Jul 112017
 

Karang Hawu, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, (Hiroshi sanjuro)

Sukabumi – Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencatat 49 kasus kecelakaan laut di beberapa titik objek wisata laut selatan dalam kurun waktu dua pekan.

“Dari 49 kasus itu, jumlah korbannya 49 orang yang berhasil diselamatkan sebanyak 44 orang dan sisanya meninggal dunia,” ujar Kepala Divisi Operasional dan Latihan Balawista Kabupaten Sukabumi, Asep Edom Saepuloh di Sukabumi, dilansir ANTARA, 10/7/2017.

Menurutnya, jumlah kecelakaan laut itu terhitung sejak H+1 Idul Fitri 1438 Hijriah tepatnya pada 26 Juni hingga 9 Juli 2017. Kasus tenggelam paling banyak terjadi saat musim libur lebaran yang saat itu jumlah pengunjung membludak hingga ratusan ribu wisatawan.

Namun, setelah cuti bersama Idul Fitri angka kecelakaan laut menurun drastis atau berbanding lurus dengan jumlah wisatawan yang datang ke objek wisata laut. Terakhir kasus kecelakaan laut terjadi pada 9 Juli di Pantai Istiqomah, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

Korbannya bernama Beni MS (39) kayawan swasta yang merupakan warga Kampung Cicatih, Desa Bangbayang, RT 02/01, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Korban diselamatkan anggota Balawista yang tengah bersiaga di lokasi.

“Tingginya angka kecelakaan laut ini disebabkan sulitnya wisatawan diatur dan mematuhi peraturan saat berada di laut seperti berenang terlalu tengah dan di daerah rawan serta tidak mematuhi peringatan dari tim penjaga pantai,” tambahnya.

Sementara, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengapresiasi para relawan dan tim penjaga objek wisata laut Kabupaten Sukabumi yang telah melaksanakan tugasnya dengan profesional serta tingginya rasa kemanusiaan.

Keberadaan life guard seperti Balawista, Basarnas, SARDA, Pramuka Peduli, PMI, Polri dan TNI serta relawan lainnya sangat penting sehingga tepat pada hari ulang tahun Bhayangkara Pemkab Sukabumi memberikan penghargaan kepada mereka.

Bagikan:

  One Response to “Balawista Sukabumi : 49 Kecelakaan Laut dalam 2 Pekan”

  1.  

    Maaf…. Pertamax buat saya lagi …..

 Leave a Reply