit heavy fighter
80 unit medium fighter
560 unit light fighter (termasuk penggantian Hawk)
112 + 80 + 560 = 752 unit

Namun ada faktor pengurangnya.
Apa faktor pengurangnya ?

F16 yang ada sekarang baik hibah maupun lama, terdiri dari :
23 block 52ID (hasil hibah plus upgrade)
9 block 15 OCU
4 block 25 (datang bersamaan dengan yang hibah)
2 block 15 (datang bersamaan dengan yang hibah)
23 + 9 + 4 + 2 = 38 unit F16
38 unit F16 ini pada tahun 2044 pasti sudah dipensiunkan.

Jadi 752 unit – 38 unit = 752 – 38 = 714 unit di tahun 2044
Sehubungan dengan 8 daerah dan 714 unit fighter (pesawat tempur) coba lihat apa yang Mega Karti katakan di :

36 Helikopter Apache Guardian Korea, Telah Lengkap

Percaya atau tidak, silakan

zurück zu dir oleh Jannine Weigel

Dari : Tukang Ngitung, PhD.

  87 Responses to “Ayo Mari Kita Berhitung Seri 35”

  1. Silakan hitung

  2. Juragan malon

  3. lihat ceweknya dulu baca nanti aj

  4. busyet hitung aja lo sndiri pala jd peank heheheeee
    gtu mau nya ribett.

  5. Selalu ada bonus photo cewek cantiknya bung Tukang Ngitung, PhD.
    Gurih…gurih…nyoi 😀

  6. Ada 2 mode ya bung…. Patroli dan Combat.
    Kalau cuman patroli berat jika menggunakan heavy fighter….cukuplah baling2 bambu…,
    Baru kalau ada yg nerobos….pake yg heavy fighter untuk intercept…., masalahnya kita kekurangan radar ..
    Makanya diakalin dengan ilmu perang kuno…supit urang…. , biar masuk dulu…baru ditutup…,

  7. boleh kasih job untuk Tukang Ngitung……… untuk Perhitungan Struktur Bangunan juga beserta RAB / Rencana Anggaran Biaya….. :):)

  8. setelah sy hitung hitung. masih mumet pale sy.. coba sy bantu pake kalkukator rusak kalkulatornya….sy msh puyeng ..tp rada terobati sama photo ceweknya… mantap bung tn phd .hihiihihi

  9. Mau cepet punya pesawat tempur tapi gak mau kelamaan nungguin produksinya cara yang paling ideal adalah hibah tapi di upgradenya jangan tanggung tanggung langsung upgrade ke varian tertinggi contoh f 16 block 25 upgradenya harusnya di paksain ke block 70 jangan tanggung tanggung cuman block 52
    Alasan pemerintah beli pesawat hibah ya ada alasaannya ya gini alasannya kelamaan produksi pesawatnya karena kita butuh pesawat tempur yang banyak kalau kelamaan nungguin produksinnya bisa kelamaan nungguinnya so jadi gak usah ngeluh ya terima barang hibah karena sudah ada alasannya.

  10. pespur sebanyak itu akan di taruh dimana saja bung.selama yg tampak dan mungkin terlihat itu2 saja.lha yg rumornya goib lebih dr itu di taruh dimana saja.

  11. Heavy Fighter ? #@##*%@!!”,

  12. diparkir di brunei donk bung ehehehe

  13. ada cara cepat untuk menghitung luas kalimantan wilayah RI, yaitu = luas total kalimantan – luas east malaysia – luas brunei,

    = 743,330 km² – 198,847 square kilometres – 5,765 km²

    = 538,718 km²

    https://www.google.co.id/?gws_rd=cr,ssl&ei=QuhIV_n-BcPqvgTKhJDQAQ#q=land+area+of+borneo

    https://www.google.co.id/?gws_rd=cr,ssl&ei=QuhIV_n-BcPqvgTKhJDQAQ#q=east+malaysia+land+area

    • Itu hitungan cepat, tetapi saya cenderung menyebutkan luas propinsi2 satu demi satu supaya lebih menunjukkan bahwa itu adalah wilayah NKRI.

      • Bung Tukang Ngitung, PhD.saya hanya ingin ngasih PR..
        kenapa Bung TN PhD tidak konsisten dalam beberapa hal ini :

        Pembulatan
        idealnya….
        “……Jadi 750 km adalah perkiraan combat radius Sukhoi.
        750 x 750 = B x 450 x 450
        562500 = B x 202500
        B = 562500 / 202500
        B = 2,78 dibulatkan 3….”

        tapi, ada beberapa angka dibelakang koma yang “dipaksa” naik dan beberapa “dipaksa” turun, padahal dia masih jauh dari 0,5

        “…..Tetapi untuk memenuhi kebutuhan itu diperlukan waktu yang sangat lama sebab dalam 1 tahun, produksi FA-50 paling banyak 24 unit sehingga perlu waktu :
        560 / 24 = 23,33 tahun atau dibulatkan 24 tahun….”

        “……Jika 1 unit F16 setara dengan 1,5 unit FA-50 maka butuh berapa unit F16 supaya setara dengan 14 unit FA-50 ?
        14 / 1,5 = 9,33 unit dibulatkan 10 unit…….”

        “……Untuk mengelilingi perbatasan dan pantai dalam keadaan bertempur maka keliling harus dibagi combat radius.
        Jadi 2591 / 450 = 5,76 skuadron.

        Jadi dibutuhkan paling tidak 5 skuadron FA-50.
        Jika dipakai rumus 1 flight patroli + 1 flight siaga + 1 flight maintenance + 0,5 flight cadangan = 3,5 flight per skuadron…..”

        Rincian
        kenapa dari perhitungan luas Pulau Kalimantan, yang dihitung secara rinci jadi abai ketika menghitung NKRI

        “….Mari kita lihat salah satu pulau di Indonesia yaitu Kalimantan.
        Kita akan mulai melihat luas masing-masing propinsi di Kalimantan yang menjadi wilayah dari NKRI……”
        sampai ke
        “……Kita cari akar dari R kwadrat
        Akar R kwadrat = R = 412,61731009 dibulatkan 412,62 km.
        Panjang keliling Kalimantan yang menjadi bagian dari NKRI adalah :
        2 x R x 3,14 = 2 x 412,62 km x 3, 14 = 2591,25 dibulatkan 2591 km…….”

        jadi
        “……..Namun NKRI bukan hanya Kalimantan, ntapi juga ada :
        1. Sumatra dan sekitarnya
        2. Bangka Belitung dan Kepulauan Riau dan sekitarnya
        3. Kalimantan dan pulau-pulau sekitarnya
        4. Sulawesi dan pulau-pulau sekitarnya
        5. Kepulauan Maluku dan sekitarnya
        6. Papua dan pulau-pulau sekitarnya
        7. Bali dan Nusa Tenggara dan sekitarnya
        8. Jawa dan Madura dan pulau-pulau sekitarnya

        Jadi ada 8 daerah yang harus dijaga sehingga dibutuhkan setidaknya :
        70 unit FA-50 x 8 daerah = 560 unit FA-50……..”

        Asumsi
        kenapa ada pesawat yang perlakuannya berbeda, dihitung cadangan BBM nya ada yang tidak
        “…..Tertulis Range : 1851 km
        Berapa combat radiusnya ?

        Jika 51 km untuk cadangan bbm, maka 1851 – 51 = 1800 km.
        1800 km itu untuk jarak patroli normal, tanpa manuver, dan bolak-balik (pulang pergi), jadi untuk patroli normal jaraknya 1800 / 2 = 900 km sekali jalan.

        Sedang untuk combat radius kira-kira setengah dari jarak tempuh sekali jalan, sehingga 900 / 2 = 450.
        Jadi 450 km adalah perkiraan combat radiusnya……..”

        “……Range: 3,000 km
        Ingat tadi bagaimana mencari combat radiusnya ?
        3000 km adalah perjalanan pulang pergi
        Sekali jalan berarti 3000 / 2 = 1500 km sekali jalan,

        Namun itu untuk patroli normal, kalau untuk keadaan tempur bagaimana ?
        1500 / 2 = 750
        Jadi 750 km adalah perkiraan combat radius Sukhoi.
        750 x 750 = B x 450 x 450
        562500 = B x 202500
        B = 562500 / 202500
        B = 2,78 dibulatkan 3…..”

        Tolong dikumpul sebelum tanggal 1 Ramadhan ya bung…

        • Untuk tahun harus dibulatkan naik, walaupun masih di bawah 0,5 sebab tahun adalah satuan waktu, dan waktu bisa molor, jadi harus dibulatkan naik.

        • Selama ini pertahanan NKRI adalah pertahanan yang saling support. Perlu dibenahi.
          Pulau Kalimantan saya pakai sebagai sampel untuk menggambarkan 8 wilayah NKRI yang memang akan dibuat sistem pertahanan sendiri2. Sehingga jika satu wilayah tersebut diserang oleh negara lain, jika wilayah itu diberi alutsista yg memadai, dia akan mampu mempertahankan wilayahnya.

          • Wilayah udara akan dibagi dengan luas yg sama. Jadi alutsista yg diperlukan untuk 8 wilayah itu harus punya kemampuan yg sama.

        • Pespur ringan seperti FA-50 harus punya cadangan bbm sebab badannya kecil dan tidak banyak muat bbmnya.

          Sedang untuk menghitung Sukhoi sebenarnya saya sudah cadangkan bbm untuk menempuh jarak 750 km. Kok bisa ?

          Ingat bbm yg dibawa untuk 3000 km, jarak yg ditempuh untuk bertempur hanya 750 km, jadi 3000 – 750 = 2250.
          Trus dipakai untuk manuver ke sana ke sini, jatah bbmnya 750 km lagi, jadi 2250 – 750 = 1500
          Selesai bertempur Sukhoi akan balik ke kandangnya dengan menempuh 750 km lagi.
          Jadi 1500 – 750 = 750.
          Sampai di kandangnya masih ada sisa bbm yg cukup untuk menempuh 750 km lagi.

      • imho sulit menghitung kebutuhan alutsista didasarkan pada luas wilayah, misal luas israel hanya 20,770 km², IAF punya 684 unit pesawat berbagai jenis. Tidak berarti TNI AU harus punya (538,718 km² / 20,770 km² x 684 = 17741 unit agar disebut kuat.

        mungkin lebih realistis lihat kekuatan para tetangga / balance of power, klo tetangganya gabung jadi fpda ya dihitung total jumlah pesawat mereka berapa..dst

        • Justru itu bung ubed, saya hanya menghitung maksimal 714 (tujuh ratus empat belas) unit pespur saja di tahun 2044 untuk negeri seluas NKRI.

  14. Jadi 2591 / 450 = 5,76 skuadron.

    Jadi dibutuhkan paling tidak 5 skuadron FA-50

    Kenapa 5 skuadron Bung TN… kok bkn 6 skuadron…?

    • Hitungan minimum bung. Jadi diambil angka yang lebih kecil. Antara 5 dan 6, yang lebih kecil adalah angka 5, jadi angka 5 itulah yang saya ambil.

  15. patroli pake n219 versi maritim di persenjatai saya kira plus gripen versi indonesia atau ifx rasa gripen.menurut saya indonesia jg akan beli su34 jadi pesawat kita nantinya tinggal 3 kelas yaitu sukhoi,ifx dan N219 versi militer itu harapannya

  16. kalo di parkir atau disimpan di luar indonesia bisa bahaya bung.ketika ada case mendadak yg menyangkut kedaulatan yg membutuhkan pertahanan mengingat jarak dan waktu yg lama.klo pespur di simpan di rumah bung phd saya kira efektif.krn bung phd jarang tdur mlm.krn ngitung terus.bisa sewaktu2 keluar tugas pespurnya.hihi

  17. kagak moncer
    ingat pesan sesepuh bung phd,
    kita gak punya musuh,gak ada perang dan jaga kawasan agar gak panas.
    hitungan nya bagus tapi isinya seperti dongeng
    11….12…. sama narayana………

  18. bung TN, apa mungkin suatu saat negara kita akan memproduksi pespur secara diam”..
    dlm jangka sampai 2044 akan mencape 752 pespur..?
    diam” aja lama cuma segitu lamanya, apa lg koar”..??

  19. Luar biasa wanita” suku dayak kalimantan …
    lanjut baca xixixi ..

  20. Pertanyaannya bung Mega Karti berada dmn skr?
    Pernyataannya bahwa gadis dayak yg dari kalimantan utara itu type gw bgt,,…xixixi
    Curcol…sebab ane pernah punya pacar asal kalteng, dayak asli, org nya cantik, putih dan sangat setia…ane bangga dgn gadis2 dayak!,, i miss u mantan!!,

  21. Terima kasih banyak suhu, atas mari berhitungnya…semoga suhu bisa terus menganalisa dan menghitung…salam

  22. Ngiler,ngitung sample ngiler

  23. Alangkah baikx..Pesawat tempur ntu yg bs lepas landas di landasan yg pendek y sprti griffenlah karna dikaltim byk landasan pendek baek yg terurus maupun kgk bro..otomatis kan bs jg utk deploy pesawat..klo f16 n hawk saya agk susah bro,wkt kejadian ambalat pesawat Qt terpaksa mngisi ke balikpapan lg karna sbgian home basex dblikppn..Di tarakan mlh kpnuhn..tp ckrg syukurlh landasan2 yg da udh dtingkatkn cprti berau,bulungan,malinau n samarinda..Mf cm saran aja Dr Ank Dusun Prbtsn Kalimantan msih wong ndeso..tabik

    • Di Kalimantan ada banyak landasan udara, Pangkalanbun, Tarakan, Balikpapan, Melak, Samarinda, Nunukan, dll, serta ada lagi yg mau dibangun di Sebatik, serta ada lagi banyak jalan yg bisa dijadikan landasan udara darurat.

  24. ada info bandara baru untuk pembentukan skadron baru di kalimantan? atau hanya di pontianak dan tarakan yang di maksimalkan bung tukang ngitung?

  25. Untuk pertahanan udara bukan melulu mengandalkan pespur yg mahal. Perkuatan jaringan Radar & Rudal jarak menengah juga perlu (biaya lbh murah).

    • Rudal dan radar memang perlu bung, maka radar juga mau ditambah 12 unit.

      Untuk rudal anti serangan udara bisa dibagi 3 golongan berdasar tempat operasinya :
      dari udara ke udara (dibawa oleh pespur)
      dari darat ke udara dioperasikan oleh AU dan AD.
      dari laut ke udara dioperasikan oleh AL.

      Semua sedang diupayakan, namun bertahap.

  26. NKRI mau beli Gripen ..Makanya raja Swedia datang kemari…Itungan tn PHD SM omongan Narayana dulu..SDH sedikit terbukti..

  27. Hoakkkk…

  28. bung TN mau nanya pernah diwarung sebelah ngomong kita punya simpanan capung dari Perancis yg jarang digunakan. apakah capung capung itu juga tidak masuk dalam kriteria pespur kita lagi kah. mohon itung itungan juga dong?!

  29. Bung Tn phd…itung kebutuhan kasel dong berdasarkan luas wilayah,serta ancaman kasel asing yg udah pda canggih

  30. yang darat dan lautnya juga dihitung Bos
    Trima kasih salam semangat buat Bung TN

  31. Moga cepat terlaksana..

  32. Hmmmm hoax yang cukup menghibur

  33. Hmmm

 Leave a Reply