Mar 232019
 

Jet tempur multi-peran Su-35S Rusia. © Kemenhan Rusia

JakartaGreater.com – Moskow mengumumkan awal pekan ini telah menandatangani kontrak untuk mengirimkan 20 lebih pesawat tempur multi-peran Su-35 ke Mesir.

Pengiriman pesawat tempur tercanggih Rusia itu meningkatkan kekhawatiran Barat tentang meningkatnya pengaruh Rusia di Mesir.

Nilai kontrak dilaporkan sekitar US$ 2 miliar, yang berarti harga Su-35 lebih dari US$ 100 juta per unit. Harga tersebut seharusnya sudah lengkap, termasuk bom dan rudal udara-ke-udara. Ini akan menjadi harga tertinggi yang dibayarkan untuk pesawat tempur buatan Rusia oleh pelanggan ekspor.

Terlepas dari perbedaan antara harga Su-35 dan kemampuan Mesir untuk membayarnya, sebuah laporan dari kantor berita Rusia Interfax menyatakan perakitan Su-35 pesanan Mesir sudah sesuai jadwal di pabrikan Komsomolsk-on-Amur Aviation Production Association di provinsi Timur Jauh Khabarovsk Rusia.

Pusat produksi ini adalah satu-satunya fasilitas yang memproduksi pesawat tempur Su-35, dan telah memenuhi pesanan Su-35 untuk Angkatan Udara Rusia dan Angkatan Udara Tiongkok.

Sumber di Moskow mengatakan kepada Washington Free Beacon bahwa pembelian Su-35 kemungkinan akan dibiayai dengan pinjaman dari saluran bank negara Rusia. Spekulasi yang diinformasikan di Moskow adalah jumlah yang besar kemungkinan tidak akan pernah bisa dilunasi Mesir. Ada beberapa sumber Rusia menyatakan, bahwa kesepakatan Su-35 adalah “hadiah” dalam rencana yang lebih besar dari pemerintahan Presiden Vladimir Putin.

Salah satu tujuan strategis adalah bahwa Putin berusaha untuk memiliki pengaruh dan kehadiran yang sama di Mesir yang dinikmati oleh Uni Soviet pada paruh kedua tahun 1970-an, ketika Amerika Serikat menjadi mitra keamanan utama Mesir di bawah Presiden Anwar Sadat saat itu. Moskow telah membangun ini dengan serangkaian akuisisi pertahanan yang telah membuat Mesir menjadi “salah satu pembeli serius perangkat keras militer Rusia” seperti dinyatakan oleh editor urusan pertahanan Kommersant Ivan Safronov.

Tujuan kedua adalah bahwa Putin ingin memiliki jejak yang luas – baik dalam pengaruh diplomatik dan kehadiran perangkat keras militer – di Afrika Utara dan Timur Tengah yang juga mendukung pesan “Rusia telah kembali”.

Penumpukan persenjataan Rusia di Mesir dan intervensi oleh Moskow dalam konflik di Suriah tidak hanya menunjukkan bahwa Rusia mampu memproyeksikan kekuatan ke wilayah di luar lingkungan Eropa, tetapi juga bahwa beberapa sistem persenjataan terbaru Moskow tampaknya setara dengan persenjataan buatan Barat, kata seorang analis pertahanan Rusia.

Beberapa bulan lalu Dewan Atlantik menerbitkan analisis pada halaman webnya dan menyimpulkan bahwa “intervensi militer (di Suriah) memungkinkan Rusia untuk menjadi aktor kunci dalam konflik dan rekonstruksi pasca-konflik. Ini menunjukkan kemampuan militer dan politik Rusia yang baru secara fundamental di panggung internasional. ”

Pengenalan Su-35 ke wilayah tersebut juga memiliki implikasi situasi keamanan secara keseluruhan. Pesawat tempur ini digambarkan sebagai “fighter Generasi 4 ++” – artinya memiliki seperangkat sistem dan kemampuan untuk membawa pilihan senjata canggih yang diluncurkan udara, yang mendekati kemampuan pesawat tempur generasi ke-5 AS yang paling canggih.

“Rusia menggunakan label ‘4 ++’ untuk Su-35 untuk dapat mengklaim bahwa Su-35 mampu mencapai 90 persen atau lebih dari kemampuan platform F-22 dan F-35 buatan AS yang jauh lebih mahal, tetapi dengan harga yang lebih rendah, “kata seorang perwira intelijen NATO yang berbicara kepada Free Beacon.

“Inilah sebabnya mengapa Su-35 adalah satu-satunya pesawat tempur Rusia yang telah dibeli oleh Tiongkok dalam lebih dari satu dekade … Su-35 mewakili kekuatan tempur signifikan yang jauh melampaui model-model pesawat tempur Rusia yang diperoleh Beijing pada tahun 1990-an dan dalam dekade terakhir. ”

Yang masih harus dilihat adalah bagaimana Israel akan bereaksi terhadap akuisisi Mesir. Su-35 akan menjadi pesawat tempur yang paling canggih yang dioperasikan oleh salah satu tetangga Arab Israel. Ini adalah upaya Moskow untuk menetralisir keunggulan yang dimiliki Angkatan Udara Israel dengan pesawat tempur F-35 yang baru saja didapat. Israel pada akhirnya akan memiliki 50 unit -35, tetapi saat ini hanya mengoperasikan sembilan pesawat tempur siluman itu.

Freebeacon

  9 Responses to “Bagaimana Jika Su-35 Mesir Berhadapan dengan F-35 Israel ?”

  1.  

    Mesir salah satu negara dengan militer kuat di daratan aprika setelah Turky . Dengan kombinasi Su35 dan F16 – Mig dan beberapa unit pesawat jenis lain , mesir bisa menjadi ancaman serius bagi zionis israel , karena selain sebagai negara berpenduduk dan mayoritas muslim mesir adalah dengan perbatasan anatara Arab _ Aprika dan Israel sendiri ….

  2.  

    Pesawat sih sama canggih, sekarang tinggal skill dari masing-masing pilot yg menentukan dilangit saat pertarungan… mampukah pilot Su-35 Mesir menyatu dengan pesawat dan memahami kelebihan dan kekurangannya? demikian pula dengan pilot F-35 Israel… saat mereka sama-sama menguasai seluk-beluk pesawat yg ditunggangi dan pesawat lawan… maka peluang terakhir adalah takdir 😀

  3.  

    Bakalan kabur f35 israel, klu tdk? Tentu rontok
    😆 😆

  4.  

    F35 mempunyai kekurang dalam ketinggian dan jelajah terbang, radar irbis hanya bisa menangkap gelombang elektromagnetik dr radar f35 tp dilayar monitor f35 hanya berupa gambar titik tak jelas namun bisa disimpulkan bahwa itu adalah pespur siluman, su35 tak akan bisa melock on f35 dr jarak jauh sebab radar rudal pencari panas punya batas kemampuan dalam jarak tembak dan melock on sehingga su35 harus bisa mendekati f35 sampai pada jarak yg mumpuni untuk radar irst dan radar rudal pencari panas untuk melock on, irst bisa menampilkan jelas gambar pespur siluman pada jarak tertentu dan radar pencari panas bisa mengunci mesin jet pespur siluman dengan jarak tertentu’ mustahil untuk melock on tubuh pespur siluman karena belum ada teknologi yg bisa melakukannya, hanya mesin jet yg menghasilkan panas kelemahan terbesar dr seluruh pespur siluman dan mustahil untuk menyembunyikannya dengan model vitur siluman jenis apa pun sebab sumber panas dr mesin jet tempur sangat besar dan ditembakkan ke luar, belum ada satu teori pun yg masuk ke logika ku untuk menutupin kelemahan terbesar pespur siluman ini,,,Su35 sangat bisa merontokkan f35 asal pilotnya paham dengan teorinya dan bisa memanfaatkan vitur avionic yg tersedia di kokpit su35, su35 harus terbang setinggi tingginya diluar kemampuan f35 dan rudalnya, mendekati sambil mengaktifkan sistem jamer yg kuat dr su35 agar bisa mengganggu radar pengendus dan sistem lock on f35, menggunakan manufer berusaha ada dibelakang f35 dan mendapat jarak yg mempuni untuk irst menanpilkan jelas gambar dr f35 dan jg membuat radar rudal pencari panas mendapat jarak yg mudah melock on f35, inilah kunci untuk mengalahkan dan merontokkan f35,,,indonesia wajib untuk mengembangkan rudal udara ke udara dengan menggunakan radar pencari panas, karena sumber panas dr jet tempur siluman mustahil untuk disembunyikan, kalau ukraina mau memberi lisensi R27 ini akan menjadi platform yg bagus untuk indonesia mengembangkan rudal udara ke udara dengan sistem radar pencari panas, mengembangkan jangkauan jarak tembak dan lock on pencari panasnya seperti rudal udara ke udara R77 rusia.

  5.  

    Tp untuk menghadapin f35 usa aku tak yakin kalau f35 usa tidak didampingin f22, dan inilah gunanya su57 rusia untuk menghajar pendamping dr f35 yaitu f22, ujicoba di suriah lebih ke pada ujicoba keseluruhan sistem avionic dan mesin baru su57, ada kemungkinan besar su35 rusia menggunakan mesin baru ini untuk lebih siap menghadapin f22 bila ketemu disaat su35 terbang diketinggian untuk mendekatin f35, 12 unit su57 yg baru dipesan rusia akan melakukan uji coba vitur siluman terbaru setelah ujicoba sistem avionic dan mesin di suriah sangat memuaskan, vitur siluman su57 terbaru inilah yg akan memastikan bahwa su57 diatas j20 dan f22′ inilah alasan putin yakin mengatakan su57 pespur siluman terbaik, tp kita liat aja nanti apakah uji coba vitur siluman terbaru dr ke 12 unit su57 yg baru dipesan rusia bener2 berjalan dengan memuaskan seperti ujicoba kemampuan sistem avionic dan mesin terbaru su57 di suriah kemarin’ semoga berjalan sukses.

    •  

      Ada satu lg teori yg bisa membunuh pespur siluman, mengembangkan rudal udara ke udara dengan menggunakan bimbingan sistem radar infra rad’ tp radar berdasarkan infra rad sepersti irst punya batas jangkauan, aku tak yakin meski rusia sekali pun yg mengembangkan paling maksimal jarak jangkaunnya hanya bisa 150km itu pun rada2 mustahil karena ada teori2 batas jangkauan infra rad yg sulit dikembangkan atau hampir mustahil untuk dikembangkan untuk dapatkan jarak jangkau yg memuaskan.

  6.  

    Dijamin f35 kabur ketemu SU35 Mesir, dijamin mereka tidak berani masuk wilayah Mesir karena masih trauma 17 pespur mereka rontok saat masuk ke Mesir

    😎 huehuehue

  7.  

    Duit dari raja minyak kah buat beli su35nya?