Oct 172018
 

Dua unit jet tempur F-15i Angkatan Udara Israel © Amir Cohen via Reuter

JakartaGreater.com – Enam orang dilaporkan terluka semalam serangan roket dari Gaza dan serangan udara balasan dari Israel. Israel juga menutup pos pemeriksaan perbatasan dan memberlakukan larangan memancing di lepas pantai Gaza, seperti dilansir dari laman Ria Novosti.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan mereka melakukan serangan udara di Gaza pada hari Rabu setelah serangan roket mengantam kota Be’er Sheva, Israel. Salah satu roket yang datang dari arah Palestina mendarat di dekat sebuah rumah, menyebabkan sejumlah kerusakan dan melukai tiga orang, sebut laporan Radio Israel, mengutip para pejabat medis.

Serangan balasan IDF menargetkan delapan lokasi di Gaza. Menurut pejabat kesehatan Palestina, tiga orang terluka di Rafah oleh serangan udara Israel. IDF mengklaim bahwa serangan udara itu untuk mencegah serangan roket baru ke wilayah Israel.

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman telah memerintahkan penutupan dua pos pemeriksaan di perbatasan Gaza dan memberlakukan batas operasi hanya tiga mil laut kepada kapal-kapal nelayan Palestina sebagai tanggapan tembakan roket.

Eskalasi ketegangan terbaru terjadi setelah berbulan-bulan protes Palestina di perbatasan Gaza, mendorong IDF untuk menyerang para pemrotes dengan kekuatan mematikan. Lebih dari 204 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 22.000 lainnya terluka oleh serangan pasukan Israel sejak Great March of Return dimulai pada tanggal 30 Maret.

Pada hari Selasa, Lieberman mencatat bahwa Tel Aviv tidak siap untuk menerima tingkat kekerasan yang disaksikan setiap minggu. Dia juga mendesak kabinet bisa mengesahkan kampanye militer terhadap Hamas di Gaza untuk mengakhiri kekerasan.

Serangan besar Israel terakhir ke Gaza dimulai bulan Juli 2014, ketika IDF melaksanakan Operation Protective Edge dengan tujuan menghentikan serangan roket ke wilayah Israel. Konflik tujuh minggu diperkirakan telah menewaskan lebih dari 2.100 warga Palestina dan 10.000 lainnya terluka dalam serangan itu.

Serangan udara Israel di Jalur Gaza juga telah menyebabkan kerusakan luas pada rumah dan infrastruktur. Israel sendiri telah kehilangan tujuh tentara dan lima warga sipil akibat serangan roket Hamas. Ada 469 tentara dan 261 warga sipil Israel terluka.

 Leave a Reply