Jan 072018
 

Citra komputer fregat Angkatan Laut Filipina. Β© HHI Korea Selatan

JakartaGreater.com – Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana telah mengakui dalam pernyataan 20 Desember lalu, bahwa alasan mengapa dia membebas-tugaskan Laksamana Madya (Laksdya) Ronald Joseph Mercado sebagai Kepala Staf Angkatan Laut Filipina adalah karena Mercado menentang perintah Departemen Pertahanan Nasional (DND) untuk melanjutkan Proyek Akuisisi Fregat (FAP) sesuai rekomendasi Hyundai Heavy Industry.

Ada banyak sumber online yang bisa menjadi rujukan pembaca, diantaranya adalah GMA Network, Phil Star, dan News Info.

Hal tersebut dinyatakan dalam banyak laporan bahwa Laksdya Mercado memang mendukung penggunaan sistem manajemen tempur TACTICOS buatan Thales Belanda (Thales Nederland), yang tidak disukai oleh DND dan Hyundai. Namun, dalam laporan tersebut menyebut bahwa Laksdya Mercado adalah satu-satunya orang yang bersikeras ingin menggunakan TACTICOS Thales.

Hal ini menimbulkan sejumlah pertanyaan, seperti:

  • Bagaimana Thales masuk ke dalam Proyek Akuisisi Fregat?
  • Apakah Thales tiba-tiba muncul dan langsung dipilih Laksdya Mercado?
  • Siapa yang pertama kali mengusulkan Thales?

Max Defense mencoba mengklarifikasi kekeliruan mengenai masalah ini.

Foto di atas menunjukkan sebuah render 3D dari Fregat Masa Depan Angkatan Laut Filipina yang diposkan oleh Hyundai Heavy Industries (HHI) di situs mereka pada bulan Oktober 2016. Keterangan tambahan dibuat oleh Max Defense berdasarkan informasi yang berasal dari penawaran HHI dalam Penawaran Tahap 2.

Pada awalnya, Thales Nederland masuk ke dalam gambar karena Hyundai Heavy Industries adalah pihak yang mengusulkan mereka ke dalam proyek tersebut. Di antara konfigurasi dasar yang diajukan oleh HHI selama Submission and Opening of Bid Envelopes (SOBE) Tahap 2 pada bulan Desember 2015 lalu mencakup penggunaan manajemen tempur dan sensor buatan Thales pada fregat masa depan Angkatan Laut Filipina.

Seperti yang telah diskusikan pada awal Oktober 2016, Max Defense telah menyebutkan subsistem yang disetujui oleh Angkatan Laut Filipina untuk fregat tersebut, dan ini mencakup sistem manajemen tempur TACTICOS Thales Nederland. Daftar yang diberikan Max Defense dalam entri blog tersebut berasal langsung dari Daftar Konfigurasi Dasar yang disampaikan oleh Hyundai pada bulan Desember 2015 lalu kepada Bids and Awards Committee di Departemen Pertahanan Filipina.

Untuk referensi lebih lanjut, bahkan Garden Reach Shipbuilders & Engineers (GRSE) India mengirimkan sebuah sistem manajemen tempur dan sensor lengkap dari Thales Nederland yang lebih komprehensif daripada yang diajukan oleh Hyundai.

Jadi bukanlah Laksdya Mercado atau Angkatan Laut Filipina yang membawa Thales ke dalam proyek tersebut. Itu adalah Hyundai. Jadi kenapa Hyundai dan bahkan GRSE membawa Thales ke dalam proyek ini?

Itu adalah karena produk Thales sesuai dengan Spesifikasi Teknis proyek, yang telah dikonfirmasi oleh Grup Kerja Teknis (TWG) Angkatan Laut Filipina untuk Proyek Akuisisi Frigate. Jadi, mengapa Hyundai menawarkan Thales untuk mundur jika kontraknya sudah diberikan kepada mereka? Apakah ini merupakan kasus “Bait and Switch”, seperti yang biasa dilakukan oleh industri pertahanan Korea?

Buktinya dapat dilihat dibawah ini yang menunjukkan bahwa Grup Kerja Teknis (TWG) Angkatan Laut Filipina “mempertahankan preferensi TACTICOS” karena beberapa alasan, terutama karena Hanwha Naval Shield tidak memenuhi Spesifikasi Teknis proyek tersebut. Sebagai catatan, dokumen ini dibuat pada awal 2017 saat kontrak dan Critical Design Review (CDR) sudah ditandatangani.

Di atas adalah kutipan dari salah satu makalah yang diajukan oleh Frigate Acquisition Program (FAP) Project Management Team (PMT) Angkatan Laut Filipina mengenai keberlanjutan penggunaan TACTICOS Thales sebagai Combat Management System.

Desakan Laksamana Madya Mercado untuk menggunakan TACTICOS Thales memang berdasar, menjadi pilihan TWG Angkatan Laut Filipina sejak tahun 2016, dan menurut dokumen lebih lanjut yang diserahkan oleh Komite Pemeriksaan dan Penerimaan Teknis (TIAC) dan Tim Manajemen Proyek (PMT) setelah proyek dilanjutkan dengan Critical Design Review (CDR) pada Januari 2017 lalu, menunjukkan bahwa Angkatan Laut Filipina tidak berubah dari posisinya dan masih terus mendesak penggunaan TACTICOS CMS Thales.

Posisi Laksamana Madya Mercado memiliki dasar hukum, dan memiliki dokumentasi hitam diatas putih yang lengkap. Penyelidikan mengenai masalah ini dapat dengan mudah melihat bukti-bukti tersebut jika penyidik ??meminta salinannya dari Angkatan Laut Filipina.

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Max Defense Filipina.

  89 Responses to “Bagaimana Thales Terlibat dalam Proyek Fregat Filipina?”

  1.  

    tales sukro kripik

  2.  

    Hahaha. Walaupun Ini Fregat Spek Hampir Sama Ama Martadinata Class Tapi Harganya Lebih Mahal Martadinata. πŸ˜† Sayang Dulu Tigr Class Kalah…

    •  

      Kalo soal harganya mahal itu kita hrs pandang secara objective bung Jimmy. Kalo dirasa Martadinata Class itu mahal bisa ditinjau dr Speknya dan unsur TOT disitu. Yg dinaksud TOT disini adalah belajar membuat dan mendesign kaprang dng sistem modul serta instalasi senjata, yg mana tenaga skillnya mayoritas dr kita.
      Beda dng tetangga sebelah yg katanya beli kaprang dng Perancis pake TOT jg, padahal hanya mindahkan buat kapal saja, sementara tenaga skill mayoritas tetap dr negara asalnya.
      Jd gak perlu merasa heran klo kalah canggih tp kalah murah, jenis TOTnya yg membedakan. Saya pikir para sales sudah pasti paham itu semua termasuk jg anda dan bung Agato……xixixi

    •  

      Mana spek hampir sama ?

      NS106 itu jarak deteksi yang dijangkau hanya 200 km, sementara Smart-S Mk2 pada PKR Sigma jangkauan deteksi 250 km

      VLS hanya 8 cell tapi PKR Sigma 12 cell.

      Dari 2 item saja terlihat Fregat Filipin ini speknya di bawah PKR Sigma.

  3.  

    Ada aroma2 KKN dsn!he3

  4.  

    ada indih kasih

  5.  

    pilihan nya laksamana sdh bener, dia pilih tekno yg sdh byk dipakai negara lain, memudahkan maintenance & suku cadang … tinggal nego harga habisΒ²an kaya tetangga sebelah biar murah + dapet ToT + bisa barter produk

  6.  

    Pinoy ikuti jejaknya Indonesia dlm proyek frigate mrka

  7.  

    peringatan buat kita, jangan sampai ada menyusupi oknum militer kita sehingga mereka memberikan masukan tidak secara obyektif dan tidak untuk kepentingan bangsa dan negara

  8.  

    sayangnya anggaran TNI AL sekarang difokuskan untuk kapal dukungan logistik, seperti LPD/SSV tambahan 2 unit, BCM 2 unit, LCT teluk bintuni class 4 unit, KCR60 meter 1 unit. Mungkin setelah program ini tuntas, program pengadaan fregat jalan lagi ya.. semoga fregat REM ditambah 3 unit, dan pengadaan Fregat Iver 2 unit lengkap dengan senjatanya. Yg penting setelah program MEF III selesai pada tahun 2024, pengadaan kapal kombatan tidak boleh berhenti setiap tahun harus dianggarkan minimal 2 fregat. semoga saja….. hhhha

  9.  

    Wahh hebat jg si pinoy, sptnya pimoy lg benah2 armada lautnya nihh…..la kita kpn? Paling2 org yg duduk di sono, pd mikir dpt kursi piro yo? 2018 & 2019 balik modal piro kudune? Bagi2 kursi di daerah n DPR….duit lg….

  10.  

    Pohang classnya gimana udah di ambil blom??

    •  

      Di sini adanya pohung, mas fnc.

      •  

        Kalau itu mah masih sodara sm Peyeum class bung xixixi… Balance Navy part 2 mana nih kok ga muncul2 sih bung Tn??

        •  

          Yo mbuh…

          Mungkin bung Diego khawatir saya jadi target utama para sales yang dagangannya nggak jadi laku gara-gara artikel balance navy part 2.

          Jadi balance navy part 2 tak jadi tayang.

          Xixixixixi

          •  

            Utk kelas frigate di Asean sangat menarik nih bung,, pinoy => HDF-3000,, malay => LCS gowind,, Thai => KDX-1,, Vietnam=> Gepard,, yg mengejutkan myanmar dgn Kyansittha nya..

            Kira2 slogan poros maritim udah terpenuhi belom bung dgn kondisi laut yg besar 2018 ini.. Xixixixixixixi

          •  

            Wkkkkk… Mungkin yg di takutkan itu bakal banyak sales yg murtad bung, sehingga menggangu balance of sales di JKGR contohnya udah ada kan xixixi… Ya kalau pun ganti dagangan juga ga papa sebenarnya asal jng jadi Chauvinisme berlebihan apalagi kalau produk sendiri di acuhkan malah Promo produk saingan… itu contoh sales yg ancur dan keblinger wkkkkk…

          •  

            Bung weleh jelas belum terpenuhi, tp sdh lebih bagus ada pencanangan program poros maritim ketimbang tidak ada sama sekali.

            Kita butuh tambahan personil TNI AL yg handal, utk TNI AD dikhususkan penguasaan teknologi mutakhir aja

    •  

      Tak ada sales yg murtad, murtad cuma buat pindah agama. Kalo pindah pekerjaan dan kewarganegaraan itu wajar karena itu hak tiap manusia yang diakui dan dilindungi oleh undang-undang.

      Nah kalo disini yang ada adalah Wibu ngomongin militer. Iya kan Bung FNC. Hhhhhhhhhh

      •  

        “Tidak ada kodok yang bernyanyi, karena bernyanyi hanya buat artis.”
        “Tidak ada koruptor yang berkicau, karena berkicau hanya buat burung.”
        “Tidak ada manusia yang berenang, karena berenang hanya buat ikan.”

        Orang dibatasi oleh wawasannya, semakin banyak bicara semakin kita tau kapasitasnya.

      •  

        Aduh wibunjaman Now parah2 emang… Ya, itu ente agato, wibu yg sok ngatain orang wibu… Dari nick yg sok jepun aja udah ketauan wibunya ente wkkkkk… Anime cuman salah satu hiburan ane doang selain yg lain, liat bung aming noh sering sebut2 gundam… jadi banyak bung warjager yg nonton anime lalu ngomongin militerdan ane bukan wibu maniac jepang yg sebar2 lagu anime di sini wkkkk…

        •  

          wahhh napa saya yang jadi contoh….tooo bung…!!!
          harus dibedazakan mana tontonan(animasi)yang memberi inspirasi{animasi ilmiah}sci fi dan mana sekedar tontonan saja{hiburan semata}….menurut saya GUNDAM adalah katagori animasi keduanya….baik menghibur juga meng Inspirasi…maka dari itu saya mulai tertarik mempromosikan tuu pesawat{GRIPEN ZERO}karna tehnologinya sudah mengadopsi tuu GUNDAM….!!!
          πŸ˜†

          •  

            Wkkkk… Emang kalau suka nonton anime ga boleh ngemeng militer yah di sini bung aming?? Kalau begitu tuh sales wibu sarap juga ga boleh jualan lagi di sini wkkkkkk… Ada yg salah yah kalau nonton anime terus bicara militer?? Lagian emang gue nontin anime doang bosen lah, anime cuman selingan ane doang bila suntuk xixixi… Haha, walaupun gundam temanya militer tetap aja itu dari realm fantasy bung aming xixixi… Daripada bahas gundam mending bahas tank berkaki dulu aja deh bung aming, Bisa ga kira2 tank di kasih kaki buat gantiin tracked vehiclee atau yg wheeled?? sekarang kan udah ada Bipedal robot macam Wildcat robot militer berkaki… Nah kira2 bisa ga itu kaki di kasih ke tank wkkkk…

          •  

            waaahhh anda rupanya bukan pencinta{pengamat} tehnologi…!!!
            awalnya bermula dari imazinasi semua bung…!!!
            masalah tank berkaki jelas bukan lawan tuu GRIPEN ZERO ….kalo anda suka tontonan animasi…coba anda lihat GUNDAM VS TANK BERKAKI….cari aja diyoutube…nanti ada bisa lihat tank anda adalah hal sepele bagi GRIPEN.Z…!!!
            πŸ˜†

          •  

            Justru kalau mo buat Gundam yah yah mikirin tank berkaki dulu lah bung aming, kalau langsung Loncat ke gundam mah rasanya susah bagi para ahli teknologi xixixi…

          •  

            waaahhh bukan hanya anda tidak cinta tehnologi anda bahkan tidak mengerti katagori tehnologi….!!!
            bezalah tehnologi tank dengan pesawat tempur…laa situ nyamain tehnologi tank dengan pesawat…entar bung fnc malah diledekin huha lagi ….dengan armata semua masalah anda teratasi…{huha….2019}….!!!

            πŸ˜†

          •  

            Wkkkk… Napa jadi bw2 si huha sih?? Ane mah mending naik pohon ajalah daripad ngemeng sm dia… Yg jelas gundam itu “berkaki” dan masih termasuk alutsista Realm fantasy yg tidak akan bisa pernah terwujud di Real life jika blom ada real life tank yg berkaki xixixi…

          •  

            waalaahhh….pantes bung fnc keliatan seperti kurang tot mungkin salah tonton…coba anda lihat gundam seri pertama…yang lagi dalam bentuk pesawat tempur…!!! πŸ˜†

          •  

            Ane ga ngikutin semua serinya, Bung aming ini justru yg kebanyakan nonton xixixi… Kalau tank berkaki aja sulit di wujudkan lah terus bagaimana Pespur berkaki?? wkkkk.. Kalau bicara fantasy Sekalian aja itu Pespur sm tank di gabung jadi robot gede wkkkk… Pertanyaannya simple kok apakah bisa?? Itu sj yg ane maksud xixixi…

          •  

            yaa jelas bisa dong…!!!coba anda telusuri awal sejarah pembuatan pesawat hingga sampai generasi kelima…!!! maka pertanyaan dibolak …kenapa bangsa kita kurang mampu menerapkan tehnologi muktahir…apa kita kurang punya daya imajinasi….hingga tertingal…!?!?!!

          •  

            Makanya ane bilang jng bicara yg jauh2 dulu bung… Emang langsung Loncat bikin pespur generasi kelima gitu??? Enggak kan?? semua ada tahapannya dulu, makanya ane bilang sebelum ente ngomongin senjata super yg bisa terbang dan berjalan mending liat tank dulu aja deh, cocok gak itu tank kalau dikasih kaki buat bertempur??xixixi…

          •  

            Bicara itu jangan jauh-jauh sebab kalo jauh mesti harus teriak.

            Mending bicaranya dekat-dekat telinga aja sambil bisik-bisik.

            πŸ˜†

            πŸ˜†

          •  

            Setuju bung @Tn kalau jauh2 ntr jatuhnya juga sakit wkkkk….

          •  

            @Phd, bung

            Waduuuh…daripada bisikin si huha, gue mending ngomong sama tiang listrik aja dah

          •  

            maksud anda bung fnc mengikuti tahapan seperti awal penciptaan…gitu yaaa…!!!! lhaa terus kembali keawal peradaban dong…!?!?!

          •  

            bung fnc
            kalo anda kurang imajinasi maka tidak bisa menjadi peneliti…maka tidak mungkin menjadi penemu….kalo semua orang indonesia berpikiran seperti anda….sampe kapan pun kita pernah menjadi negara maju…!!!

          •  

            bung fnc
            kalo anda kurang imajinasi maka tidak bisa menjadi peneliti…maka tidak mungkin menjadi penemu….kalo semua orang indonesia berpikiran seperti anda….sampe kapan pun kita pernah menjadi negara maju…!!!

          •  

            Gue yakin bahwa Indonesia memiliki banyak anak muda yang kaya imajinasi, bahkan berimajinasi setiap hari. Masalahnya setelah berimajinasi lalu keluar dari kamar mandi mereka rata-rata lemes tiada gairah hidup.

          •  

            πŸ˜† no comment

          •  

            Imajinasi itu fantastis apalagi kalau anda adalah penulis Novel atau mangaka yg sedang buat cerita untuk hidup malah dituntut harus punya imajinasi lebih… Tapi soal merubah fantasy ke kenyataan adalah hal yg lain bung, Yg gagal pun tak terhitung banyaknya xixixi…

          •  

            yaa jelas too bung…kalo engak mau gagal yaa jangan melakukan sesuatu…wong thomas alva edison saja ribuan kali baru berhasil menciptakan lampu pijar….coba kalo dia takut gagal…laa kita masih pake lampu sentir too…!!!

  11.  

    bila anda berpikir satu pantsy tidak akan mungkin menjadi kenyataan…. saya rasa tidak ada tehnologi yang tercipta pada saat ini baik pesawat maupun yang lainya….!!! …lol

  12.  

    walah malah dikasih contoh yaa ilang…{strong}kata yang ditebalkan{/strong}…tapi tanda kurung diganti

  13.  

    test

  14.  

    yaa jelas too bung…kalo engak mau gagal yaa jangan melakukan sesuatu…wong thomas alva edison saja ribuan kali baru berhasil menciptakan lampu pijar….coba kalo dia takut gagal…laa kita masih pake lampu sentir too…!!!

    •  

      Ternyata sebagian besar penemuan yang diklaim Thomas Alva Edison dan didaftarkan hak patennya berasal dari kerja keras Nikola Tesla. Nikola Tesla bekerja magang di Laboratorium Thomas Alva Edison selama beberapa waktu bersama sejumlah cendekiawan muda lainnya dengan upah/honor yang sangat kecil sehingga akhirnya Tesla memutuskan untuk mengundurkan diri dan mendirikan laboratoriumnya sendiri. Nikola Tesla adalah contoh orang cerdas yang kecerdasannya tidak dihargai dan meninggal dalam kemiskinan.

 Leave a Reply