Nov 032018
 

Magelang, Jakartagreater.com   – Ayu Astria Umalekhoa anak Bintara Pembina Desa (Babinsa) dilantik menjadi taruni Akademi Militer (Akmil) oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada Kamis 1-11-2018  di Lapangan Sapta Marga, Kampus Akmil Magelang.

Anak ke-2 dari 3 bersaudara keluarga Serka Amin Umalekhoa, merupakan perwakilan putri daerah Maluku yang lolos mengikuti seleksi calon taruna pada Agustus 2018 lalu, merupakan salah satu pengibar bendera pusaka pada HUT ke-71 Kemerdekaan RI di Istana Negara tanggal 17 Agustus 2016 silam.

“ Sebelum seleksi, seluruh pasukan Pasibra waktu itu dikumpulkan di Mabesad, dan kita diberikan pengarahan sekaligus ditest psikologi oleh Tim Angkatan Darat” kenang Ayu Astria Umalekhoa.

“Waktu itu, meski lelah mengikuti kegiatan Paskibra, Ayu Astria Umalekhoa dan beberapa teman bersemangat mengikuti test psikologi tersebut dan ternyata dari hasil tersebut beberapa bulan kemudian di panggil oleh untuk mengikuti seleksi calon taruni,” ujar Ayu Ayu Astria Umalekhoa ketika di tanya tentang bagaimana proses pendaftarannya menjadi Taruni Akmil.

Setelah mengikuti berbagai tahapan seleksi baik di daerah maupun di pusat, akhirnya Ayu Astria Umalekhoa dinyatakan lolos untuk mengikuti pendidikan Integrasi kemitraan selama 3 bulan bersama dengan rekan – rekannya dari ketiga Matra Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol).

Menurut Ayu Astria Umalekhoa, selain ingin mengabdi sebagai prajurit wanita TNI AD, yang menjadi motivasi utama menjadi taruni adalah keinginannya untuk memberikan kebanggaan kepada orang tua dan saudaranya.

“ Apa yang Ayu Ayu Astria Umalekhoa lakukan, selain ingin mengabdi kepada negara melalui Angkatan Darat, Ayu Astria Umalekhoa sangat ingin membuat bangga kedua orang tuanya. Apalagi jumlah taruni Akmil masih sedikit. Alhamdulillah, semua ini seperti mimpi yang menjadi nyata bagi Ayu Astria Umalekhoa” tegasnya.

Sementara itu, sang ayah Serka Amin Umalekhoa (47 tahun) Babinsa Kodim 1505/Kota Tidore Korem 152/Babullah, terlihat sangat bahagia sekaligus haru atas capaian dan perjuangan anaknya tersebut. Bahkan istrinya, Ode Nuria (44 tahun) berulang-ulang menyeka matanya yang dipenuhi dengan tetesan air mata haru, sembari memegang erat lengan Ayu Astria Umalekhoa.

“Kita semua bangga atas perjuangan yang dicapai Ayu Astria Umalekhoa. Tidak menyangka, ini semua seperti mimpi karena usaha kerasnya sendiri. Alhamdulillah mimpi Ayu terwujud untuk menjadi taruni Akmil” ujar Amin Umalekhoa.

“Apalagi diawalnya, kita semua pesimis, karena ketika lulus usia Ayu Astria Umalekhoa masih 17 tahun lebih lima bulan, padahal syaratnya adalah 18 tahun. Namun setelah lapor ke Ka Ajendam XVI Pattimura, kata beliau Ayu Astria Umalekhoa boleh daftar karena saat pendidikan nanti sudah masuk 18 tahun” pungkas Amin Umalekhoa yang juga asli dari Kepulauan Sula.

Acara Wisuda Prajurit Taruna dan Bhayangkara Taruna (Prabhatar) diikuti oleh 776 orang taruna/taruni yang terdiri dari 519 prajurit Taruna Akademi TNI dan 257 Bhayangkara Dua Taruna Akpol.

Upacara tersebut juga disaksikan oleh :

  1. Kasad Jenderal TNI Mulyono.
  2. Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, SE.,MM.
  3. Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE.,MM.
  4. Wakalemdiklatpol Irjen Pol Boy Rafli Amar
  5. Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos.
  6. Pejabat Utama TNI /Polri.
  7. Para Gubernur Akademi Angkatan.
  8. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

(Pendam Pattimura)

 Leave a Reply