Sep 102017
 

F-16 Viper Belanda (Archangel12 / commons.wikipedia.org)

Washington – Pemerintah Bahrain telah mengajukan pembelian 19 pesawat F-16 Viper; 19 M61 Vulcan 20mm Gun Systems; 22 mesin F-16V F-110-GE-129 (termasuk 3 suku cadang); 22 APG-83 Radar mencakup 3 suku cadang); 22 Komputer Misi Modular (mencakup 3 suku cadang); 22 Sistem Navigasi Global / LN260 EGI (mencakup 3 suku cadang); 22 Enhanced Programmable Display Generators (iPDG) (mencakup 3 suku cadang); 38 Peluncur LAU-129.

Penjualan ini juga mencakup 19 AN / ALQ-211 AIDEWS Systems, 8 Peluncur LAU-118A, 42 AN / ARC-238 SINCGAR Radio atau yang setara, 22 AN / APX-126 Sistem Identifikasi Teman atau Musuh (AIFF) atau setara, 22 aplikasi kriptografi, peralatan komunikasi, suku cadang, peralatan pelatihan dan pelatihan personil, simulator, dan dokumentasi teknis.

Pembelian ini termasuk dukungan teknis dari AS, containers, missile support and test equipment, original equipment manufacturer integration and test, jasa dukungan dan pelatihan teknis, survei lokasi, desain, studi konstruksi / analisis / layanan, operasi / pemeliharaan / pelatihan / dukungan terkait fasilitas, cybersecurity, dukungan sumber daya komputer, perlindungan kekuatan dan elemen terkait logistik dan dukungan program lainnya. Total biaya program yang diperkirakan adalah $ 2.785 miliar.

Penjualan yang diusulkan ini akan berkontribusi pada kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan membantu memperbaiki keamanan sekutu Non-NATO utama, yang telah dan terus menjadi mitra keamanan penting di wilayah ini. Kepentingan pertahanan bersama kami menjangkarkan hubungan kita dan Royal Bahraini Air Force (RBAF) memainkan peran penting dalam pertahanan Bahrain.

Penjualan yang diusulkan meningkatkan kemampuan Bahrain untuk memenuhi ancaman saat ini dan masa depan. Bahrain akan menggunakan kemampuan tersebut sebagai pencegah ancaman regional dan untuk memperkuat pertahanan tanah airnya.

Pembelian F-16V ini akan memperbaiki interoperabilitas dengan Amerika Serikat dan sekutu regional lainnya. Bahrain menggunakan 20 blok F-16 40 yang lebih tua dan tidak akan kesulitan menyerap pesawat ini ke dalam angkatan bersenjata.

Penjualan pesawat yang diusulkan ini tidak akan mengubah keseimbangan dasar militer di wilayah ini.

Kontraktor utama adalah Lockheed Martin. Tidak ada kesepakatan offset yang diusulkan sehubungan dengan potensi penjualan ini.

Pelaksanaan penjualan yang diusulkan ini akan memerlukan penugasan sekurang-kurangnya sepuluh (10) perwakilan tambahan pemerintah A.S. dan sekitar tujuh puluh lima (75) perwakilan kontraktor ke Bahrain.

Tidak akan ada dampak buruk pada kesiapan pertahanan A.S. sebagai hasil dari penjualan yang diajukan ini.

Pemberitahuan penjualan potensial ini diwajibkan oleh hukum dan tidak berarti penjualan telah selesai.

Semua pertanyaan mengenai Penawaran Militer Asing yang diusulkan ini harus diajukan ke Biro Urusan Politik Militer Urusan Luar Negeri, Kantor Urusan Kongres dan Publik, Amerika Serikat (dsca.mil).

  36 Responses to “Bahrain Beli 19 F-16 Viper, Upgrade 20 Blok-40 ke Viper”

  1. 19 angka yang tanggung untuk Bahrain

  2. sama dengan f 16v indonesia yg kemarin katanya ( bo’ong) upgrade blok..
    terlemah di asia tenggara?????
    wkwkwkwkwkwk….

  3. Akhir nya bener di beli…

  4. Paket Viper full lengkap utk 19 unit harganya hampir 2,8 milyar dollar …
    kalo beli SU35 bisa dpt sekitar 28 unit kalo @100jt/unit

  5. Waww pembeli pertama Viper kah??

  6. Mantb, lmyan byk

  7. Negara kecil tapi belanjanya mengalahkan negara besar,

  8. Dampak dari blokade negara2 arab. Qatar meningkatkan kekuatan militernya…

  9. Ngiler rasanya klo baca berita ini. Kapan ya indonesia bisa seperti ini. Beli pesawat langsung 3 skuadron full komplet sama isinya dan pelurunya. Kok kayanya kita negara gak punya uang. Padahal kita kaya.

    • kita ngk punya uang.???? jumlah segitu $2.7 milyar dollar kecil sekali buat Indonesia. TKI saja menyumbang $9 milyar dollar pertahun.. Kita itu tidak seperti India.. Ngk pa2 rakyat miskin yg penting punya senjata gahar.. anda mau seperti itu bung.???I

  10. Lariiisss maniiiisssss… Dia yg ngacak2.. dia juga yg nawarin senjata. Mantaaaappp.. bodohnya orang2 arab.

  11. Oooh itu pesawat yg pernah mau sy taruk dibantar gebang.
    Hahhahaaaaa

  12. F16V masih menjadi pespur pavorit Menhan, salah satu kandidat terkuat utk TNI AU

  13. indonesia jg akan beli f16 v ini untuk mengisi skuadron baru d biak percayalah….

  14. Bahrain beli 19 unit ?

    Kagak percaya.

    Bahrain itu belinya 22 unit, terdiri dari 19 unit utuh, 3 unit sparepart.

  15. 2,785 miliar = 2.785 juta

    2785 / 22 = 126,59

    Jadi per unit harganya USD 126,59 juta spek lengkap.

    Saat Lockheed Martin bawa simulator viper kemarin, juru bicaranya (saya lupa namanya) 1 unit viper di bawah 100 juta.

    Kesimpulan jika kosongan di bawah 100 juta, jika full spek harga per unit viper antara usd 125 – 130 juta.

  16. Udahlah jangan iri pada Bahrain.

    Tahun depan akan ada pembelian 50 unit medium fighter AESA radar dan Viper adalah calon terkuat.

    Dana yg disiapkan maksimal usd 130 juta x 50 unit = usd 6500 juta = usd 6,5 milyar.

    Belum lagi pembelian 28 unit FA-50 untuk Kohanudnas senilai usd 1,2 milyar.

    Belum lagi pembelian 11 unit Su-35 senilai usd 1,14 milyar.

    Dari sini saja sudah :

    6,5 + 1,2 + 1,14 = 8,84 = usd 8,84 milyar

    Belum lagi pembelian 1 skuadron air superiority dan 2 skuadron maritim strike.

    Belum lagi pembelian satelit, NASAMS, hercules C130J, a400m, a330 mrtt, penambahan oerlikon skyshield, thaad, helikopter, radar, dll.

    prediksi saya total dana MEF untuk AU adalah USD 27,45 milyar, di mana untuk MEF 2 dan 3 saja dananya USD 21,25 milyar.

    Itu baru hanya untuk AU saja.
    Belum AL, belum AD.

    Xixixixixi

  17. bahrain boleh minat dgn pespur F16 indonesia drpd ditarik dibantar gebang itu f16.
    Hahahaaaa

 Leave a Reply