Nov 222018
 

Pertemuan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan Dubes Spanyol ini mendiskusikan tentang peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Spanyol. Di antaranya mencakup kerja sama di bidang industri pertahanan dan penerbangan.

Jakarta, Jakartagreater.com  –  Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) Kerajaan Spanyol untuk Indonesia YM. Jose Maria Matres Manso,  pada Rabu 21-11-2018 bertempat di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur.

Pertemuan Kasau dan Dubes Spanyol ini mendiskusikan tentang peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Spanyol. Di antaranya mencakup kerja sama di bidang industri pertahanan dan penerbangan, sekaligus mengenalkan Atase Pertahanan (Athan) Spanyol untuk Indonesia yang baru Colonel Antonio Alfaro Gonzales.

Pada kesempatan ini Kasau didampingi Asrena Kasau Marsda TNI Fahru Zaini dan Pangkohanudnas Marsda TNI Imran Baidirus menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Dubes Spanyol yang didampingi Athan Spanyol Colonel Antonio Alfaro Gonzales ke Mabesau Cilangkap Jakarta. (tni-au.mil.id).

Bagikan:

  10 Responses to “Bahas Industri Pertahanan Dubes Spanyol Kunjungi Mabesau”

  1.  

    Hmmmmm, indonesia sudah punya kerja sama yang cukup luas bersama spanyol dalam sektor dirgantara.

    Selain sektor dirgantara, spanyol terkenal dalam bidang perkapalan. Buktinya mereka sudah punya produk mutakhir sendiri seperti alvara de bazan class frigate, F110 class frigate, galicia class LPD, juan carlos class LPD/light aircraft carrier.

    Nah indonesia bisa saja menjalin kerja sama dengan spanyol dalam bidang perkapalan. Tapi masalahnya harga kapal perang spanyol sangatlah mahal, 1 unit alvaro de bazan saja harganya $600 million, sedangkan 1 unit F105 harganya semahal $1 billion! Jadi masalah utama tetaplah sama, UANE PIRO???

  2.  

    SEJAK KASUS KHASOGI…… BEBERAPA PERALATAN TEMPUR SPANYOL URUNG DI JUAL KE SAUDI…….. MONGGO PAK KASAU………… DIPILIH ………..DI ORDER

  3.  

    Sambil nyales Boeing A-400, klu bs PT.DI dpt lisenci pesawat berbadan besar sekaligus hak menjualnya di Asia Pasifik.ngimpi.com.he3

 Leave a Reply