Mei 232017
 

Pengangkut Personil Lapis Baja (APC) BTR-4 buatan Ukraina. © Militaryreview.su

Industri pertahanan Ukraina sedang mendapat pukulan serius lainnya terhadap citra publik yang semakin buruk saat kurang dari separuh armada pengangkut personel lapis baja BTR-4 yang dipasok ke Irak ternyata tak bisa digunakan, apalagi dikerahkan dalam operasi tempur, seperti dilansir dari media Ukraina, Zerkalo Nedeli.

  • Lambung Retak
  • Persenjataan Rusak

Pada tahun 2009 yang lalu, Ukraina telah menandatangani kontrak senilai US $ 457,5 juta dengan Irak untuk memasok sekitar 420 unit pengangkut personel lapis baja (APC) BTR-4 ke Baghdad.

Namun, pada 2013 silam Baghdad menuduh Ukraina telah gagal mengirimkan kendaraan itu tepat waktu, juga mengutip rendahnya kualitas kendaraan yang telah dikirimkan ke Irak saat itu.

Juga, pada tahun 2014 silan disebutkan bahwa seseorang tidak perlu senjata untuk merusak pelindung baju baja BTR-4 tersebut karena jelas bahwa APC yang dikirimkan ke Irak telah menampilkan retakan yang terlihat jelas di lambung mereka. Akibat penemuan masalah itu akhir Baghdad mengembalikan 42 unit kendaraan lapis baja yang rusak kepada pemasok.

Saat ini, media Zerkalo Nedeli telah berhasil mendapatkan sebuah surat yang dikirim tahun 2014 lalu pada perusahaan pertahanan milik negara Ukraina Ukroboronprom, yang secara rinci menjelaskan tingkat kerusakan APC yang telah dikirimkan ke Irak, yang dokumentasi oleh sebuah tim Ahli dari Kharkiv Morozov Machine Building Design Bureau (KMDB), sang perancang BTR-4.

Menurut Zerkalo Nedeli, dari 88 unit kendaraan lapis baja BTR-4 yang dikirim ke Irak dan diperiksa oleh ahli KMDB, hanya 56 unit yang mesinnya berfungsi, walaupun 33 unit yang berfungsi harus diperbaiki dahulu agar bisa digunakan. Sementara itu 32 unit BTR-4 tidak bisa digunakan, dan sepuluh diantaranya tidak bisa starter atau kehilangan suku cadang.

Selanjutnya, inspeksi KMBD memastikan bahwa 4 unit BTR-4 cacat pada penargetan dan 8 unit BTR-4 cacat pada sistem penglihatan panorama serta 10 unit BTR-4 cacat pada modul kontrol penembakan. Juga ditemukan bahwa 6 meriam, 8 senapan mesin dan 11 peluncur granat otomatis yang terpasang di kendaraan lapis baja tersebut tidak sesuai.

“Baterai di semua kendaraan BTR-4 yang dikirim telah rusak dan perlu diganti dengan unit unggulan. Militer Irak menggantinya dengan baterai buatan China dan menggunakannya untuk dipakai pada BTR-4”, menurut dokumentasi KMDB tersebut.

Perwakilan KMDB juga mendokumentasikan dan mengambil gambar retakan pada lambung BTR-4 yang di kirim ke Irak tersebut. Kita pasti bertanya-tanya apakah ini adalah kejadian biasa atau standar kualitas baru yang ditetapkan oleh kompleks industri militer Ukraina.

  25 Responses to “Baghdad: BTR-4 Ukraina “Kagak Moncer””

  1.  

    BELI KE PINDAD SAJA..

  2.  

    prodk kerenn tapi kok bisa gini yahh… gak bisa jaga kwalitas?
    https://www.youtube.com/watch?v=igWclcFavCU

  3.  

    Yang uda dateng mumpung msih sak umprit , pelajari dan jiplak aja model desainnya untuk pindad 8×8. Dripada beli ni barang kena kaliber 7,62 aja paling uda pasrah

  4.  

    ” Seseorang tidak perlu senjata untuk merusak pelindung baju baja BTR-4 ”
    T-KO!!!!

  5.  

    Makanya, udah bilangin berkali2 oleh rakyat pada ga didengerin sih, prajurit tni jgn dipakai main2, itu nyawa manusia lho…klo beli alutsista itu jgn asal comot, jgn asal uji cona, jgn asal murah meriah tp murahan…di bilangin beli di rusia ga mau, btr 80 lbh perkasa dan gahar malah beli btr 4m…skr apa coba, mau dikembalikan ga boleh, mau dipake yg 4 unit itu! Pake odong2 aja…

  6.  

    Dulu2 ane pernah baca komentar yg intinya bilang barang ini jauh lebih bagus dari btr buatan rusia, lebih modern dll. Btr rusia bokbrok. Btr ukraina top dah. Udah gitu bisa ToT. Pilihan yg tepat.

    Jd ketauan banget ASAL NGECAP aja tuh orang. xixixi…. terus skrg gimana pertanggung jawaban komentarnya.

    Maaf ya kalo ada yg kecolek. Xixixi…

  7.  

    Dagangannya boron2 mah kaga moncer

  8.  

    ini barang kagak moncer bukan karena kualitas produksinya namun lebih pada tingkat korupsi yg sangat tinggi di kalangan industri militer ukraina

    lebih baikukraina fokus pda pembersihan dan pencegahan korupsi dulu
    kepercayaan konsumen adalah segalanya

  9.  

    Nah loh! Berarti di Ukraina Korupsi jg sudah parah dan akut, sampe2 kualitas dagangannyapun bs disunat!

  10.  

    Barangnya bagus, tapi eksekusinya yg bermasalah.. ??

  11.  

    Haa… sementara xxx asal mangap tertarik dengan AN70 ukraina. Dia lupa dengan kejadian bagaimana marinir kita akan menolak dan membatalkan pesanan BTR4 . http://www.janes.com/article/69391/indonesian-marine-corps-prepares-to-pull-plug-on-further-btr-4-acquisitions.
    Lantas bagaimana Kroasia dikadalin Kiev dalam.. https://www.rt.com/news/337010-ukraine-fake-jets-croatia/
    Dan bagaimana Thailand membatalkan pesanan 49 T84 Oplot karena selama 6 tahun ukraina hanya bisa mengirim 10 (20?) unit. https://sputniknews.com/military/201704061052339255-ukraine-deal-thai-army-tanks/
    Dan entah bagaimana kabar bahwa Malaysia sudah membayar 5 Oplot tapi barangnya tidak pernah dikirim.
    Besok hari siapa lagi yang akan marah marah karena dikibuli Kiev?

  12.  

    Dicopy paste aja badanya, diganti n d modif moncongnya pasti keren deh, ganti nama kadal laut, pindad mungkin bisa…

  13.  

    Klo gitu pabrik an70 dipindah ke subang aja