Apr 082018
 

Sistem peluncur rudal THAAD Amerika Serikat. © U.S. Army via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Dua sistem pertahanan rudal utama militer AS yakni Patriot dan THAAD berhasil berkomunikasi dalam tes yang dilaksanakan Badan Pertahanan Rudal dan Angkatan Darat AS di White Sands Missile Range, New Mexico, tanggal 6 April seperti dilansir dari laman Defense News.

Angkatan Darat AS (US Army) berencana untuk mengawinkan sistem pertahanan rudal Patriot dan THAAD bersama dalam dua tahun ke depan dan mampu menerima surplus pendanaan dalam RUU pengeluaran omnibus untuk tahun fiskal 2018 yang baru saja diloloskan untuk melanjutkan usaha tersebut.

Mengawinkan kedua sistem bersama sangat penting untuk membangun pendekatan yang lebih efektif dan berlapis dalam “Air and Missile Defense” atau pertahanan rudal dan udara (AMD) serta meningkatkan pengembangan sistem kendali dan komando Angkatan Darat AS di masa depan yakni Sistem Komando Tempur Pertahanan Udara dan Rudal Terpadu atau IBCS.

Baik THAAD dan Patriot sama-sama mengambil target dari peluncuran langsung rudal jarak pendek Lynx, menggunakan radar mereka dan melacak target secara individual, namun kedua sistem tersebut saling “bertukar pesan melalui tautan data taktis serta interoperabilitas yang terverifikasi antar kedua sistem senjata”, menurut pernyataan dari MDA (Badan Pertahanan Rudal – red).

Tidak ada peluncuran pencegat langsung.

“Kedua sistem senjata itu sangat penting sebagai komponen dari sistem pertahanan rudal balistik berlapis kami dan sangat penting bahwa mereka dapat mengirimkan data dan saling berkomunikasi satu sama lain”, kata Direktur MDA Letnan Jenderal Samuel Greaves dalam pernyataannya.

Pengujian tersebut mendukung rilis materiil upgrade perangkat lunak THAAD 3.0 dan memenuhi persyaratan yang tercantum dalam National Defense Authorization Act di tahun fiskal 2016 untuk MDA dan militer agar setiap tahun menguji interoperabilitas dan integrasi THAAD dengan Patriot.

Yang mendorong upaya itu adalah pasukan AS yang berada di Korea Selatan di mana THAAD dan Patriot telah dikerahkan. THAAD juga dikerahkan di Guam, sementara unit Patriot tersebar luas di seluruh dunia. Pengerahan sistem Patriot dianggap termasuk yang paling berat dan paling panjang dalam Angkatan Darat AS.

Bagikan Artikel :

  17 Responses to “Badan Pertahanan Rudal AS Uji Komunikasi Patriot dan THAAD”

  1. Kalibr&S-400 Bersama Rakyat TNI Kuat

  2. masa mau gagal lagi,malu dong sama negara lain

  3. S-400 integrasi dengan S-300 dengan Buk-M dengan Tor-M dengan Pantsir… bahkan ketika keluar S-500 jelas akan bisa terintegrasi

    Mungkin karena inilah USA berusaha menghentikan lini penjualan S-400… karena ketika membeli S-400 maka sistem lain akan terintegrasi dan jelas sangat mungkin untuk di beli… mengingat semakin pendek jangkauan semakin murah pula pengoperasianya, dan menempatkan S-400 sebagai platform indera penjejak maka sistem pertahanan menjadi sangat efisien….

  4. Setahuku thaaaaaaaad gak bisa tembak jatuh lontong terbangnya kim jong un ya pas lewat jepang xaxaxax

    • pertanyaan emang ada thaad di jepang? halooo…………thaad cuma dipasang korsel dan dipasang di tengah2 korsel jadi tidak dapat melindungin jepang sedang jepang hanya punya patriot pac3 yg jarak cuma 40 km dan di pasang di tokyo sedang rudal korut terbang di angkasa ( patriot tdk dapat nembak rudal balistik yg terbang pada puncak tertingginya di angkasa ) di daerah hokaido yg jarak dari tokyo kurang lebih 400km ngerti?
      kalau mau komen OTAK DI PAKAI SEDIKIT AJA BUNG JANGAN ASAL KETIK

  5. iya bung,kmaren saya bilang gitu ada yg bntah kalo di tembak katanya bikin radiasi???? kan gak ada hulu ledak ya bung,aneh” aja ngeles nya,,,bilang aja PAC THAAD DAN AEGIS itu tidak mmpu cegat hwasong ya bung

    • Masih ingat saja, itu sebetulnya sindiran halus kpd pemilik sistem SAM AS bahwa walaupun dikata canggih tapi masih berhitung klu ditembak jatuh bs memicu ketegangan lbh parah dan mereka masih berfikir berulang2 klu China dan Rusia ikut nimbrung kan makin mumet sekutu dibuatnya.he3

    • yg di takutkan bukan radiasinya tapi pecahan rudal yg jatuh dari luar angkasa yg berat lebih dari 1ton dgn kecepatan tinggi jatuh di daerah pemukinan penduduk yg padat di hokaido ( jepang negara yg selalu benar2 memikirkan keselamatan penduduknya) jadi dari pada di tembak jatuh mending di biarkan lewat karena jepang pkir tidak membahayakan atau mentargetkan wilayah jepang
      semoga anda mengerti

  6. ya pikirkanlah sampai ribuan atau jutaan kali bung,hhhh sampai jepang korsel modar baru mikir 1 aja ya bung

  7. Mungkin jika sistem rudal s400 triumph diganti nama s400 trump pasti mr. Trump tidak akan kecewa bahkan mendukung penjualan s400 ke India.

 Leave a Reply