Nov 092018
 

Dua senjata rampasan dari Polsek Pirime, 2012.

Jayapura, Jakartagreater.com   –  Baku tembak kembali terjadi antara Satgas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Porum Okiman Wenda, Papua. Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata tewas dalam kejadian ini.

“Dua Anggota KKB meninggal atas nama Gomes dan Kulomabuk. Kulomabuk tercatat sebagai salah satu pelaku penyerangan Polsek Pirime 2012 dan 2 puncuk senjata api didapatkan berupa 1 pucuk SS1 V1, No. 095393 dan 1 pucuk Jungle/ US Carabine, No. 4350700.

Kedua senjata itu merupakan rampasan dari Polsek Pirime 2012,” ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dihubungi, pada Sabtu  3-11-2018. Kabid Humas Polda Papua mengatakan, sebelumnya telah terjadi pembunuhan yang dilakukan KKB terhadap Yanwar (38) yang berprofesi sebagai tukang ojek. Yanwar meninggal dunia karena mengalami luka tembak.

“Gakkum TNI-Polri dipimpin oleh Kapolres Lanny Jaya, AKBP Tonny Ananda Swadaya, bersama masyarakat bermaksud menjemput jenazah korban dari TKP untuk dievakuasi ke RSUD Lanny Jaya selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga,” kata Kombes Ahmad Musthofa Kamal.

Pada saat proses evakuasi, Tim evakuasi mendapat serangan tembakan yang dilakukan KKB. Menurutnya, KKB telah merencanakan serangan tersebut. “Namun pada saat proses evakuasi berlangsung pada pukul 15.40 WIT, Tim evakuasi tiba-tiba mendapatkan serangan tembakan oleh KKSB dari arah ketinggian. Sehingga kontak tembak tidak bisa dihindari,” ujar Kombes Ahmad Musthofa Kamal .

“Sekitar 2 jam aksi baku tembak terjadi akhirnya anggota KKB berhasil dipukul mundur dan langsung melakukan penyisiran kearah Distrik Balingga, ditemukan 2 orang anggota KKB meninggal,” imbuhnya. (tniad.mil.id)

  13 Responses to “Baku Tembak Satgas TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata”

  1.  

    hajar terus para perusuh negara kita.

  2.  

    namanya juga Kulomabuk pak xaxaxa

    KKB loh ya bukan kelompok separatis xaxaxa

    Ruger mini 14 boleh juga tuh

  3.  

    coba di buru paka heli apache berani ga.

  4.  

    waspada terhadap moncong asing yg selalu menyuarakan HAM

  5.  

    Begini ini… KomNas HAM Dan LSM kritis …bakal diam saja Dan pura2 Tidak tahu soal separatists OPM ini…

  6.  

    KKB/Separatis apalah….Kenapa Media takut banget menyebut TERORIS…mereka adalah teroris yg menebar teror kepada masyarakat sipil…mereka ini kebal HAM karena mereka dilindungi oleh Kakeknya HAMburger….solusinya dari pada perang kesuriah jadi ISIS ini ada ladang bisnis yg bisa di kerjakan. data kemenhan ada sekitar 700 WNI yg bergabung ISIS. dari pd mereka pulang nggak ada kerjaan di anggarkan, di biayai undertable aja untuk berantem dengan Teroris di papua…supaya papua aman, damai dan maju…NKRI HARGA MATI.

  7.  

    KKB Papua sdh bunuh tukang ojek mana suara komnas HAM

  8.  

    Coba pion pemasok senjata dan logistiknya disukabumikan secara senyap pasti cepat keok tuh kkb.

  9.  

    pinjem drone turkie, pake sensor termal juga pada ketahuan tuh posisi lawan walau di balik rerimbunan pepohonan, langsung rudal, kalo efektif baru beli n janjutkan kerja samanya…(rudal kemahalan kali ya, pake mortir saja, kan sdh tau titik kordinatnya, tiuung…glegeeer, pada modar, tapi drone dari isroel sdh ada kenapa ngak dipake ya, takut di demo kali ya…)

 Leave a Reply