Bangkai Kapal Penjelajah USS Houston yang Tenggelam di Indonesia Masih Utuh

Foto : USS Houton

Bangkai kapal perang era Perang Dunia II milik Angkatan Laut AS, USS Houston (CA 30) terbaring di perairan Indonesia dan menurut analisis data dari survei sonar multi-beam masih utuh.

Sebelumnya pada ekspedisi tahun 2014, spesialis dari Naval History and Heritage Command cabang Underwater Archeology (UA) menduga bangkai kapal perang sudah dijarah secara ilegal. Temuan saat itu menunjukkan bahwa paku keling lambung, metal plating dan artefak lainnya telah dicuri.

Pada bulan Desember 2016, Australian National Maritime Museum (ANMM) dan National Research Centre of Archaeology Indonesia / Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Arkenas) melakukan survei penginderaan jarak jauh dari situs bangkai kapal penjelajah ringan Angkatan Laut Australia, HMAS Perth (D29) dan USS Houston.

Foto : HMAS Perth

Kedua kapal perang hilang dalam pertempuran Perang Dunia II di Selat Sunda pada 1 Maret 1942, saat berlangsung Java Sea Campaign. Kapal perang USS Houston tenggelam bersama para awaknya yang berjumlah 650 pelaut dan HMAS Perth dengan 353 pelaut.

Citra dari sonar multi-beam menunjukkan seluruh situs bangkai kapal masih tetap ditempatnya dan sebagian besar masih utuh.

“Kami mendorong bahwa Houston masih ada, namun data tersebut tidak cukup rinci untuk menentukan apakah ada kerusakan (meski) skala kecil seperti disebutkan sebelumnya, ” kata Sam Cox, Direktur Naval History and Heritage Command.

Memperingati ulang tahun dari Pertempuran Laut Jawa dan Selat Sunda ke-75 yang akan datang, Angkatan Laut AS berencana mengadakan sejumlah kegiatan untuk menghormati jasa dan pengorbanan para prajuritnya yang gugur di Laut Jawa.
Naval Today
Editor : Muhidin