Azerbaijan Klaim Hancurkan S-300 Armenia di Nagorno-Karabakh

Jakartagreater.com  –  Baik Armenia maupun Azerbaijan saling menuduh satu sama lain melakukan serangan di sepanjang garis kendali dan memublikasikan video, yang menggambarkan penghancuran Drone, pesawat, tank, dan kendaraan lapis baja dari sisi yang berlawanan, dirilis Sputniknews.com, Rabu 30-9-2020.

Militer Azerbaijan pada hari Rabu 30-9-2020 mengumumkan bahwa mereka telah menghancurkan sistem Rudal S-300 Armenia di Nagorno-Karabakh. Azerbaijan juga mengklaim bahwa setidaknya 2.300 tentara Armenia tewas dan terluka dalam bentrokan baru-baru ini, dirilis situs Kementerian Pertahanan Azerbaijan, 30-09-2020.

“Kemarin, selama pertempuran di wilayah Shushakend, di distrik Khojavend (jalur kontak di Karabakh), sistem Rudal anti-pesawat S-300 musuh dinonaktifkan,” kata kementerian itu.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan sebelumnya mengatakan telah “menghancurkan sepenuhnya” resimen Armenia selama bentrokan itu, yang disangkal oleh Armenia sebagai berita palsu.

Sementara Armenia mengklaim telah meledakkan 137 tank dan kendaraan lapis baja, 72 kendaraan udara, 7 Helikopter dan pesawat musuh.

Bentrokan di wilayah itu meletus pada hari Minggu 27-9-2020, dengan Azerbaijan menyatakan mobilisasi sebagian dan melancarkan “serangan balasan”, mengklaim bahwa pasukan Armenia telah menyerang militer Azerbaijan. Selanjutnya, Armenia membantah klaim tersebut dan menuduh pihak Azerbaijan melakukan agresi, juga menyatakan mobilisasi penuh dan darurat militer.

Nagorno-Karabakh, atau Artsakh, sebuah otonomi mayoritas Armenia, memproklamasikan kemerdekaan dari tempat yang saat itu disebut Azerbaijan Soviet pada tahun 1991.

Hal ini mengakibatkan konflik militer besar yang berlangsung hingga tahun 1994 ketika kedua pihak sepakat untuk memulai pembicaraan damai yang dimediasi oleh OSCE Minsk Group. Karabakh tetap menjadi negara bagian yang tidak diakui dan hubungan antara Baku dan Yerevan tetap tegang karena konflik yang membeku.

6 pemikiran pada “Azerbaijan Klaim Hancurkan S-300 Armenia di Nagorno-Karabakh”

  1. Kalau Azerbaijan klaim berarti yang bayar Armenia kah, emang bisa minta ganti rugi peralatan yg rusak ke lawan saat perang begini, makanya jangan sampai perang kita, ntar kalau peralatan perang kita dihancurkan lawan, malah lawan minta ganti rugi biaya perang, repot kan..rakyat saja masih banyak yg sulit makan tapi kalau negara lemah bakal jadi kalah-kalahan lawan…

Tinggalkan komentar