Nov 252016
 
China Coast Guard

China Coast Guard

Beijing – Kepala Badan Keamanan Laut RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., mengadakan pertemuan kerja dengan Kepala China Coast Guard Meng Hongwei di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk bertukar pandangan dalam hal kerja sama penegakan hukum di laut, beberapa hari lalu.

Dalam pertemuan tersebut kedua pimpinan di bidang penegakan hukum maritim tersebut menekankan pentingnya penguatan kerja sama dalam menghadapi permasalahan yang melibatkan kepentingan bersama di antara kedua negara, serta menggaris bawahi perlunya dilakukan pertemuan tingkat tinggi, pelatihan personel, kunjungan kapal dan pengembangan kapasitas kemampuan.

img-20161124-wa0014

Kesemlatan ini juga dimanfaatkan oleh kedua pihak untuk sepakat saling meningkatkan rasa percaya, keyakinan dan koordinasi sehingga dapat merespon secara tepat dan efektif kejahatan lintas wilayah dan perselisihan di laut guna memelihara keamanan dan kestabilan kawasan. Selain itu, meningkatkan kerjasama maritim melalui partisipasi dan keikutsertaan dalam mekanisme regional dan internasional yang relevan, juga merupakan hal yang tepat untuk dilakukan.

img-20161124-wa0015

Hal lain yang tak kalah penting dalam kesepakatan kedua negara sebagaimana tercatat dalam ringkasan pertemuan adalah perhatian pada aspek kerja sama pertukaran informasi dan latihan gabungan.

Humas Bakamla RI

Bagikan:

  32 Responses to “Bakamla RI Kunjungi China Coast Guard di Beijing”

  1.  

    KOMPAK YAH…

  2.  

    Ini Bagus, langsung nemuin komandan nya n bilang JANGAN GANGGU KAMI!!!

  3.  

    Nelayan China masuk perairan Indonesia, “TENGGELAMKAN!”
    Coast Guard China yang membacking nelayan Cina, “HANCURKAN!”

  4.  

    latihan gabungan..?

  5.  

    Emang disinggung masalah teritorial ?? Kan enggak cuma kerjasama indonesia mau bechmarking coast guard china saja gak lebih…
    Kerjasama silahkan saja tapi jangan gadaikan teritorial ya..bisa ngamuk ntar

  6.  

    Pak arie mau bilang sama komandan coast guard cina : “Sekarang punyaku panjang lho,,,,”

    Kapal bakamlanya yang panjang, mueheheh

  7.  

    berwibawa sekali negara ini…………

    diplomasi adalah penting.

    tp buang jauh jauh slogan Zero Enemy Thousand Friend(masa lalu usang) jika ingin menegakkan kedaulatan, negara kita bukan negara pengecut!!!!

    •  

      @KW, Oh jadi ente pake slogan thousand enemy zero friend? Yaudah bung kalo ketemu orang dijalan langsung hajar aja bung!!!
      wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw

      •  

        mikirnya hitam-putih kayak anak SD

        •  

          Nah loh bung ubed, ente punya pekerjaan sampingan selain menyembah pak jokowi? Peramal? Kok tau saya cuman anak SD? 😀

          •  

            @Jfs : Jangan memakai nama pemimpin Negara Indonesia hanya untuk di jadikan bahan olok-olok.
            RI1/RI2/mantan RI1/mantan RI2 biar bagaimanapun hanyalah manusia yang memiliki kekurangan dan kelebihan.
            Sebaiknya bersikaplah lebih santun.

          •  

            karena mikirnya hitam-putih, kan udah dijelasin, telmi ente

            emang pilihannya cuman 2,
            1/ Zero Enemy Thousand Friend
            2/ thousand enemy zero friend ?

            gak usah pake slogan, tembak langsung aja spt kri imam bonjol kenapa?

          •  

            @WK, nah loh tolong dibaca lagi komen saya. Apakah saya memakai nama pak jokowi untuk olok2?. Komen saya tujuannya hanya untuk menyerang bung ubed yg menanggapi komen saya terlalu serius.

          •  

            Apakah saya memakai nama pak jokowi untuk olok2?.

            jelas, anda seolah mengatakan ybs seolah berhala batu yang disembah…

          •  

            @WK, atau maksud anda kata ini?: “menyembah pak jokowi”
            Jika itu yg anda maksud maka saya rasa memang faktanya bung ubed adalah fans berat pak jokowi bahkan mungkin timses pak jokowi. dan jika anda marah karna komen saya yaudah bung saya minta maaf jika komen saya kurang berkenan dihati anda.

          •  

            @ubed, oy anda pikir yg bisa disembah itu cuma batu dan berhala? 😀

          •  

            Waduh pd debat apa nih 😀

  8.  

    Kecil yah!!,,

  9.  

    intinya tuh….mungkin bilang

    ” masuk lagi tak sundul pake yakhont” kapal sampeyan

  10.  

    Baguslah, kl bisa saling menghargai.

  11.  

    Jangan bedil2an ya….

  12.  

    kalo di laut masih gangguin kita, tetep kita lakukan perlawanan. kek gak tau cinak aja bung..

    sekarang A besok lagi C.

  13.  

    Oh ini to gaya diplomasi yg disebut bertandang dan mengaum dikandang naga, mantap!

  14.  

    jangan mau latihan di spartly dan paracel, nanti kita malah kelahi sama filipine, vietnam, brunei dan malaysia

  15.  

    Atau jgn2 mau menegaskan klo Natuna milik bersama. Trus ngjak kerjasama patroli. Waduh..kacau klo begini.

  16.  

    latihan bersama tanggulangi penangkapan ikan ilegal di wilayah Laut Natuna dari nelayan Cina, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina baguslah ajak bicara saja lagi baik2 ni tetangga jauh siapa tahu ada rasa hormati teritori kita, kalau di komik Api di Bukit Menoreh (Yan Mintarga) ini sebenarnya peringatan terakhir kepada musuh yg dilakukan dengan sopan dan halus artinya setelah ini bakal gak ada ampun

  17.  

    Diplomasi tujuannya harus jelas ,kasih tahu INI lho batas ZONA Ekoniomi exlusive Indonesia .Silakan mau tangkap ikan tapi jangan lewat garis batas ini .Nah itu baru keren . Ajar mereka taat hukum internasional .

 Leave a Reply